Suara.com - Atlet sepeda putri andalan Indonesia, Elga Kharisma Novanda dipastikan akan menjalani operasi setelah berakhirnya Asian Games 2018. Hal itu dilakukan demi menyembuhkan cedera pinggang yang membekapnya sejak Februari lalu.
Seperti diketahui, Elga Kharisma harus rela tak tampil di cabor BMX di Asian Games 2018, padahal nomor ini selama ini dikenal menjadi andalannya. Cedera pinggang yang tak kunjung sembuh membuat pebalap kelahiran Malang, Jawa Timur itu hanya akan turun di nomor track.
"Kemarin hanya operasi kecil, untuk mengurangi rasa sakit saja. Setelah Asian Games aku akan menjalani operasi besar, mudah-mudahan rasa sakit di pinggang bisa hilang," kata Elga Kharisma saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta Pusat.
Elga mengaku sempat khawatir dengan keputusannya untuk menjalani operasi besar pada cederanya. Sebab, bagian pinggang dinilai sangat rentan dan jika tak ditangani dengan benar, dirinya takut hal buruk bakal terjadi.
Namun, masukan dari sang pelatih, Dadang Haris Purnomo dan manajer tim, Budi Saputra, meyakinkan dirinya bahwa operasi besar adalah pilihan terbaik untuk mengembalikan kondisi fisiknya seperti dulu.
"Cedera aku ini kira-kira sudah membekap saya selama lima bulan. Pada awalnya aku tidak mau untuk menjalani operasi besar. Namun setelah berpikir panjang dan dapat masukan dari pelatih, ini adalah jalan terbaik," ungkap Elga.
Sebelum memikirkan operasinya nanti, Elga saat ini mengaku ingin fokus menjalani persiapan jelang Asian Games 2018. Meski tak turun di nomor andalan, dirinya yakin masih bisa menunaikan target PB ISSI untuk bisa menyabet medali emas.
"Kalau ditanya bagaimana peluangnya saat turun di nomer track, jujur aku sebenernya tidak tahu banyak soal musuh. Tapi dari coach Dadang sendiri punya data dan report-nya, dan dari target waktu satu lap yang ditentukan pelatih, Alhamdulilah aku bisa penuhi target. Jadi kalau dibilang siap jadi tumpuan meraih medali, aku katakan siap," tukasnya.