Mitos Meletusnya Gunung Semeru dan Ramalan Jayabaya, Nusantara Penuh Bencana Ketika Penguasa Licik dan Orang Baik Tertindas

soreang | Suara.com

Senin, 05 Desember 2022 | 09:14 WIB
Mitos Meletusnya Gunung Semeru dan Ramalan Jayabaya, Nusantara Penuh Bencana Ketika Penguasa Licik dan Orang Baik Tertindas
Ramalan Jayabaya tentang erupsi Gunung Semeru, nusantara banyak bencana dan Pulau Jawa terbelah menjadi dua hingga kehadiran Satrio Piningit atau Ratu Adil. (Wordpress/shachma)

SuaraSoreang.id - Mitos Ramalan Jayabaya kerap dikaitan dengan meletusnya gunung Semeru.

Seperti diketahui, Gunung Semeru kembali meletus sekitar pukul 02.46 WIB, Minggu (4/12/2022). Di mana tepat setahun yang lalu pada tanggal yang sama, 4 Desember 2021, erupsi Semeru menelan puluhan korban jiwa.

Salah satu gunung tertinggi di Indonesia ini kerap dikaitkan dengan ramalan Jayabaya atau ramalan jangka Jayabaya karya Raja Kerajaan Kediri 1135-1157 atau dikenal Prabu Jayabaya.

Banyak masyarakat yang mempercayai ramalan Jayabaya karena ramalan ini terus dilestarikan turun temurun. 

Terkait asal usul ramalan Jayabaya sendiri tertulis dalam kitab Pusasar yang digucah Sutan Giri Prapen.

Isi dari ramalan Jayabaya yakni prediksi kondisi Nusantara di setiap masa.

Dalam ramalan karya Prabu Jayabaya ini disebutkan akan ada suatu waktu di mana kondisi Nusantara menjalani kondisi masa penuh bencana.

Hal tersebut akan terjadi pada masa ketidakadilan dan keacuhan atau ketidakpedulian.

Di mana orang yang berkuasa adalah orang yang licik dan orang baik akan tertindas.

Pada kondisi tersebut, ramalan Jayabaya menyebutkan akan terjadinya bencana-bencana. Di antaranya gunung yang meletus, bumi yang berguncang, laut dan sungai yang meluap ke daratan.

Namun, setelah masyarakat Nusantara bisa melewati masa suram dan penderitaan ini maka akan datang masa baru dengan yang lebih baik dan mulia.

Kedatangan masa depan yang lebih baik ini ditandai dengan kehadiran Satrio Piningit atau Ratu Adil.

Selain itu, dalam bait ke 164, Raja Kediri mengatakan jika Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua bagian.

Namun, dalam ramalan tersebut bukan Gunung Semeru yang akan membuat Pulau Jawa terbelah menjadi dua tetapi jika Gunung Slamet meletus.

Banyak masyarakat percaya dengan ramalan Jayabaya karena dinilai beberapa ramalannya terbukti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benarkah Erupsi Gunung Semeru Berpotensi Tsunami? Berikut Penjelasan PVMBG

Benarkah Erupsi Gunung Semeru Berpotensi Tsunami? Berikut Penjelasan PVMBG

Your Say | Senin, 05 Desember 2022 | 08:51 WIB

Sorotan Kemarin, Gunung Semeru Meletus sampai Bus Pariwisata Masuk Jurang di Magetan

Sorotan Kemarin, Gunung Semeru Meletus sampai Bus Pariwisata Masuk Jurang di Magetan

Jatim | Senin, 05 Desember 2022 | 08:46 WIB

Foto dan Video Amatir Erupsi Gunung Semeru Memasuki Kawasan Penduduk

Foto dan Video Amatir Erupsi Gunung Semeru Memasuki Kawasan Penduduk

Your Say | Senin, 05 Desember 2022 | 08:20 WIB

Terkini

Belajar Memaknai Kamis Putih lewat Lagu Membasuh dari Hindia

Belajar Memaknai Kamis Putih lewat Lagu Membasuh dari Hindia

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 14:47 WIB

Google Maps Punya Fitur Baru, Bawa Mobil Listrik Jauh Makin Tenang

Google Maps Punya Fitur Baru, Bawa Mobil Listrik Jauh Makin Tenang

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 14:46 WIB

5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa WhatsApp Call, Harga Ramah di Kantong Mulai Rp100 Ribuan

5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa WhatsApp Call, Harga Ramah di Kantong Mulai Rp100 Ribuan

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 14:43 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:38 WIB

Siapa Cen Sui Lan? Bupati Natuna yang Kekayaannya Melesat dari Rp1 M Jadi Rp293 M dalam Setahun

Siapa Cen Sui Lan? Bupati Natuna yang Kekayaannya Melesat dari Rp1 M Jadi Rp293 M dalam Setahun

Entertainment | Kamis, 02 April 2026 | 14:37 WIB

3 Motor Listrik Polytron yang Ekuivalen Nmax dan PCX, Cek Fiturnya!

3 Motor Listrik Polytron yang Ekuivalen Nmax dan PCX, Cek Fiturnya!

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 14:37 WIB

5 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Buah Pir yang Segar dan Manis

5 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Buah Pir yang Segar dan Manis

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 14:37 WIB

Aturan WFH untuk Swasta Berlaku Kapan? Ini Penjelasan Terbarunya

Aturan WFH untuk Swasta Berlaku Kapan? Ini Penjelasan Terbarunya

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 14:37 WIB