Dedi Mulyadi Senggol Kehormatan Wanita, Ungkap Berbahaya Jika Kancingnya Lepas oleh Tangan Orang Lain

soreang

Selasa, 01 November 2022 | 16:01 WIB
Dedi Mulyadi Senggol Kehormatan Wanita, Ungkap Berbahaya Jika Kancingnya Lepas oleh Tangan Orang Lain
youtube/kang dedi mulyadi

SuaraSoreang.id - Di tengah kabar gugatan cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika yang hingga kini masih menjadi sorotan publik, Dedi Mulyadi mengungkap sebuah peribahasa tentang kehormatan wanita.

Bupati Purwakarta periode sebelumnya yang akrab dipaggil Kang Dedi ini memang sudah sering mengungkapkan sebuah peribahasa.

Pada kesempatan ini, Kang Dedi menjelaskan sebuah peribahasa tentang kehormatan seorang perempuan sunda.

Dalam peribahasa tersebut Dedi Mulyadi mengungkapkan kehormatan seorang wanita Sunda bagaikan sebuah kancing.

Sedangkan jika kehormatan seoarng lelaki Sunda diibaratkan dengan sebuah ikat kepala.

Tidak secara langsung Dedi Mulyadi menyebutkan pesan tersebut untuk siapa.

“Cing Caringcing Pageuh Kancing, Set Saringset Pageuh Iket” kata Kang Dedi.

Dalam peribahasa itu, Dedi Mulyadi menjelaskan jika kancing merupakan simbol feminim atau kehormatan wanita, sedangkan ikat kepala merupakan simbol kehormatan lelaki.

Kata ‘pageuh’ dalam kalimat peribahasa itu berarti erat. Jadi menurutnya, kehormatan seorang wanita harus terkancing sempurna. Jangan sampai ada benang yang lepas.

baca juga

“Harus dikancingin. Gak boleh itu benangnya lepas,” ujar Dedi Mulyadi melansir dari unggahan di akun youtube Kang Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi juga menjelaskan, jika sebuah kancing terlepas maka adalah pertanda kehormatan diri seorang perempuan sudah hilang. 

"Kalau kancingnya lepas, itu tanda sudah hilangnya kehormatan diri. Karena kancingnya sudah lepas," jelasnya.

Namun, di samping itu dia menjelaskan jika kancing terlepas masih ada dalam kaitan tidak menjadi masalah. Namun, yang menjadi masalah saat kancing itu terlepas pada pihak lain, maka dapat berbahaya.

“Tapi yang bermasalah kalau kancingnya lepas oleh tangan orang lain. Yang bukan haknya. Itu berbahaya,” ucap Dedi Mulyadi.

Peribahasa yang diungkapkan itu diartikan jika maksud kancing yang terlepas ialah kehormatan diri yang hilang jika seorang permepuan berada di dalam ikatan tangan orang lain yang tidak memiliki hak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penasaran, Dedi Mulyadi Datangi Lelaki yang telah Menikah 88 Kali, Akui Punya Ilmu Pelet

Penasaran, Dedi Mulyadi Datangi Lelaki yang telah Menikah 88 Kali, Akui Punya Ilmu Pelet

Soreang | Selasa, 01 November 2022 | 14:48 WIB

Digugat Cerai Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi Akui Sudah Tidak Maskulin Lagi

Digugat Cerai Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi Akui Sudah Tidak Maskulin Lagi

Soreang | Selasa, 01 November 2022 | 14:42 WIB

Ini Alasan Dedi Mulyadi tidak Memakai Iket saat Bertemu Anne Ratna Mustika di Sidang Perceraiannya, Berdasar Filosofi Sunda

Ini Alasan Dedi Mulyadi tidak Memakai Iket saat Bertemu Anne Ratna Mustika di Sidang Perceraiannya, Berdasar Filosofi Sunda

Soreang | Senin, 31 Oktober 2022 | 16:58 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×