Gabungan Orang Tua Pasien Gagal Ginjal Akut Anak Bakal Gugat BPOM, Kemenkes dan Perusahaan Farmasi

Serang

Minggu, 20 November 2022 | 19:45 WIB
Gabungan Orang Tua Pasien Gagal Ginjal Akut Anak Bakal Gugat BPOM, Kemenkes dan Perusahaan Farmasi
ANTARA FOTO/Ampelsaa/hp

Beberapa orang tua yang menjadi korban anaknya meninggal karena gagal ginjal akut setelah meng-konsumsi obat sirup yang mengandung larutan ethylene glycol (EG) dan diethylene glycol (DEG) akan menggugat sejumlah pihak termasuk Kementerian Kesehatan, BPOM dan beberapa perusahaan farmasi.

Gugatan yang dilayangkan oleh sejumlah orang tua tersebut karena menganggap bahwa BPOM, Kementerian Kesehatan dan beberapa perusahaan farmasi dinilai lalai dan lamban dalam mengawasi peredaran obat yang diduga terkontaminasi larutan berbahaya tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar, zat etilen glikol (EG) dan dietilen Glikol (DEG) dalam obat sirup diduga kuat menjadi penyebab kasus gagal ginjal akut yang menimpa ratusan anak di Indonesia. 

Tercatat, hingga awal November 2022, sebanyak 195 anak meninggal akibat gagal ginjal akut.

Safitri tidak pernah membayangkan gagal ginjal akut itu terjadi pada anak kandungnya. Ia terisak tangis saat menceritakan riwayat anaknya yang meninggal karena gagal ginjal akut. Safitri tak menyangka anak kesayangannya yang awalnya terserang flu dan batuk, kondisinya memburuk dalam beberapa hari dan meninggal dunia dengan diagnosis gagal ginjal akut

"Semua alat dirumah sakit yang mungkin teman-teman tahu, terpasang di tubuh anak-anak kami. Dari yang paling kecil, 6 bulan, 9 bulan, sampai anak saya yang berumur 8 tahun. Yang tak akan terbayangkan, dan tak akan bisa melupakan seumur hidup, itu terpasang di anak-anak kami. Yang hari sebelumnya masih main bola, sebelumnya masih sekolah, masih ujian, masih lari-lari sana-sini," ungkap Safitri yang hadir dalam konferensi pers (Class Actiion) korban gagal ginjal akut  Jakarta, Jumat (18/11/2022).

Safitri Orangtua Pasien yang meninggal akibat Gagal Ginjal Akut pada anak [Antara]
Safitri Orangtua Pasien yang meninggal akibat Gagal Ginjal Akut pada anak (sumber: Antara)

Safitri pun mengaku kecewa karena kasus gagal ginjal akut yang sudah terungkap sejak Januari 2022, baru ditanggapi serius oleh pemerintah beberapa bulan kemudian. Pengadaan obat penawar juga lambat, setelah jatuh korban terhadap ratusan anak.

“Saya menyangkan kenapa tidak ada awareness. Kenapa dari pihak IDAI, Kemenkes tidak ada awareness. Tracing dari awal, ada kasus baru yang memang belum diketahui penyebabnya, namun setidaknya, anak-anak atau pasien ini punya satu benang merah yang sama. Dengan gejala yang berbeda-beda, rentang waktu yang berbeda, tapi sama-sama satu. Dia demam dan tidak bisa buang air kecil," tambah Safitri.

Atas dasar tersebutlah yang membawa niat Safitri dengan yakin bersama dengan keluarga korban lain untuk melayangkan tuntutan class action kepada pihak terkait. Sikap ini diambil untuk menuntut tanggung jawab dari semua pihak atas sistem kontrol yang tidak berjalan dengan baik di mana seharusnya.

baca juga

"Yang kita hadapin kan lembaga-lembaga yang abai, yang merasa sudah mengerjakan tugasnya tapi tidak dikerjakan, dan kemana lagi kita harus meminta keadilan," ujarnya lagi.

Petugas Dinas Kesehatan kota Tangerang melakukan penarikan terhadap 19.269 obat yang mengandung bahan bebahaya yang diproduksi oleh PT AFI FARMA di Gudang Farmasi Kota Tangerang, Selasa (8/11/2022). [SuaraSerang/Wawan Kurniawan]
Petugas Dinas Kesehatan kota Tangerang melakukan penarikan terhadap 19.269 obat yang mengandung bahan bebahaya yang diproduksi oleh PT AFI FARMA di Gudang Farmasi Kota Tangerang, Selasa (8/11/2022). (sumber: SuaraSerang/Wawan Kurniawan)

Dalam kesempatan itu juga, hadir 9 (sembilan) institusi dan beberapa perusahaan farmasi yang akan digugat oleh orang tua yang anaknya meninggal karena didiagnosis gagal ginjal akut akibat mengonsumsi obat sirup yang terkontaminasi EG dan DEG.

Kesembilan institusi dan perusahaan tersebut adalah: BPOM, Kemenkes, PT Afi Pharma, PT Universal Pharmaceutical Industries (UPI), PT Tirta Buana, PT Logicom Solution, PT Mega Setia Agung, CV Mega Integra, CV Budiarta.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Perusahaan Sudah Jadi Tersangka, Bareskrim Didesak Transparan Usut Kasus Gagal Ginjal Akut

Dua Perusahaan Sudah Jadi Tersangka, Bareskrim Didesak Transparan Usut Kasus Gagal Ginjal Akut

News | Minggu, 20 November 2022 | 17:06 WIB

Orang Tua Korban Gagal Ginjal Akut Ajukan Class Action, Kemenkes, BPOM Hingga Perusahaan Farmasi Bakal Jadi Tergugat

Orang Tua Korban Gagal Ginjal Akut Ajukan Class Action, Kemenkes, BPOM Hingga Perusahaan Farmasi Bakal Jadi Tergugat

News | Minggu, 20 November 2022 | 15:42 WIB

Pabrik Pengoplos dan Penyuplai Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut Digaris Polisi

Pabrik Pengoplos dan Penyuplai Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut Digaris Polisi

Serang | Selasa, 15 November 2022 | 19:58 WIB

Korban Gagal Ginjal Berjatuhan, Tipidter Mabes Polri Periksa Industri Farmasi Ini

Korban Gagal Ginjal Berjatuhan, Tipidter Mabes Polri Periksa Industri Farmasi Ini

Serang | Kamis, 10 November 2022 | 23:01 WIB

Jenis Obat yang Diproduksi PT AFI FARMA Mengandung Bahan Berbahaya Ditarik izin Edarnya

Jenis Obat yang Diproduksi PT AFI FARMA Mengandung Bahan Berbahaya Ditarik izin Edarnya

Serang | Selasa, 08 November 2022 | 21:05 WIB

Belasan Ribu Obat Mengandung Bahan Berbahaya Jenis Paracetamol dan Antasida Ditarik Dinkes Kota Tangerang

Belasan Ribu Obat Mengandung Bahan Berbahaya Jenis Paracetamol dan Antasida Ditarik Dinkes Kota Tangerang

Serang | Selasa, 08 November 2022 | 18:22 WIB

Dinilai Lalai Awasi Obat-obatan, BPOM dan Kemendag bakal Diinvestigasi Polisi

Dinilai Lalai Awasi Obat-obatan, BPOM dan Kemendag bakal Diinvestigasi Polisi

Serang | Sabtu, 05 November 2022 | 19:49 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×