SUARA SOREANG - Nisya Ahmad secara resmi telah bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN), bersama suaminya, Jeje Govinda.
Nisya menjadi calon legislatif di daerah pemilihan Jawa Barat 2 dalam Pileg DPRD Jawa Barat.
Disebutkan, kedatangan Nisya Ahmad di dunia politik ini bertujuan untuk membela hak-hak perempuan.
Hal ini tampak dari postingannya yang memamerkan momen bergabung dengan PAN.
Di keterangan unggahannya, PAN menyambut bergabungnya Nisya dengan ucapan selamat dan apresiasi atas perjuangannya dalam mewakili suara perempuan.
“Selamat bergabung, Saudaraku @nissyaa ! Selamat memperjuangkan hak-hak, dan mewakilkan suara perempuan bersama PAN,” tulis caption unggahan akun Instagram Nisya Ahmad, dikutip Selasa (8/8/2023).
Namun, hal tersebut justru menimbulkan komentar-komentar dari warganet terkait dengan kasus Lady Nayoan.
"Pokoknya aku mau ngeLIKE semua postingan yg bela Lady disini. Biar melek semua," komentar akun @ri***.
"MARI KITA DUKUNG MBK NISA MEMPERJUANGKAN HAK MBAK LADY" tulis akun @my***.
"Menyuarakan hak perempuan? yakin mbaaa? saat case gini trnding situ dan adek situ aja bungkaam, si duta ompol aja masih sibuk wara wiri di igs padahal udah ngerampas hak perempuan lain, jangan ngadi2 deehh, heran lagi ke up berita gini, masih sempat mikir buat nyaleg," tulis akun @na***.
Diketahui Lady Nayoan menjadi korban perselingkuhan Rendy Kjaernett dengan Syahnaz, adik Nisya.
Sikap Syahnaz yang tampak tidak peduli terhadap dampak dari perselingkuhannya membuat perhatian terus tertuju pada keluarga besar Raffi Ahmad.
Tak hanya itu, bahkan komentar suami Nisya Ahmad, Andika Rosadi, di salah satu unggahan pun turut di permasalahkan.
Saat itu Andika Rosadi menempatkan emoji tertawa di kolom komentar salah satu akun yang memberitakan akun Lady Nayoan yang hilang usai laporkan perselingkuhan Rendy dan Syahnaz.
Komentar tersebut diartikan sejumlah warganet sebagai bentuk tidak simpatik terhadap penderitaan perempuan yang jadi korban perselingkuhan. (*)