SUARA SOREANG – Menurut Ustadz Adi Hidayat, tidak boleh orang islam sudah mengucapkan kalimat syahadat, dia masih mengakui ada tuhan lain selain Allah SWT dan mengakui agama lain selain islam.
Ustadz Adi Hidayat sebut orang yang melakukan hal tersebut, sedang bermasalah dan keluar dari nilai syahadatnya.
“Kalau dia mengucapkan kalimat itu berarti dia sedang keluar dari nilai syahadatnya. Bermasalah syahadatnya,” ucap Ustadz Adi Hidayat.
Maka ilmu untuk meningkatkan kualitas iman itu disebut dengan ilmu tauhid, yang mempelajari cara mendekatkan diri kepada Allah, diikat oleh kalimat kedua pada syahadat dan diikuti tuntunan bagaimana Nabi menuntun kita untuk mendekat kepada Allah SWT.
Jika hukum negara, Ustadz Adi Hidayat jelaskan harus menghargai dalam artian tidak boleh memaksa. Sebagaimana tercantum pada Pasal 29 ayat 2, negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing.
Dalam Al-Quran dijelaskan juga bahwa tidak boleh ada pemaksaan dalam beragama, dan hanya boleh berdakwah dengan lemah lembut.
“Kita tidak boleh paksa orang shalat, beribadah, silahkan masing-masing saja, kalau mau terima silahkan, kalau tidak kami tak akan paksa” ucap Ustadz Adi.
Lebih lanjut, orang islam juga tidak diperkenankan intervensi kepada agama lain dengan mengatakan semua agama itu sama. Lakukan masing-masing dan itu bentuk toleransi di tingkat paling tinggi.
Maka jika ada orang mengatakan dia muslim dan beriman, namun masih mengatakan semua agama sama, Ustadz Adi Hidayat sebut orang itu sedang sakit.(*)
Baca Juga: Aksi Brutal Cristiano Ronaldo, 'Smackdown' Pemain Al Hilal: Dihukum Wasit, Al Nassr Kalah
Sumber: YouTube/Mentari Senja TV