Bahan Baku Obat Sirup Hasil Impor, Polri Diminta untuk Usut Kejadian Ginjal Akut pada Anak

soreang | Suara.com

Minggu, 23 Oktober 2022 | 17:33 WIB
Bahan Baku Obat Sirup Hasil Impor, Polri Diminta untuk Usut Kejadian Ginjal Akut pada Anak
Menko PMK Muhadjir Effendy sidak penjualan obat sirup berbahaya (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/aww)

SuaraSoreang.id-Kejadian gangguan ginjal akut yang terjadi terhadap ratusan anak-anak ini menjadi perhatian khusus pemerintah dan dunia kesehatan.

Pasalanya kejadian gangguan ginjal akut ini menjangkit anak-anak usia dibawah umur dan balita, akibat mengkonsumsi obat sirup yang mengandung zat berbahaya.

Kemudian diketahui, penyebab zat berbahaya ini ada dalam kandungan obat sirup atau bahan baku obat sirup berdasarkan zat bahan obat yang berasal dari luar negeri atau diimpor.

Dengan adanya dugaan ini, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy meminta Polri untuk mengusut dugaan tindak pidana impor bahan obat sirop dalam kasus gagal ginjal akut di Tanah Air.

"Pengusutan ini penting untuk memastikan ada tindaknya tindak pidana di balik kasus tersebut," ujar Muhadjir Effendi dalam keterangannya, dikutip dari PMJ News pada 23 Oktober 2022.

Muhajir juga menyampaikan bahwa kejadian ganguan ginjal kronis itu sudah mengancam upaya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Permintaan ini disampaikan mengingat kejadian gangguan ginjal kronis ini sudah mengancam upaya pembangunan SDM, khususnya perlindungan terhadap anak," sambung Muhajir.

Lanjut, Muhadjir menyebut pengusutan perlu dilakukan karena berdasarkan data awal bahan baku obat sirup  ini diimpor dari sebuah negara yang justru tidak terkena kasus ini.

Bahan baku obat yang diimpor ini yang menjadi penyebab ratusan anak Indonesia gagal ginjal akut 

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, BPOM, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian dan kita telah mendapatkan masukan dari semua pihak," jelasnya.

Kapolri juga sudah dikonfirmasi oleh Muhajir untuk menelaah kemungkinan adanya tindak pidana dalam kejadian gagal ginjal akut ini.

"Tadi malam saya sudah telepon Pak Kapolri agar kasus gagal ginjal akut ini diusut dan ditelaah kemungkinan ada tidaknya tindak pidana," imbuhnya.

Pemerintah berencana akan menyelidiki kejadian ini dimulai dari hulu asal bahan baku obat sirup itu masuk ke Indonesia, dan terdistribusi pabrik-pabrik farmasi mana serta macam-macam produk yang dihasilkan dari bahan tersebut.

Nanti pemerintah segera menetapkan status terkait ada pelanggaran atau tidak, dan jika ada masuk dalam kategori pidana atau tidak.

Dia menilai kasus ini sangat penting karena menyerang anak-anak di bawah umur, terutama umur 10 tahun ke bawah dengan rata-rata 1-6 tahun yang merupakan sumber daya manusia (SDM) berharga di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral! Cerita Horor Perempuan Melahirkan Seorang Anak di RSUD Soreang yang Sudah Lama Pindah

Viral! Cerita Horor Perempuan Melahirkan Seorang Anak di RSUD Soreang yang Sudah Lama Pindah

| Minggu, 23 Oktober 2022 | 16:58 WIB

Tak Jadi Juri di Dangdut Academy 5, Lesti Kejora Nyanyi Lagi di Konser Betrand Peto, Pertanda Dipecat?

Tak Jadi Juri di Dangdut Academy 5, Lesti Kejora Nyanyi Lagi di Konser Betrand Peto, Pertanda Dipecat?

| Minggu, 23 Oktober 2022 | 15:06 WIB

Mengenal Legenda Ras Abarimon dari Lembah Gunung Imaus Himalaya

Mengenal Legenda Ras Abarimon dari Lembah Gunung Imaus Himalaya

| Minggu, 23 Oktober 2022 | 13:41 WIB

Disindir Istri Pencari Nafkah, Lesti Kejora Tampil Prima Bernyanyi di Konser Betrand Peto

Disindir Istri Pencari Nafkah, Lesti Kejora Tampil Prima Bernyanyi di Konser Betrand Peto

| Minggu, 23 Oktober 2022 | 13:16 WIB

Terkini

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

6 Mobil Toyota Termurah Tahun Muda 2026, Favorit Keluarga!

6 Mobil Toyota Termurah Tahun Muda 2026, Favorit Keluarga!

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:09 WIB

Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran

Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Pemain Selandia Baru Tegaskan Dukungan untuk Iran: Mereka Layak di Piala Dunia 2026

Pemain Selandia Baru Tegaskan Dukungan untuk Iran: Mereka Layak di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Timnas Indonesia Bakal 'Dihukum' Jika Gagal Antisipasi Senjata Saint Kitts and Nevis Ini

Timnas Indonesia Bakal 'Dihukum' Jika Gagal Antisipasi Senjata Saint Kitts and Nevis Ini

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:05 WIB

Profil Bule Australia yang Disangka Luke Vickery di Latihan Timnas Indonesia, Siapa Dia?

Profil Bule Australia yang Disangka Luke Vickery di Latihan Timnas Indonesia, Siapa Dia?

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:01 WIB

Menabung Bisa Bikin Kaya? Intip Tips di Buku Good With Money

Menabung Bisa Bikin Kaya? Intip Tips di Buku Good With Money

Your Say | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:00 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Produk Desa Masuk Marketplace: Rahasia Produk Naik Kelas Jalur Branding

Produk Desa Masuk Marketplace: Rahasia Produk Naik Kelas Jalur Branding

Your Say | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:57 WIB