Suko Prayitno Adi berharap agar seluruh instansi, seperti Orari, RAPI, dan semua relawan kebencanaan yang ada di daerah dan lainnya saling berintegrasi.
Pastikan semua layanan internet dan alat komunikasi jangan sampai miss atau hilang. "Komunikasi satu-satunya saat bencana terjadi adalah radio. Maka mari saling merangkul relawan baik dari BPBD dan lembaga terkait termasuk BMKG," katanya.
Pemprov Sumbar Siaga Hadapi Bencana Gempa Bumi
Sekait dengan bencana alam yang sangat kompleks di Sumatera Barat, Sekdaprov Sumbar Hansastri pada kesempatannya mengatakan, bahwa Pemprov Sumbar saat ini sedang fokus menyiapkan jalur evakuasi.
Selain shelter, hingga sirine yang merupakan rangkaian dalam pengurangan risiko bencana alam, termasuk gempabumi.
Sekdaprov Sumbar Hansastri sangat menyayangkan ketika semua perlengkapan ada, dan kemudian isu bencana tersapu bersih, semua alat tidak dapat berfungsi dengan baik.
Menurutnya, rata-rata itu semua terjadi di beberapa kota dan kabupaten di Sumbar.
"Semoga dengan rapat koordinasi ini dapat kita berbenah, dan menginvetarisasi fasilitas dan mengaktifkan kembali," kata Hansastri.
Rakor ini berlangsung 9-10 Maret 2023, dengan 50 peserta. Dengan harapan bisa menyelaraskan program yang tepat dalam penanggulangan bencana. [*]