UPDATE Gempa Cianjur: 162 Orang Meninggal, 40 KK Diduga Masih Terkubur di Kecamatan Cugenang

soreang | Suara.com

Selasa, 22 November 2022 | 08:05 WIB
UPDATE Gempa Cianjur: 162 Orang Meninggal, 40 KK Diduga Masih Terkubur di Kecamatan Cugenang
Informasi terbaru gempa Cianjur, Ridwan Kamil tinjau posko bencana. Berikut jumlah korban gempa Cianjur (Twitter/ridwankamil)

SuaraSoreang.id - 162 orang meninggal dunia dan 362 luka-luka akibat gempa Cianjur berkekuatan magnitudo 5.6 yang terjadi Senin (21/11/2022).

Informasi ini dilaporkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Bupati Cianjur, Herman Suherman Senin malam.

"162 yang meninggal dunia, 326 luka-luka," ungkap Ridwan Kamil.

Gempa dengan frekuensi getaran selama 10-15 detik ini menyebabkan orang mengalami luka-luka.

"Mayoritas patah tulang berhubungan dengan luka-luka karena tertimpa," katanya.

Di samping itu, ada 13.784 warga lainnya kini terdampak dan tak bisa kembali ke rumah masing-masing karena rusak parah akibat gempa.

Ridwan Kamil mengungkapkan kini belasan ribu pengungsi akan ditempatkan di minimal di 14 titik pengungsian.

Seperti diketahui, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) menduga gempa yang berpusat di Cianjur ini disebabkan pergerakan sesar Ciamandiri.

Secara spesifik, gempa ini terletak di koordinat 6,86 Lintang Selatan dan 107,01 Bujur Timur. Secara wilayah tepatnya di darat wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat dengan kedalaman 11 km.

Koordinator bidang Data dan Informasi Stasiun Geofisika Bandung, Virga Librian mengungkapkan hasil analisis lokasi episenter atau kedalaman dan pusat gempanya, dugaan sementara akibat aktivitas sesar Cimandiri.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," ungkap Virga dikutip SuaraJabar.id.

Seperti diketahui, sesar ini mulai dari muara Sungai Cimandiri di Pelabuhan Rati, Kabupaten Sukabumi, kemudian mengarah ke timur laut melewati Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Subang.

Seperti diketahui, Sesar Cimandiri sendiri memanjang dari mulai mulai dari muara Sungai Cimandiri di Pelabuhan ratu, Kabupaten Sukabumi, lalu mengarah ke timur laut melewati Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Subang.

40 KK Terkubur Longsor akibat Gempa

IDI Terjunkan Lebih dari 200 Dokter Untuk Bantu Korban Gempa Cianjur. (Dok: Istimewa)
IDI Terjunkan Lebih dari 200 Dokter Untuk Bantu Korban Gempa Cianjur. (Dok: Istimewa) (sumber:)

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan puluhan Kepala Keluarga (KK) tertimbun longsor.

Pihaknya juga sempat mengalami kesulitan ketika melakukan proses evakuasi karena gempa susulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pimpinan MPR Ajak Semua Pihak Bahu-membahu Beri Bantuan yang Dibutuhkan Korban Gempa Bumi di Cianjur

Pimpinan MPR Ajak Semua Pihak Bahu-membahu Beri Bantuan yang Dibutuhkan Korban Gempa Bumi di Cianjur

Jabar | Selasa, 22 November 2022 | 07:57 WIB

IDI Terjunkan Lebih dari 200 Dokter Untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

IDI Terjunkan Lebih dari 200 Dokter Untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

Health | Selasa, 22 November 2022 | 07:45 WIB

681 Rumah, 6 Sekolah dan 10 Tempat Ibadah di Kabupaten Sukabumi Rusak, Terdampak Gempa Cianjur

681 Rumah, 6 Sekolah dan 10 Tempat Ibadah di Kabupaten Sukabumi Rusak, Terdampak Gempa Cianjur

Banten | Selasa, 22 November 2022 | 07:36 WIB

Terkini

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB

Mahasiswa di Padang Ditemukan Tewas di Kos, Tubuh Sudah Hitam-Bengkak

Mahasiswa di Padang Ditemukan Tewas di Kos, Tubuh Sudah Hitam-Bengkak

Sumbar | Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 12:34 WIB

Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia

Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia

Bola | Sabtu, 11 April 2026 | 12:33 WIB

22 Kode Redeem FC Mobile 11 April 2026, Buruan Klaim Sandy Walsh OVR 119 Gratis

22 Kode Redeem FC Mobile 11 April 2026, Buruan Klaim Sandy Walsh OVR 119 Gratis

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 12:32 WIB

Kerja Bagai Kuda tapi Hidup Tetap Sama? Menelusuri Retaknya Meritokrasi di Indonesia

Kerja Bagai Kuda tapi Hidup Tetap Sama? Menelusuri Retaknya Meritokrasi di Indonesia

Your Say | Sabtu, 11 April 2026 | 12:24 WIB

UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun

UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun

Jogja | Sabtu, 11 April 2026 | 12:24 WIB

Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga

Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga

Bola | Sabtu, 11 April 2026 | 12:23 WIB

Gak Cuma Enak Dimakan, Ini 5 Face Wash Stroberi yang Bikin Kulit Glowing!

Gak Cuma Enak Dimakan, Ini 5 Face Wash Stroberi yang Bikin Kulit Glowing!

Your Say | Sabtu, 11 April 2026 | 12:23 WIB

5 Urutan Skincare Pagi Hari Pakai Day Cream untuk Cegah Penuaan Dini

5 Urutan Skincare Pagi Hari Pakai Day Cream untuk Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 12:21 WIB