Bahkan tak jarang juga Ali Saga membuatkan kaki dan tangan palsu secara gratis jika orang yang datang kepadanya itu benar-benar dari kalangan yang tidak mampu.
![Produk tangan palsu buatan Muhammad Ali Saga (54) di Sanggar Organ Prosthetic di Neglasari, Kota Tangerang, Banten, Minggu (29/1/2023). [SuaraSerang/Wawan Kurniawan]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/01/30/2-produk-tangan-palsu-buatan-muhammad-ali-saga-54-di-sanggar-organ-prosthetic-di-neglasari-kota-tangerang-banten-minggu-2912023.jpg)
Di ruangan Sanggar dengan berukuran kira-kira 3x5 meter persegi itu, Ali Saga tak bekerja sendiri, ia dibantu oleh beberapa orang karyawannya yang ia rekrut dari warga sekitar rumahnya.
Sebelum kecelakan di tahun 2005 itu, Ali sempat bekerja disebuah perusahaan periklanan (advertising) di Jakarta. Disanalah Ali belajar bagaimana membuat desain iklan sesuai permintaan klien, belajar membuat gambar 3 dimensi dengan komputer yang akhirnya bisa ia aplikasikan saat merancang tangan atau kaki palsu buatannya.
![Seorang karyawan memperlihatkan produk tangan palsu di Sanggar Organ Prosthetic di Neglasari, Kota Tangerang, Banten, Minggu (29/1/2023). [SuaraSerang/Wawan Kurniawan]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/01/30/1-seorang-karyawan-memperlihatkan-produk-tangan-palsu-di-sanggar-organ-prosthetic-di-neglasari-kota-tangerang-banten-minggu-2912023.jpg)