Ramalan Kondisi Ekonomi Tahun Depan Suram Gara-gara Orang Kaya?

soreang | Suara.com

Senin, 21 November 2022 | 22:18 WIB
Ramalan Kondisi Ekonomi Tahun Depan Suram Gara-gara Orang Kaya?
Kondisi ekonomi tahun depan diramalkan suram, ini kata Gubernur BI (Pixabay/Elchinator)

SuaraSoreang.id - Kondisi ekonomi global diduga akan mengalami masa-masa suram mulai tahun depan.

Hal ini diungkapkan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo yang menjelaskan jika pertumbuhan ekonomi di 2023 akan merosot.

Dia mengungkapkan Perry saat Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (21/11/2022).

"Dalam tabel itu pertumbuhan dunia semula tahun ini 3 persen kemungkinan akan turun menjadi 2,6 persen bahkan juga ada risiko-risiko menjadi 2 persen terutama di AS dan di Eropa," ungkap Perry.

Prediksi ini tersebut ketika dibuktikan oleh makin tingginya probabilitas resesi yang dialami oleh Amerika Serikat (AS) hingga Eropa telah mendekati 60 persen.

Selain itu inflasi semakin meninggi Perry mengungkapkan global tahun ini diperkirakan mencapai 9,2 persen.

"Inflasi energi, inflasi pangan yang langsung kemudian berhubungan dengan kesejahteraan rakyat," ungkapnya.

Kemudian soal higher interest for longer period of time atau suku bunga yang tinggi yang akan berlangsung cukup lama.

Perry juga mengungkapkan kenaikan suku bunga acuan di AS terakhir 75 basis points (bps) menjadi 4 persen. BI memperkirakan kemungkinan Desember akan naik lagi jadi 50 bps sehingga 4,5 persen.

Di samping itu, dia melihat Fed Fund Rate ini akan kembali naik menjadi 5 persen.

Alhasil, BI melihat ada kejar-kejaran antara menaikkan suku bunga dan inflasi tinggi. 

"Ini yang kenapa disebut risiko stagflasi, pertumbuhan yang stagnan menurun bahkan sekarang istilahnya sekarang adalah risiko resflasi, risiko resesi dan tingginya inflasi ini yang ketiga," lanjutnya.

Selanjutnya adalah fenomena strong dolar. Indeks dolar bahkan sempat mencapai 114, rekor tertingginya. Kondisi ini dirasakan oleh semua negara, tidak terkecuali Indonesia.

"Dolar menguat karena Fed Fund Rate naik dan yield US Treasury yang naik," ujar Perry.

Kemudian terakhir, risiko cash is the king hal ini disebabkan karena orang kaya akan menumpuk uangnya di instrumen yang likuid baik berbentuk baik cash dan near cash. Dan kondisi ini terjadi di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Uno Yakin Hajatan G20 Bali Jadi Puncak Pertumbuhan Ekonomi Pulau Dewata

Sandiaga Uno Yakin Hajatan G20 Bali Jadi Puncak Pertumbuhan Ekonomi Pulau Dewata

Bisnis | Selasa, 15 November 2022 | 19:26 WIB

Telkom Indonesia dan Indosat Ooredoo Hutchison Kolaborasi Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Telkom Indonesia dan Indosat Ooredoo Hutchison Kolaborasi Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

News | Senin, 14 November 2022 | 16:27 WIB

Media Asing Sorot Pertumbuhan Ekonomi RI, Ramai-ramai Beri Tone Negatif

Media Asing Sorot Pertumbuhan Ekonomi RI, Ramai-ramai Beri Tone Negatif

Bisnis | Jum'at, 11 November 2022 | 13:59 WIB

Terkini

Sekuel World War Z Resmi Digarap Lagi, Teror Zombie Kembali Mengintai Dunia

Sekuel World War Z Resmi Digarap Lagi, Teror Zombie Kembali Mengintai Dunia

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB

37 Kode Redeem FF Terbaru 17 April 2026: Amankan Loot Crate Keren Akhir Pekan Ini dan Tabung Diamond

37 Kode Redeem FF Terbaru 17 April 2026: Amankan Loot Crate Keren Akhir Pekan Ini dan Tabung Diamond

Tekno | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB

DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce

DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 18:58 WIB

Pramono Anung Bakal Pangkas Pajak Warga Jakarta, Ini Bocoran Kebijakan Barunya

Pramono Anung Bakal Pangkas Pajak Warga Jakarta, Ini Bocoran Kebijakan Barunya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:57 WIB

Ulama Minta Perang Iran-Israel Disetop Demi Haji 2026, Keselamatan Jemaah Indonesia Taruhannya!

Ulama Minta Perang Iran-Israel Disetop Demi Haji 2026, Keselamatan Jemaah Indonesia Taruhannya!

Jawa Tengah | Jum'at, 17 April 2026 | 18:57 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Apa Tugas Ombudsman? Ketua Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi

Apa Tugas Ombudsman? Ketua Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:51 WIB

Pakai AI, Peneliti Temukan Pengadaan Aneh Komdigi: Sewa Tanaman Hias Tembus Rp1 Miliar

Pakai AI, Peneliti Temukan Pengadaan Aneh Komdigi: Sewa Tanaman Hias Tembus Rp1 Miliar

Tekno | Jum'at, 17 April 2026 | 18:44 WIB

Kluivert hingga Ronaldo Nazario Siap Panaskan SUGBK di Clash of Legends 2026

Kluivert hingga Ronaldo Nazario Siap Panaskan SUGBK di Clash of Legends 2026

Foto | Jum'at, 17 April 2026 | 18:43 WIB