Asian Para Games 2018 Dimulai dari Mrapen

Syaiful Rachman Suara.Com
Rabu, 05 September 2018 | 01:30 WIB
Asian Para Games 2018 Dimulai dari Mrapen
Ketua Umum INAPGOC (Asian Para Games 2018), Raja Sapta Oktohari di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/6/2018). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Panitia penyelenggara Asian Para Games 2018, INAPGOC menegaskan jika kejuaraan khusus untuk atlet difabel ini akan dimulai dari Mrapen, Purwodadi, Jawa Tengah, Rabu (5/9/2018), yaitu dengan pengambilan api abadi.

Ketua Umum INAPGOC Raja Sapta Oktohari di Solo, Selasa (4/9/2018) mengatakan api sesuai dengan rencana akan diambil oleh Sekjen INAPGOC Bayu Rahardian dan selanjutnya dibawa dengan lentera menuju kota Solo yang selama ini menjadi markas National Paralympic Committe (NPC).

"Secara tanggal, Asian Para Games 2018 digelar 6-13 Oktober. Namun, kami tegaskan jika Asian Para Games dimulai dari Mrapen yaitu dengan pengambilan api yang selanjutnya dibawa ke Ternate," kata Raja Sapta Oktohari di sela Media Gathering Asian Para Games 2018.

Api Asian Paragames 2018 yang diambil dari Mrapen selanjutnya dibawa ke Solo dalam bentuk lentera dan selanjutnya dikirab di kota tersebut. Beberapa kegiatan seremonial telah disiapkan termasuk menggunakan kereta kencana. Masyarakat juga dilibatkan dalam kegiatan ini.

Setelah diarak di kota Solo, lentera api Asian Para Games 2018 akan dibawa ke Ternate. Selanjutnya di kota dimana Hari Olahraga Nasional (Haornas) diperingati itu, api akan dipindahkan ke tungku obor yang telah disiapkan. Selanjutnya akan dikirab seperti api Asian Games 2018 yang lalu.

"Dari Ternate, api selanjutnya akan dibawa ke Makassar (12/9/2018), Bali (16/9/2018), Pontianak (19/9/2018), Medan (23/9/2018), Pangkal Pinang (26/9/2018) dan terakhir Jakarta (30/9/2018)," ujar lelaki yang akrab disapa Okto.

Okto yang juga Ketua Umum PB ISSI ini menjelaskan jika dukungan banyak pihak sangat dibutuhkan untuk mensukseskan kegiatan yang baru pertama kali digelar di Indonesia ini. Apalagi euforia kesuksesan Asian Games 2018 masih terasa.

"Ayo manfaatkan kesuksesan Asian Games untuk mensukseskan Asian Para Games pula. Kita buktikan bahwa Indonesia ramah disabilitas. Pesan itu harus bisa sampai kepada masyarakat kita bahkan dunia," kata Okto menambahkan.

Guna mendukung Asian Para Games 2018, INAPGOC juga akan memanfaatkan lokasi yang sebelumnya digunakan untuk Asian Games untuk area publik.

Baca Juga: Kemplang Pajak, Mourinho Dihukum Satu Tahun Penjara

Zona Atung, Kaka dan Bhin Bhin akan kembali dibangun dengan menggunakan nama yang kental dengan Asian Para Games seperti Zona Momo (elang bondol). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI