Mengenaskan Ular Piton kembali Menelan Korban Jiwa, Inilah Salah Satu Alasan yang Membuat Hewan Kelas Reptilia Tersebut Memangsa Manusia

Serang | Suara.com

Rabu, 26 Oktober 2022 | 20:46 WIB
Mengenaskan Ular Piton kembali Menelan Korban Jiwa, Inilah Salah Satu Alasan yang Membuat Hewan Kelas Reptilia Tersebut Memangsa Manusia
BIRIN/KOMPAS.COM

Insiden mengenaskan terjadi kembali di Indonesia dimana ular piton memangsa manusia. Kali ini korbannya adalah seorang wanita bernama Jahrah, warga Kabupaten Tanjungjabung Barat, Provinsi Jambi.

Kejadian bermula ketika wanita berusia 52 tahun itu pergi ke kebun untuk menyadap karet pada Minggu (23/10).

Namun, hingga sore dia tidak kunjung pulang ke rumah yang kemudian dilaporkan hilang setelah sempat dicari keluarga dan warga.


Korban pergi ke kebun miliknya untuk menyadap karet, tetapi hingga pukul 18.00 WIB korban belum pulang ke rumahnya, hingga sang suami menjemput korban ke lokasi kebun dan tidak berhasil menemukan korban. Keesokan harinya, sekitar pukul 09.00 WIB, mereka menemukan ada kejanggalan pada seekor ular piton sepanjang tujuh meter.


"Kita sudah melakukan pencarian dari Minggu malam dan setelah kita lanjutkan pencarian pada hari ini, masyarakat melihat dan menemukan ular piton yang besar yang ada di semak perkebunan warga," kata Kepala Desa Terjun Gajah, Anton, pada Senin (24/10), sebagaimana dikutip kantor berita Antara.

Kejadian ular memangsa manusia bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Sebelumnya, pernah ada seorang petani bernama Akbar yang tewas dimangsa ular di Desa Salubiro, Karossa, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Akbar merupaan petani kelapa sawit yang tiba-tiba menghilang selama 24 jam sebelum akhirnya ditemukan sudah berada di dalam perut ular.

Lalu, apa sebenarnya yang membuat ular-ular tersebut sampai memangsa manusia? 

1. Habitat hewan liar yang mulai tergusur

Faktor yang membuat ular-ular akhirnya memangsa manusia tidak terlepas dari habitat mereka yang berganti dengan perladangan, seperti pada konteks pertanian kebun kelapa sawit dan perkebunan lainnya. Di Sulewesi sendiri, ular merupakan predator yang tidak dapat dihindari. Hal itu mungkin saja pernah terjadi sebelumnya di Kalimantan atau Sumatera.

Akibat perubahan habitat tersebut, mangsa alami ular pun menghilang. Di lain kesempatan, ular bertemu dengan manusia di saat ular sedang berburu makanan. Ular itu sendiri mungkin saja bisa menjauh, kalau manusia menggunakan wangi-wangian yang bisa menggangu indera ular tersebut.

“Ular merupakan predator di sana (Sulawesi). Merekalah yang mengendalikan babi-babi hutan hingga anoa. Karena mereka adalah satwa liar, jadi sangat memungkinkan untuk bertemu mereka. Ketika bertemu dengan manusia yang dideteksi oleh indera ular tersebut adalah manusia sebagai makluk berdarah panas. Itu yang membuat ular-ular tersebut sampai menyerang manusia,” katanya.

2. Ular hanya mencari mangsa yang berdarah panas

Ular merupakan satwa liar yang kerap hidup di hutan. Jenis ular yang kerap memangsa manusia merupakan ular jenis sanca batik. Ular jenis ini merupakan ular paling besar dan terpanjang di dunia. Sehingga memungkinkan bagi mereka untuk memangsa mamalia yang berukuran besar.

Panjang ular jenis ini berkisar antara delapan hingga sembilan meter. “Pertama harus diketahui terlebih dahulu ular yang memangsa korban ini, yakni jenis sanca batik. Ular ini mangsa utamanya mamalia berdarah panas, seperti babi hutan, burung, bahkan kijang. Kalau ular tersebut besar, otomatis yang akan menjadi target mangsanya juga berukuran besar. Ular ini sendiri tidak mengenal apakah ini manusia atau pun hewan, jadi hanya mengenali dari ukurannya saja.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PRT di Depok Jadi Korban Kekerasan Pasutri, Jala PRT: Perbudakan yang Kerap Dibiarkan di Negara Sendiri

PRT di Depok Jadi Korban Kekerasan Pasutri, Jala PRT: Perbudakan yang Kerap Dibiarkan di Negara Sendiri

Jakarta | Rabu, 26 Oktober 2022 | 18:26 WIB

5 Makanan Manusia yang Tak Boleh Dikonsumsi Kucing, Bisa Sebabkan Kematian!

5 Makanan Manusia yang Tak Boleh Dikonsumsi Kucing, Bisa Sebabkan Kematian!

Your Say | Rabu, 26 Oktober 2022 | 19:35 WIB

Pekerja Rumah Tangga Korban Kekerasan di Cianjur: Setiap Lakukan Kesalahan Gaji Dipotong

Pekerja Rumah Tangga Korban Kekerasan di Cianjur: Setiap Lakukan Kesalahan Gaji Dipotong

Sulsel | Rabu, 26 Oktober 2022 | 19:05 WIB

Terkini

Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter

Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:05 WIB

Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya

Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:00 WIB

Anak Pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise Lahir, Nama Unik Jadi Sorotan

Anak Pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise Lahir, Nama Unik Jadi Sorotan

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:00 WIB

Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?

Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:00 WIB

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:57 WIB

CFD Ampera Palembang Minggu III Membludak, Warga Protes Jalan Ditutup Sampai Jam 9 dan Parkir Mahal

CFD Ampera Palembang Minggu III Membludak, Warga Protes Jalan Ditutup Sampai Jam 9 dan Parkir Mahal

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:56 WIB

Dunia Koas yang Mencekam: Mengapa Gudang Merica Jadi Film Horor Paling Ditunggu di 2026?

Dunia Koas yang Mencekam: Mengapa Gudang Merica Jadi Film Horor Paling Ditunggu di 2026?

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:54 WIB

Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat

Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:49 WIB

Plafon Rp25-50 Juta Jadi Favorit UMKM di Makassar, BRI Catatkan Tren Positif di Awal 2026

Plafon Rp25-50 Juta Jadi Favorit UMKM di Makassar, BRI Catatkan Tren Positif di Awal 2026

Bri | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:47 WIB

Dana Rp62 Miliar Dikucurkan untuk Program Beasiswa Mahasiswa di Riau

Dana Rp62 Miliar Dikucurkan untuk Program Beasiswa Mahasiswa di Riau

Riau | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:43 WIB