Tersesat di Pasar Setan Gunung Lawu, Diselamatkan Kuncen Menjelang Subuh

soreang | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2022 | 15:48 WIB
Tersesat di Pasar Setan Gunung Lawu, Diselamatkan Kuncen Menjelang Subuh
ilustrasi hutang saat petang (pixabay)

SuaraSoreang.id-Gunung tak akan ada habisnya perihal kisah mistis yang menyertainya, dari mulai mahluk halus penghuni gunung sampai adanya portal gerbang gaib menuju dunia mistis.

Cerita mistis kali ini berkisah tentang kisah mistis pendakian gunung yang terkenal dengan adanya pasar setan yakni Gunung Lawu di daerah Jawa Tengah.

Kisahnya bermula dari penuturan seorang pria bernama Adam yang akan melakukan perjalanan pendakian gunung Lawu bersama 6 orang temannya, dilansir dari podcast Scary Things pada 11 Oktober 2022.

Tujuh orang anak muda berencana mendaki Gunung Lawu ini berangkat dari Jakarta, dari rombongan 7 orang itu diantaranya 4 laki-laki dan 3 orang perempuan.

Singakatnya mereka sampai ke basecamp Lawu sekitar pukul 10 pagi dan langsung mempersiapkan diri untuk perjalanan pendakian.

Ketika pendakian mulai lumayan jauh sampai malam hari diperjalanan, mereka memutuskan sementara ngecamp untuk istirahat dan sekadar memasak makanan untuk bekal tenaga melanjutkan perjalanan ke puncak Lawu saat tengah malam.

Saat momen istirahat itu, Adam yang sedang bercengkrama bersama temannya Dinda berada di tempat yang berbeda dengan area camp, tiba-tiba mereka disapa 2 pendaki lain yang lewat yang bilang permisi.

Adam dan Dinda tidak memperhatikan dengan seksama dua pendaki pria yang menyapa itu, mereka hanya spontan menimpal sapaan dua pendaki itu.

Lama berselang, ketika teman-teman Adam sudah terlelap tidur, Adam dan Dinda masih asyik ngbrol. Tiba-tiba mereka disapa kembali oleh pria pendaki yang lewat.

"misi mba, mas," sapa pria itu.

Kali ini Adam nyadar bahwa pria yang barusan lewat dan menyapanya adalah orang yang sama yang tadi lewat dan menyapanya juga.

Adam heran pria yang lewat itu sama persis dengan pria yang sejam lalu lewat juga menyapa Adam, namun bedanya kali ini pria tersebut hanya sendirian tidak dua orang.

Keheranan Adamaitu tidak ia anggap serius, anggapnya mungkin ia sedang kecapaean dan sedang tidak fokus, akhirnya ia memutuskan untuk tidur dan berjalan ke arah tenda.

Saat berdiri dan baru berjalan beberapa langkah ke tenda, tiba-tiba mereka Adam dan Dinda kembali dikejutkan oleh sapaan seseorang.

"misi mba," ucapnya.

Sontak Adam dan Dina terkejut, dan mulai merasakan ada yang tidak beres. Mereka mempercepat jalannya. Sampai di depan tenda. Suara sapaan orang itu kembali terdengar.

"Maaf mas, mba," ucapnya.

Adam dan Dinda terkejut, merekapun memberanikan diri menengok ke belakang. Tak diayal ternyata dibelakang mereka berdua ada sesosok pocong yang lagi tiduran nyamping sambil melotot kearah mereka.

Adam dan Dinda refleks lari teriak dan langsung masuk tenda. Keriuhan itu membuat teman-temannya terbangun. Adam dan Dinda menceritakan kejadian horor itu, yang tadinya tiga tenda digelar, akhirnya mereka memutuskan tidur dalam satu tenda.

Singkat cerita, sampailah jam 1 pagi. Mereka prepare kembali untuk menuju puncak. Untungnya selama perjalanan ke puncak Lawu, mereka tidak menemuka kejadian mistis selama perjalanan.

Setelah puas di atas puncak, jam 10 pagi mereka memutuskan untuk turun dari puncak. Suatu ketika ketika diperjalanan turun, Adam menyadari bahwa mereka berjalan cuman 6 orang.

Adam memastikan anggota rombongan itu, dan ternyata Dinda tidak ada. Sontak Adam memutuskan untuk kembali menyusuri jalan sebelumnya mencari Dinda.

