Alasan 'Cuan' jadi Penyebab PT LIB Tolak Rekomendasi Polisi Ubah Jam Tanding Arema FC vs Persebaya

soreang | Suara.com

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:30 WIB
Alasan 'Cuan' jadi Penyebab PT LIB Tolak Rekomendasi Polisi Ubah Jam Tanding Arema FC vs Persebaya
Kapolri Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan (Dok. Polri)

SuaraSoreang.id - Terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo ungkap alasan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) tolak rekomendasi Polisi untuk ubah jam tanding Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Sigit mengungkapkan, bahwa pihak Polres Malang sudah mengajukan perubahan jam tanding Arema FC vs Persebaya melalui surat resmi ke PT LIB.

Dalam surat pengajuan tersebut, Polres Malang meminta PT LIB untuk mengubah jam tanding Arema FC vs Persebaya dari semula pukul 20.00 WIB dimajukan menjadi pukul 15.30.

Permintaan tersebut diajukan Polres Malang, sebagai upaya untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, berkaitan dengan masalah keamanan.

Namun, menurut Sigit, pengajuan tersebut ditolak oleh PT LIB dengan alasan "cuan" atau kontrak hak siar yang nantinya akan berakibat penalti.

"Dengan alasan apabila waktu digeser ada pertimbangan masalah penayangan langsung dan sebagainya yang mengakibatkan dampak pinalti atau ganti rugi,” papar Sigit, pada Kamis (6/10/2022), dikutip dari PMJ News.

Dengan adanya penolakan tersebut, Polres Malang pun akhirnya mengikuti keputusan PT LIB untuk tetap menggelar pertandingan Arema FC vs Persebaya, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.

Guna memperketat keamanan, Polres Malang juga akhirnya menambah personel yang diturunkan dalam pertandingan tersebut.

"Kemudian Kapolres melakukan persiapan untuk melakukan pengamanan dengan melaksanakan berbagai macam rakor dan juga menambah jumlah dari yang semula 1.073 personel menjadi 2.034 personel," kata Sigit.

Polres Malang juga telah menetapkan bahwa hanya Aremania, julukan suporter Arema FC, yang bisa hadir menonton langsung pertandingan tersebut.

Khusus untuk suporter yang hadir hanya dari suporter Arema," pungkasnya.

Hingga saat ini pihak kepolisian telah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan sebanyak 131 korban.

Keenam tersangka tersebut antara lain Diraktur Utama PT LIB, Panpel dan Scurity Officer Arema FC, satu anggota Brimob Polda Jatim dan dua anggota kepolisian Polres Malang.

Sumber: PMJ News

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkuak! Dua Tersangka Tragedi Kanjuruhan Inilah yang Beri Perintah Tembak Gas Air Mata

Terkuak! Dua Tersangka Tragedi Kanjuruhan Inilah yang Beri Perintah Tembak Gas Air Mata

| Jum'at, 07 Oktober 2022 | 10:27 WIB

Punya Peranan yang Berbeda, Polri Tetapkan Enam Tersangka dalam Kasus Tragedi Kanjuruhan

Punya Peranan yang Berbeda, Polri Tetapkan Enam Tersangka dalam Kasus Tragedi Kanjuruhan

| Jum'at, 07 Oktober 2022 | 07:27 WIB

Arie Kriting Sindir Keras Petinggi Sepak Bola Indonesia: Mundur dari Tanggung Jawab

Arie Kriting Sindir Keras Petinggi Sepak Bola Indonesia: Mundur dari Tanggung Jawab

| Kamis, 06 Oktober 2022 | 20:12 WIB

Luis Milla Istirahatkan Skuad Persib dari Sesi Latihan selama Tiga Hari

Luis Milla Istirahatkan Skuad Persib dari Sesi Latihan selama Tiga Hari

| Kamis, 06 Oktober 2022 | 19:14 WIB

Terkini

Vietnam Resmi Tambah Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026

Vietnam Resmi Tambah Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 16:08 WIB

Meluluhkan Hati Lewat 'Merbabu', Ady Lanjutkan Misi Musikal 7 Gunung Nusantara

Meluluhkan Hati Lewat 'Merbabu', Ady Lanjutkan Misi Musikal 7 Gunung Nusantara

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 16:08 WIB

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:07 WIB

Tayang 3 Mei, Acara Choi Woo Soo Mountain Adakan Misi Ekstrem Saat Mendaki

Tayang 3 Mei, Acara Choi Woo Soo Mountain Adakan Misi Ekstrem Saat Mendaki

Your Say | Kamis, 30 April 2026 | 16:05 WIB

7 Lipstik Matte Transferproof Anti Bibir Kering, Warna Tahan Lama Seharian

7 Lipstik Matte Transferproof Anti Bibir Kering, Warna Tahan Lama Seharian

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 16:05 WIB

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:04 WIB

Nova Arianto Yakin Timnas Indonesia Bisa Terbang Tinggi di Piala AFF 2026

Nova Arianto Yakin Timnas Indonesia Bisa Terbang Tinggi di Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 16:03 WIB

Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak

Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 16:00 WIB

Review Film Apex: Metafora Duka dalam Pertarungan Brutal di Alam Terbuka

Review Film Apex: Metafora Duka dalam Pertarungan Brutal di Alam Terbuka

Your Say | Kamis, 30 April 2026 | 16:00 WIB

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:59 WIB