SuaraSoreang.id - Seorang Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri ungkap seberapa kuat pengaruh Ferdy Sambo di mata para anak buahnya.
Hal tersebut dijelaskan Reza, lantaran sejak sidang perdana Ferdy Sambo digelar di awal pekan ini, para terdakwa mengaku sulit untuk menolak perintah dari mantan Kadiv Propam Polri tersebut.
Para terdakwa tetap bersedia menuruti perintah Ferdy Sambo, sekalipun hal itu membahayakan karir mereka sendiri.
"Satu pihak berpangkat jenderal bintang dua, sementara di seberangnya anggota personel polisi dengan pangkat brigadir," kata Reza, sebagaimana dikutip Suara.com dari kanal YouTube metrotvnews.
Dari beberapa tersangka yang terseret dalam kasus pembunuhan Brigadir J, kata Reza, dapat dilihat bagaimana "relasi kuasa" yang begitu kuat dari sosok Ferdy Sambo, sehingga mampu mempengaruhi nalar para terdakwa lain.
"Dengan potret sederhana itu saja bagaimana adanya 'relasi kuasa' yang begitu kuat yang bisa saja dipancarkan oleh terdakwa FS yang bisa mempengaruhi alam berpikir dan suasana batin para terdakwa lainnya," tambahnya.
Menurut Reza, sampai saat ini bahkan Ferdy Sambo masih menunjukkan kharismanya sebagai mantan perwira tinggi di kepolisian.
Hal tersebut terbukti dengan pengawalan ketat yang dilakukan terhadap Ferdy Sambo, mulai dari rumah tahanan menuju Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Itu saja sudah menunjukkan 'kharisma', kewibawaan, menunjukkan adanya kemampuan barangkali, kapasitas psikologi yang bersangkutan, untuk mempengaruhi psikologis para terdakwa, para saksi," kata Reza menjelaskan.
Baca Juga: Eksepsi Terdakwa Putri Chandrawathi Ditolak, Ini Alasan dari Jaksa
Relasi kuasa yang begitu kuat dipancarkan Ferdy Sambo, menurut Reza bahkan bisa saja mempengaruhi aparat penegak hukum, yang semestinya bersikap netral dalam menangani kasus ini.
Hal itu yang kemudian kata Reza, harus diantisipasi supaya kekuatan relasi kuasa Ferdy Sambo tidak sampai terbawa ke ruang sidang.
"Termasuk psikologinya aparat penegak hukum. Nah ini yang sungguh-sungguh harus kita antisipasi agar kemudian relasi kuasa yang berlangsung baik di Magelang maupun Duren Tiga, tidak lagi mewabah di ruang sidang," lanjut Reza.
Pasalnya, relasi kuasa Ferdy Sambo bisa saja mempengaruhi psikologi para saksi yang di hadirkan di persidangan nanti.
Misal, terdakwa lain yang juga menjadi saksi persidangan Ferdy Sambo, bisa saja merasa cemas bahkan terintimidasi, sehingga mereka ketakutan untuk mengungkapkan pernyataannya di hadapan majelis hakim.(*)
Sumber: Suara.com