Sampai sore menjelang malam Dinda nihil tidak ditemukan. Adam yakin ada kesalahan dari rombongannya yang melanggar pantangan. Adam ingat betul dalam obrolannya semalam bersama Dina, Dinda mengaku bahwa dirinya sedang dalam keadaan haid. Sebuah pantangan bagi seorang perempuan haid dilarang naik ke gunung.

Hari semakin gelap, Adam dan teman-temannya memutuskan untuk turun mencari bantuan. Menjelang tengah malam Adam sampai dibawah kaki gunung.

Di gerbang pendakian Adam menemui seorang laki-laki yang dikenal kuncen gunung. Adam pun menceritakan semua kejadian yang menimpa mereka di atas gunung, bahwa Dinda hilang.

Kuncen itu menyuruh Adam dan teman-temannya untuk menunggu di rumah warga, sedangkan sang kuncen dan warga setempat akan menjemput Dinda masuk ke hutan tengah malam.

Dan ternyata benar, sebelum subuh Dinda telah dibawa kuncen dari dalam hutan dalam keadaan selamat. Dinda kelihatan linglung. Siang harinya mereka pun diantar pulang ke kota.

Sampai di kota barulah Dinda menceritakan kisah mistis yang ia alami selama terpisah dalam perjalanan turun dari puncak Lawu.

Dinda cerita, ternyata pas saat perjalanan turun itu, ia mengaku pusing, karena pusing Dinda putuskan untuk nunduk bentar. Pas menegadah ia mendapati dua jalur yang berbeda.

Dinda berjalan ke arah yang salah, sampai tibanya ia berada di suatu tempat seperti pasar yang ramai. Dinda masuk ke area itu menyusuri jalan pasar itu.

Akui Dinda banyak warga desa di pasar itu. Bahkan ada momen Dinda ditawari dagangan oleh penjual pasar itu. Dinda pun membelinya.

Lama kelamaan Dinda baru menyadari bahwa dirinya sedang berada di atas gunung, mana mungkin ada pasar seramai itu di atas gunung. Diapun berpikir dia masuk ke pasar setan di Gunung Lawu. Ketika ia nengok dagangan yang dibeli, dagangan itu pun berubah menjadi daun.

Sontak Dinda kaget, menyadari hal itu Dinda ketakutan karena semua warga pasar yang ia lihat mengejar menghampiri Dinda.

Ditengah kekalutan itu Dinda akui mendengar panggilan dari seseorang yang memanggilnya, saat ia pergi menghampiri sumber suara ternyata itu adalah Kuncen Gunung Lawu yang menjemput dan menyelamatkan Dinda.

Sumber: Podcast Scary Thing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebih Seram dari Covid-19, Ini 5 Wabah Paling Mematikan di Dunia, 500 Juta Orang Meninggal

Lebih Seram dari Covid-19, Ini 5 Wabah Paling Mematikan di Dunia, 500 Juta Orang Meninggal

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 15:31 WIB

Persib Terus Berupaya Memperbaiki Penyelenggaraan Pertandingan Kandang

Persib Terus Berupaya Memperbaiki Penyelenggaraan Pertandingan Kandang

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:34 WIB

Kisah Mistis, Mengembalikan Pusaka Warisan ke Gunung Lawu

Kisah Mistis, Mengembalikan Pusaka Warisan ke Gunung Lawu

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 10:34 WIB

Terkini

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jakarta | Selasa, 28 April 2026 | 23:08 WIB

Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi

Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi

Sumsel | Selasa, 28 April 2026 | 22:53 WIB

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?

Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?

Sumsel | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui

Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui

Lampung | Selasa, 28 April 2026 | 22:09 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peran Dul Jaelani dalam Hubungan El Rumi-Syifa Hadju Baru Terungkap, Sederhana tapi Manis Banget

Peran Dul Jaelani dalam Hubungan El Rumi-Syifa Hadju Baru Terungkap, Sederhana tapi Manis Banget

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 22:00 WIB

Mengenal 'Black Box' Kereta Api yang Bisa Ungkap Penyebab Tabrakan Argo Bromo Anggrek di Bekasi

Mengenal 'Black Box' Kereta Api yang Bisa Ungkap Penyebab Tabrakan Argo Bromo Anggrek di Bekasi

Jakarta | Selasa, 28 April 2026 | 21:55 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB