Penjualan Mobil Jepang di Negeri Tetangga Porak Poranda, Ini Biang Keroknya

Cesar Uji Tawakal

Senin, 25 Mei 2026 | 11:43 WIB
Penjualan Mobil Jepang di Negeri Tetangga Porak Poranda, Ini Biang Keroknya
Chery Exeed ES8. (Chery)
baca 10 detik
  • Merek otomotif China mencatat kenaikan penjualan 40 persen di Australia selama empat bulan pertama tahun 2026.
  • Ekspansi pabrikan China menyebabkan penurunan signifikan sebesar 20 persen pada total penjualan mobil merek Jepang di Australia.
  • BYD mulai memproduksi mobil secara lokal di Eropa guna menghindari tarif impor serta meningkatkan daya saing pasar.

Suara.com - Industri otomotif dunia saat ini sedang mengalami pergeseran peta kekuatan yang sangat ekstrem. Jika dulu merek-merek mobil asal China sering dipandang sebelah mata, kini kondisinya sudah berbalik total.

China telah bertransformasi menjadi kekuatan dominan di pasar mobil baru melalui merek-merek seperti BYD, Chery, MG, dan GWM yang semakin memperkuat posisinya di berbagai negara, termasuk Australia.

Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan sebuah invasi teknologi dan harga yang mulai mengubah perilaku konsumen secara masif.

Digdaya di Australia

New BYD Atto 1 sekarang ada varian STD. (Foto: BYD)
New BYD Atto 1 sekarang ada varian STD. (Foto: BYD)

Dikutip dari Drive Australia, kondisi pasar di Australia menjadi bukti nyata betapa agresifnya pertumbuhan merek China.

Berdasarkan data terbaru, angka penjualan dari 14 merek asal China yang melaporkan hasil penjualannya melonjak drastis hingga 40 persen dalam empat bulan pertama tahun 2026 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Lonjakan ini setara dengan kenaikan dari 56.510 unit menjadi 93.539 unit hanya dalam waktu singkat. Pertumbuhan pesat ini tentu saja memakan pangsa pasar yang selama ini dikuasai oleh pemain lama.

Pihak yang paling merasakan dampak pahit dari ekspansi ini adalah pabrikan asal Jepang. Hampir seluruh merek utama Jepang di Australia, mulai dari raksasa otomotif hingga merek spesialis, mencatatkan penurunan penjualan yang signifikan.

Secara total, penjualan mobil Jepang di Negeri Kanguru tersebut merosot hingga 20 persen dalam empat bulan pertama tahun ini. Jika tahun lalu mereka masih bisa menjual 186.507 unit, kini angkanya turun menjadi 150.797 unit saja.

baca juga

Beberapa nama besar mengalami penurunan yang cukup mengkhawatirkan. Nissan mencatatkan penurunan paling tajam di antara merek utama dengan angka mencapai 32,2 persen.

Mitsubishi menyusul dengan penurunan 25,5 persen, dan Suzuki melorot 23,4 persen. Bahkan pemimpin pasar seperti Toyota pun tidak luput dari gempuran ini, di mana penjualan mereka berkurang sebanyak 17.502 unit atau turun sekitar 22,7 persen dibandingkan tahun lalu.

Pergeseran preferensi pembeli ke arah teknologi baru yang ditawarkan merek China menjadi biang kerok utama di balik fenomena ini.

Ekspansi besar-besaran ke Eropa

Calon mobil baru BYD yang diduga kuat merupakan BYD M6 PHEV tertangkap kamera tengah melakukan pengambilan gambar. (Foto: Ist)
Calon mobil baru BYD yang diduga kuat merupakan BYD M6 PHEV tertangkap kamera tengah melakukan pengambilan gambar. (Foto: Ist)

Tidak hanya di Australia, strategi "pengepungan" merk China juga merambah ke wilayah Eropa dengan taktik yang lebih cerdik.

Saat ini, era hanya mengandalkan pengiriman mobil lewat laut dari China ke Eropa mulai menemui hambatan besar berupa pajak impor yang tinggi dan ketegangan politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Honda Resmi Jual Super-ONE si 'Brio Listrik', Segini Harganya

Honda Resmi Jual Super-ONE si 'Brio Listrik', Segini Harganya

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 10:11 WIB

BYD Bangun Pabrik di Eropa, Fasilitas Produksi VW Ikut Dicaplok

BYD Bangun Pabrik di Eropa, Fasilitas Produksi VW Ikut Dicaplok

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 07:59 WIB

Terpopuler: Mobil Nissan Penantang HR-V, Pesona Motor Mirip Harley-Davidson

Terpopuler: Mobil Nissan Penantang HR-V, Pesona Motor Mirip Harley-Davidson

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:15 WIB

Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya

Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:19 WIB

Modal Chery Q Jawab Kecemasan Calon Pengguna Mobil Listrik di Indonesia

Modal Chery Q Jawab Kecemasan Calon Pengguna Mobil Listrik di Indonesia

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:09 WIB

Terkini

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 20:14 WIB

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:09 WIB

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:05 WIB

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 20:03 WIB

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:00 WIB

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:57 WIB

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:56 WIB

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:53 WIB

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:52 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

×