Ini Dia Pemilik PT GNI di Saat Nyawa Melayang hingga Darah Segar Mengalir ketika Bentrok Besar TKA China vs Buruh Lokal

soreang

Sabtu, 21 Januari 2023 | 15:03 WIB
Ini Dia Pemilik PT GNI di Saat Nyawa Melayang hingga Darah Segar Mengalir ketika Bentrok Besar TKA China vs Buruh Lokal
Kondisi bentrok massa antara TKA China dan buruh lokal di lokasi smelter PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) yang berada di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. (suara.com/istimewa)

SuaraSoreang.id - Duka mendalam dirasakan buruh tanah air NKRI di lokasi smelter PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) yang berada di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. 

Darah segar hingga nyawa melayang saat terjadi bentrok antara pekerja asing asal China yang bentrok besar dengan buruh lokal.

Bentrok tersebut terjadi di smelter PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) yang berada di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah pada Sabtu (14/1/2023) malam.

Kabarnya tiga korban jiwa melayang akibat dari bentrok berdarah antar kedua kubu buruh asing asal China dengan pekerja lokal.

Diduga bentrok terbuka terjadi bermula dari ratusan buruh berunjuk rasa. Mereka memaksa masuk pos empat pabrik smelter PT GNI, hingga terjadi gesekan dan bentrok tak bisa dihindarkan.

Pengunjuk rasa saat itu mengatakan tak akan bekerja selama tuntutan yang diajukannya tidak dipenuhi perusahaan. 

Adanya aparat tidak bisa meredam massa yang marah hingga akhirnya terjadi bentrok besar.

Akibat dari bentrok tersebut tiga nyawa pekerja melayang sia-sia. Dari sana, nama PT GNI jadi sorotan.

Bukan hanya nama perusahaan, siapa bos atau pemilik dari perusahaan tersebut turut dicari tahu.

baca juga

Siapa Pemilik PT GNI?

Dikutip soreang.suara.com dari suara.com yang melansir berbagai sumber, founder atau pemilik dari PT GNI adalah Tony Zhou Yuan. 

Dia adalah pengusaha asal China. Sementara dikutip dari laman resmi perusahaan, Tony Zhou Yuan juga menduduki jabatan Direktur Operasional.

Tony Zhou Yuan menyebut PT GNI adalah bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) Indonesia di bidang hilirisasi minerba. 

Tak hanya itu, perusahaan bahkan berencana menginvestasikan dana sekitar 3 miliar dolar AS.

Dana itu dipakai untuk kebutuhan produksi dan penunjangnya. Di antaranya, membangun 24 lini produksi feronikel dan PLTU berkapasitas sekitar 1.115 MW, dengan total kapasitas 2 juta metric ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Tragis Pemeran 'Oey Yong' Pendekar Pemanah Rajawali, Barbara Yung di Akhir Hayatnya

Kisah Tragis Pemeran 'Oey Yong' Pendekar Pemanah Rajawali, Barbara Yung di Akhir Hayatnya

Soreang | Rabu, 11 Januari 2023 | 21:22 WIB

Fenomena Langit Merah Darah di China, Kiamat Dimulai? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Fenomena Langit Merah Darah di China, Kiamat Dimulai? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Soreang | Rabu, 30 November 2022 | 16:50 WIB

Terkini

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:46 WIB

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:29 WIB

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:23 WIB

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:15 WIB

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:05 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Banten | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:48 WIB

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Jatim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:42 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:41 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB