Dokter: Gangguan Ginjal Akut Berdampak Panjang di Masa Tua

Serang

Selasa, 25 Oktober 2022 | 12:08 WIB
Dokter: Gangguan Ginjal Akut Berdampak Panjang di Masa Tua
Ni Kadek Erin Elsayani bersama Ida Bagus Made Satya Prawira, penyintas gagal ginjal akut misterius di Denpasar, Bali, Senin (24/10/2022). (Antara)

 Jakarta - Dokter Spesialis Anak Konsultan Nefrologi, Cahyani Gita Ambarsari
mengatakan gangguan ginjal akut atipikal progresif dapat berdampak jangka panjang pada
masa tua.


"Dalam jangka panjang, kalau anak-anak ini berhasil sembuh dari gangguan ginjal akut, dan
pada masa akut ini dia mengalami sakit yang berat, maka bisa berisiko fungsi ginjalnya tidak
kembali sempurna," ucapnya dalam diskusi mengenai gangguan ginjal akut yang diikuti secara
daring di Jakarta, Selasa.


Ia mengatakan ginjal dalam tubuh manusia dalam keadaan normal akan bekerja lebih dari 90
mililiter per menit per luas permukaan tubuh, berdasarkan perhitungan tinggi badan dan
kreatinin darah. Namun, jika seorang anak mengalami masa fase akut yang sangat berat dan
berhasil sembuh, fungsi ginjalnya tidak akan setara normal lagi.

"Mungkin 60-an atau misalnya 30-an itu kan menjadi Chronic Kidney Disease (CKD), artinya
penyakit ginjal kronik, berarti anak-anak itu akan tumbuh besar dengan membawa penyakit
ginjal kronik. Jadi, ginjalnya ada kerusakan," ucapnya.


Selain itu, jika ada kebocoran protein atau sedikit sel darah merah yang keluar melalui urin,
juga bisa menyebabkan gangguan ginjal yang akan berlangsung kronik. "Artinya ada akibat
jangka panjang kelainan ginjal pada seumur hidupnya kalau misalnya dia berhasil sembuh,"
ucap Cahyani.


Ia berharap gangguan ginjal akut ini bisa terdeteksi sesegera mungkin dalam waktu kurang dari
12 jam agar segera mendapat pertolongan.


"Jadi, yang kita inginkan adalah gangguan ginjal akut terdeteksi kurang dari 12 jam, seburukburuknya kurang dari 24 jam, sehingga bisa mendapat pertolongan segera, sehingga fungsi
ginjalnya bisa pulih sempurna mendekati penuh sampai dia usia tua," ucap dokter dari RS
Pondok Indah Bintaro Jaya ini.


Cahyani mengatakan angka kematian kasus gangguan ginjal akut ini cukup tinggi, yaitu di atas
50 persen, sehingga orang tua perlu sangat waspada, apalagi waktu deteksinya yang sangat
singkat.


"Enam jam tidak ada produksi urine langsung pergi ke pelayanan kesehatan terdekat atau IGD
untuk memperoleh evaluasi dan tatalaksana," ujarnya.


Ia menambahkan produksi urine yang harus diperhatikan adalah enam jam pada siang hari,
karena pada malam hari secara natural manusia tidak sering buang air kecil.

Lebih lanjut, ia mengatakan langkah antisipasi yang bisa dilakukan orang tua saat marak kasus
gangguan ginjal akut ini perlu mengikuti perkembangan informasi secara cepat, baik dari
Kementerian Kesehatan atau Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengenai obat
yang aman dikonsumsi.

baca juga


"Misalnya, obat paracetamol, mereknya kan banyak. Jadi, pilih yang sudah diuji aman oleh
Badan POM, karena yang kita inginkan yang aman bagi anak," ucap Cahyani.


Jika anak sedang sakit, ia mengingatkan jangan langsung konsumsi obat jika demamnya masih
berkisar 37,5 derajat ke atas. Batasan pemberian obat paracetamol ketika demam sudah
mencapai 38 derajat ke atas.


"Kita kasih minum dan cairan yang banyak saja, pakaikan kaos katun dan longgar, suhu
pendingin ruangan sekitar 24 sampai 25 derajat, dan kompres pada area pembuluh darah
besar seperti leher, ketiak dan lipatan paha dengan air suhu ruang," ucapnya.

Sumber : Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daftar Terbaru 156 Obat Sirup yang Diizinkan Kemenkes Untuk Diresepkan, Cek Sekarang!

Daftar Terbaru 156 Obat Sirup yang Diizinkan Kemenkes Untuk Diresepkan, Cek Sekarang!

Health | Selasa, 25 Oktober 2022 | 11:40 WIB

BPOM Pidanakan 2 Perusahaan Farmasi Karena Produksi dengan Zat Berbahaya

BPOM Pidanakan 2 Perusahaan Farmasi Karena Produksi dengan Zat Berbahaya

Selebtek | Selasa, 25 Oktober 2022 | 11:10 WIB

Alert! Kematian Gagal Ginjal Akut Meroket Tembus 141 Kasus

Alert! Kematian Gagal Ginjal Akut Meroket Tembus 141 Kasus

Health | Selasa, 25 Oktober 2022 | 10:44 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×