Berangkatkan Jemaah Haji Jakarta-Pondok Gede, Menag: Tidak Perlu Bawa Atribut Partai atau Organisasi Buat Berfoto

Serang | Suara.com

Rabu, 24 Mei 2023 | 10:33 WIB
Berangkatkan Jemaah Haji Jakarta-Pondok Gede, Menag: Tidak Perlu Bawa Atribut Partai atau Organisasi Buat Berfoto
388 jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 01), di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (24/5/2023) dini hari. (Kemenag/Suara.com)

Serang.Suara.com - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Syekh Faisal Abdullah Al Amudi melepas sebanyak 388 jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 01), di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (24/5/2023) dini hari.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas berpesan, agar jemaah diminta untuk menghindari membawa barang-barang yang tidak relevan dan tidak mendukung pelaksanaan ibadah mereka.

"Meskipun saat ini tahun politik, tidak perlu membawa atribut-atribut partai atau organisasi. Terutama jangan membawa atribut tersebut untuk difoto di area Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Jika tertangkap oleh pihak keamanan Arab Saudi, dapat dikenakan hukuman," jelasnya.

Tampak hadir pula perwakilan dari kementerian/lembaga terkait, Wakil Ketua MPR Yandri Susanto, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Tb Ace Hasan Syadzili, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief bersama sejumlah pejabat eselon I dan II lainnya, serta para Staf Ahli, Staf Khusus, dan Tenaga Ahli Menag.

"Kami berharap pada tahun depan fast track tidak hanya tersedia di sini, tetapi juga di beberapa tempat lain, terutama di provinsi yang memiliki jumlah jemaah yang banyak. Kami memohon doa restu dari seluruh jemaah," ujar Menag Yaqut saat mengunjungi ruang fast track bersama Syekh Faisal Abdullah Al Amudi.

Menag menjelaskan bahwa jemaah tahun ini merupakan orang-orang terpilih yang akan berangkat menuju Baitullah untuk melaksanakan Rukun Islam kelima, yaitu beribadah haji. Menurut Menag, menjalankan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima. Oleh karena itu, jemaah haji harus selalu memperhatikan aspek kesehatan mereka sepanjang perjalanan, di Arab Saudi, hingga saat kembali ke Tanah Air.

"Jangan memaksakan diri dalam beraktivitas, termasuk beribadah sunnah, terutama jika merasa kondisi kesehatan tidak memadai," pesan Menag saat melepas jemaah dari dalam pesawat Garuda Indonesia yang akan terbang menuju Madinah, Arab Saudi.

Menurut Menag, kondisi di Arab Saudi berbeda dengan Indonesia. Cuacanya jauh lebih panas di sana, sehingga seluruh jemaah harus mampu menyesuaikan diri. Pemerintah telah menyiapkan petugas-petugas yang akan memberikan layanan kesehatan kepada jemaah.

"Jangan ragu untuk bertanya atau berkonsultasi jika mengalami masalah kesehatan. Petugas-petugas telah disiapkan untuk memberikan layanan, perlindungan, dan bimbingan kepada jemaah," pesan Menag.

Pada tahun ini, jumlah jemaah haji lanjut usia (lansia) lebih banyak daripada sebelumnya. Kementerian Agama berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada semua jemaah, termasuk jemaah lansia.

Menag meminta agar para petugas bersikap ramah dan penuh perhatian terhadap jemaah lansia. Seluruh jemaah haji juga diajak untuk saling peduli terhadap para lansia yang ikut dalam rombongan mereka.

Jemaah haji Indonesia diingatkan untuk membawa barang-barang yang benar-benar diperlukan selama menjalankan ibadah haji. 

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Syekh Faisal Abdullah Al Amudi melepas jemaah haji kloter pertama dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 01), di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (24/5/2023) dini hari. [Kemenag/Suara.com]
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Syekh Faisal Abdullah Al Amudi melepas jemaah haji kloter pertama dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 01), di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (24/5/2023) dini hari. (sumber: Kemenag/Suara.com)

Gus Men, sapaan akrab Menag Yaqut, juga mengingatkan jemaah mengenai larangan membawa jimat apapun. Hal tersebut bisa dianggap sebagai perbuatan syirik di Arab Saudi dan hukumannya sangat berat.

"Saya berharap jemaah bijaksana dalam menggunakan media sosial selama berada di Arab Saudi. Jangan sembarangan membuat konten negatif saat berada di Haramain dan mengunggahnya di media sosial. Sekali lagi, saya tekankan, fokuslah pada ibadah," tegas Menag.

Menag berharap agar jemaah dapat memanfaatkan kesempatan beribadah haji ini dengan baik, sesuai dengan kondisi fisik masing-masing. Jika mengalami kesulitan dalam menjalankan ibadah, jemaah dapat mengkonsultasikan kepada petugas pembimbing ibadah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Jadwal Lunas Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) asal Sumbar Termasuk Biaya Naik Haji

Inilah Jadwal Lunas Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) asal Sumbar Termasuk Biaya Naik Haji

| Rabu, 12 April 2023 | 18:23 WIB

Dedi Mulyadi di Mata Netizen: "Pak Haji sering menyelesaikan masalah orang lain"

Dedi Mulyadi di Mata Netizen: "Pak Haji sering menyelesaikan masalah orang lain"

| Rabu, 21 September 2022 | 18:07 WIB

Terkini

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:45 WIB

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB

Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026

Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB

Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya

Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB

River Ranger Jakarta Pilih Tersesat di Pedalaman Demi Solusi Warga, Kenapa?

River Ranger Jakarta Pilih Tersesat di Pedalaman Demi Solusi Warga, Kenapa?

Your Say | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB

Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan

Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:34 WIB

Bukan Cuma Bangun Rumah, Strategi KPR BRI Ini Ternyata Hidupkan UMKM di Daerah

Bukan Cuma Bangun Rumah, Strategi KPR BRI Ini Ternyata Hidupkan UMKM di Daerah

Bri | Rabu, 15 April 2026 | 12:33 WIB

DKZ Akhiri Aktivitas Grup, Member Lanjutkan Karir secara Individu

DKZ Akhiri Aktivitas Grup, Member Lanjutkan Karir secara Individu

Your Say | Rabu, 15 April 2026 | 12:30 WIB

Menepis Hoaks Izin Lintas Udara: Strategi Cerdik Prabowo Mengunci AS, Rusia, dan China

Menepis Hoaks Izin Lintas Udara: Strategi Cerdik Prabowo Mengunci AS, Rusia, dan China

Opini | Rabu, 15 April 2026 | 12:29 WIB

Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes

Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes

Jatim | Rabu, 15 April 2026 | 12:28 WIB