Yuli Purwanto, 21 Tahun Membumikan Pencak Silat di Negeri Sakura

Rizki Nurmansyah

Selasa, 20 Februari 2018 | 08:08 WIB
Yuli Purwanto, 21 Tahun Membumikan Pencak Silat di Negeri Sakura
Pesilat Jepang, Daisuke Osa, dan pelatih asal Indonesia, Yuli Purwanto. [Suara.com/Rizki Nurmansyah]

Suara.com - Kamis, 28 November 1996, menjadi salah satu momen paling bersejarah dan tak terlupakan dalam hidup pendekar silat asal Indonesia, Yuli Purwanto. Ditanggal itulah lelaki paruh baya ini memulai tantangannya membumikan pencak silat di Jepang.

Jalan terjal sudah barang pasti ditemui Yuli dalam menyebarkan seni bela diri asli Indonesia di Negeri Sakura. Kurangnya promosi dan kalah populer dari Judo, seni bela diri asli Jepang, menjadi hambatan utama yang harus dihadapi lelaki yang akrab disapa Yuli ini dalam program pengenalan pencak silat.

Namun, dua faktor itu tak membuat Yuli putus asa. Dengan penuh kesabaran dan tekad bulat, lelaki kelahiran Yogyakarta, 17 Juli 1961, terus aktif melakukan pendekatan kepada warga Jepang yang mau belajar seni bela diri pencak silat.

"Tantangan terbesar pencak silat di Jepang itu susahnya mencari anggota. Saya melakukan pendekatan personal, berbicara dengan warga Jepang, lalu mengajak mereka belajar pencak silat," kata Yuli, ditemui Suara.com usai mendampingi muridnya, Daisuke Osa, mengikuti pertandingan pencak silat test event Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini, Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Perkembangan pencak silat di Jepang dibilang stagnatis juga tidak. Ada perkembangan, tapi step by step. Tentunya tidak sepesat di Indonesia," sambung pendekar silat dari perguruan Merpati Putih.

Lebih dari 21 tahun sudah Yuli mengembangkan pencak silat di Jepang dan menjadi anggota Federasi Pencak Silat Jepang (Japsa).

Salah satu buah kerja kerasnya adalah mengantarkan seorang muridnya yang dipercaya menjadi stuntman dalam serial sinetron super hero "BIMA Satria Garuda" yang pernah menghiasi layar kaca Tanah Air pada medio 2013.

"Ada anggota kami—Japsa—yang jadi stuntman dalam sinetron 'BIMA Satria Garuda'. Dia yang berada di balik topeng ksatria tersebut. Dia asli orang Jepang," tutur Yuli.

Karena pencak silat pulalah Yuli menemukan tambatan hati dan jodohnya, Kiyomiya Fumie. Perempuan asli Jepang ini tidak lain mantan anak didiknya. Dari hasil pernikahan keduanya, mereka telah dikarunia seorang putri yang diberi nama Kiyomiya Purwanto Mahisa Ayu Ramadhani.

Bak pepatah "Buah Jatuh Tak Jauh dari Pohonnya", Mahisa Ayu yang kini telah beranjak remaja, 14 tahun, memiliki bakat sang ayah sebagai pesilat.

Pendekar silat asal Indonesia, Yuli Purwanto (kiri), bersama salah satu muridnya asal Jepang, Daisuke Osa. [Suara.com/Rizki Nurmansyah]

Bahkan, Mahisa Ayu telah menunjukkan potensinya sebagai pesilat andal. Salah satu prestasinya, saat meraih medali emas kejuaraan pencak silat Pakubumi Cup di Bandung pada tahun 2016.

Yuli pun bersyukur dikarunia istri dan anak yang mendukung penuh langkahnya dalam mengembangkan pencak silat di negara yang juga dikenal dengan sebutan Negeri Matahari Terbit.

"Terkadang ketika jalan-jalan dengan keluarga, justru istri saya yang mempromosikan ke warga Jepang kalau suaminya ini guru pencak silat," ujar Yuli yang kini menjadi salah satu staf KBRI di Jepang.

"Lalu orang yang ditawari itu bertanya pencak silat seperti apa? Ya, saya berikan jawaban dan contoh yang simple saja. Seperti di jujutsu—seni bela diri asli Jepang—misalnya ada kuncian, dalam pencak silat juga ada," tutur Yuli, sembari mencontohkan teknik gerakan kuncian tangan kepada Suara.com.

"Terkadang kami di Japsa juga membuat workshop pencak silat. Saya sendiri membuat gerakan tari pencak silat saat pementasan. Saya merancang gerakan pencak silat ketek (monyet—red)," sambungnya.

Pendekar silat asal Indonesia, Yuli Purwanto (kiri), bersama salah satu muridnya asal Jepang, Daisuke Osa. [Suara.com/Rizki Nurmansyah]

Ke depan, Yuli sangat berharap pencak silat bisa lebih pesat kemajuannya di Jepang. Sebab, dia hanya bisa mewariskan seni bela diri ini lantaran menyadari tak selamanya akan hidup jauh dari kampung halaman tercinta.

"Suatu saat nanti saya pasti akan pulang ke Indonesia. Untuk itu saya menekankan kepada para atlet, termasuk Daisuke ini, agar serius berlatih demi bisa meraih prestasi. Prestasi itu bukan untuk ego sendiri, perguruan, atau Japsa, tapi ini demi Jepang. Itulah yang saya tekankan dan pesankan kepada setiap pesilat di Japsa," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China

Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:50 WIB

5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih

5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:25 WIB

Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?

Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:39 WIB

7 Rekomendasi Sunscreen Jepang Terbaik sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan

7 Rekomendasi Sunscreen Jepang Terbaik sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:45 WIB

Note of Mothership: Pesan Kemanusiaan Karya Anyar Legenda Musik Jepang Haruomi Hosono

Note of Mothership: Pesan Kemanusiaan Karya Anyar Legenda Musik Jepang Haruomi Hosono

Entertainment | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:09 WIB

Monarki Jepang Terancam Punah, Akankah Wanita Jadi Kaisar?

Monarki Jepang Terancam Punah, Akankah Wanita Jadi Kaisar?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:23 WIB

Sinopsis Legal Beat: Gyakuten no Houtei, Drama Jepang Terbaru Suzuka Ouji

Sinopsis Legal Beat: Gyakuten no Houtei, Drama Jepang Terbaru Suzuka Ouji

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 20:15 WIB

3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!

3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 18:39 WIB

Rilis Yo-I-Don! NCT Wish Sebarkan Semangat Memulai Awal Baru Penuh Harapan

Rilis Yo-I-Don! NCT Wish Sebarkan Semangat Memulai Awal Baru Penuh Harapan

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 16:35 WIB

Review The Shrine: Teror Okultisme Jepang dan Korea yang Bikin Merinding!

Review The Shrine: Teror Okultisme Jepang dan Korea yang Bikin Merinding!

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 09:30 WIB

Terkini

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×