Suara.com - Mantan pewushu nasional, Gogi Nebulana, mengingatkan para atlet wushu Indonesia agar mewaspadai negara-negara dari kawasan Asia Timur dalam persaingan meraih medali emas Asian Games 2018.
Menurutnya, negara-negara seperti Cina, Jepang, dan Korea Selatan levelnya masih di atas Indonesia. Terlebih secara hierarki, Asian Games juga berbeda jauh dari SEA Games, dimana Indonesia sudah mampu menunjukkan taringnya.
"Di SEA Games, wushu Indonesia sudah menunjukkan giginya. Di Asian Games, olahraga wushu sangat sulit dimenangkan. Sangat sulit atlet wushu Indonesia bisa bersaing di Asian Games," ujar Gogi, saat ditemui di perguruan Harmoni Nusantara Wushu yang dikelolanya di Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/2/2018).
Gogi mengatakan, secara umum Asia masih menjadi benua yang paling superior dalam cabang olahraga wushu. Itu disebabkan postur tubuh orang Asia yang memang paling cocok menggeluti wushu.
"Terlebih Jepang, Cina dan Korsel, mereka punya atlet yang sangat memadai. Bahkan Malaysia, Vietnam dan Singapura juga harus diwaspadai Indonesia pada Asian Games 2018," tutur juara dunia wushu 2007.
Meski bakal mendapat persaingan berat pada Asian Games nanti, namun Gogi percaya para pewushu Indonesia siap tempur untuk memenuhi target satu medali emas.
![Mantan pewushu nasional yang juga juara dunia wushu 2007, Gogi Nebulana (keempat dari kiri), bersama murid-muridnya dari Perguruan Harmoni Wushu di Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/2/2018). [Suara.com/Pebriansyah Ariefana]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/02/02/28134-gogi-nebulana.jpg)
Foto: Mantan pewushu nasional yang juga juara dunia wushu 2007, Gogi Nebulana (keempat dari kiri), bersama murid-muridnya dari Perguruan Harmoni Wushu di Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/2/2018). [Suara.com/Pebriansyah Ariefana]
Terlebih, Indonesia juga punya modal bagus setelah membawa pulang dua emas, empat perak, dan dua perunggu pada Kejuaraan Dunia Wushu 2017 di Kazan, Rusia.
"Saya yakin atlet wushu Indonesia siap tempur di Asian Games nanti. Tahun kemarin di kejuaraan dunia di Rusia saja, Indonesia mendapatkan (dua) emas. Sementara di Kejuaraan Dunia Wushu 2015 yang digelar di Tanah Air, Indonesia menempati peringkat kedua--di bawah Cina," pungkasnya.
Dua emas yang didapat Indonesia pada Kejuaraan Dunia Wushu 2017 masing-masing disumbangkan pewushu putri, dari disiplin Taolu, Lindswell Kwok (nomor Taijiquan) dan Felda Elvira Santoso (nomor Gunshu). [Pebriansyah Ariefana]