INAPGOC Desain Medali Khusus untuk Asian Para Games 2018

Syaiful Rachman | Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 05 Oktober 2018 | 23:28 WIB
INAPGOC Desain Medali Khusus untuk Asian Para Games 2018
Direktur Sport Panitia Pelaksana Asian Para Games 2018 (INAPGOC), Fanny Riawan di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jum'at (5/10/2018) [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Direktur Sport Panitia Pelaksana Asian Para Games 2018 (INAPGOC), Fanny Riawan menyebut ada tiga orang yang menjadi inspirasi utama pembuatan medali Asian Para Games (APG) 2018.

Seperti diketahui, INAPGOC selaku panitia pelaksana resmi meluncurkan medali APG 2018 hari ini, Jum'at (5/10/2018) di GBK Arena, Senayan, Jakarta.

Berbeda dengan medali-medali Asian Para Games sebelumnya, peluncuran medali APG 2018 membuat Indonesia mengukir sejarah sebagai tuan rumah pertama yang mendesain medali khusus yang mampu menghasilkan bunyi khas.

Bunyi yang dihasilkan medali APG 2018 sendiri berasal dari benturan bola-bola mini yang disematkan didalamnya.

Menurut Fanny, proses pembuatan desain medali APG 2018 tidaklah mudah. Semua berawal saat CEO Komite Paralimpik Asia (APC) Tarik Souei meminta INAPGOC membuat inovasi baru untuk medali pesta olahraga difabel Asia ke-III tersebut.

Bersama Wakil Sekretaris Jendral (Sekjen) INAPGOC Ferry Kono yang juga bertanggung jawab sebagai pembuat desain medali APG 2018, INAPGOC akhirnya memutuskan untuk membuat medali berbunyi seperti halnya di Paralimpiade 2016 Brasil. Disitulah peran atlet powerlifting Ni Nengah Widiasih muncul.

"Kami harus terimakasih pada Widi --sapaan akrab Ni Nengah Widiasih--, paralimpian kita yang meraih medali perunggu di Paralimpiade 2016 Brasil," kata Fanny di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jum'at (5/10/2018).

"Karena untuk membuat medali ini tak mudah, akhirnya kami pinjam punya Widi untuk memastikan apa isinya hingga medali bisa bersuara," imbuhnya.

Pembuatan medali APG 2018 sendiri kata Fanny, dilakukan di tempat berlangsungnya Asian Para Games pertama, yakni Guangzhou, Cina. Nantinya, masing-masing medali yakni emas, perak, dan perunggu disematkan jumlah bola-bola kecil yang berbeda.

Untuk medali emas akan berisikan 26 bola, perak berisikan 20 bola, dan perunggu akan berisikan 16 bola. Itu dilakukan demi memudahkan atlet difabel dengan keterbatasan melihat (tunanetra) bisa membedakan medali dari intensitas suara yang berbeda-beda.

"Harusnya ini jadi sejarah untuk indonesia, bahwa untuk pertama kali medali Asian Para Games ada bunyinya. Hal ini dilakukan karena memang APG ini tujuannya adalah memberikan apresiasi untuk teman teman kita yang tuna netra agar bisa dengar suaranya," tukasnya.

Asian Para Games 2018 akan berlangsung pada 6-13 Oktober 2018 di Jakarta. Mempertandingkan 18 cabang olahraga, pesta olahraga difabel terbesar se-Asia ini diikuti hampir tiga ribu atlet dari 43 negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebihi Target Emas, Ini 4 Fakta Prestasi Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2022

Lebihi Target Emas, Ini 4 Fakta Prestasi Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2022

Your Say | Kamis, 02 November 2023 | 07:55 WIB

Asian Para Games 2022: Leani/Khalimatus Tutup Perjuangan Para Bulu Tangkis dengan Medali Emas

Asian Para Games 2022: Leani/Khalimatus Tutup Perjuangan Para Bulu Tangkis dengan Medali Emas

Sport | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 15:42 WIB

Asian Para Games 2022: Dheva Anrimusthi/Hafizh Briliansyah Tambah Emas Para Bulu Tangkis untuk Indonesia

Asian Para Games 2022: Dheva Anrimusthi/Hafizh Briliansyah Tambah Emas Para Bulu Tangkis untuk Indonesia

Sport | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 14:49 WIB

Asian Para Games 2022: Menangi Drama Rubber Game, Dheva Anrimusthi Tambah Medali Emas Indonesia

Asian Para Games 2022: Menangi Drama Rubber Game, Dheva Anrimusthi Tambah Medali Emas Indonesia

Sport | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 12:04 WIB

Asian Para Games 2022: Dominasi Rina/Subhan Buahkan Emas Perdana Para Bulu Tangkis

Asian Para Games 2022: Dominasi Rina/Subhan Buahkan Emas Perdana Para Bulu Tangkis

Sport | Kamis, 26 Oktober 2023 | 19:14 WIB

Raih Tiga Emas Bikin Saptoyogo Makin Percaya Diri untuk Paralimpiade 2024 Paris

Raih Tiga Emas Bikin Saptoyogo Makin Percaya Diri untuk Paralimpiade 2024 Paris

Sport | Kamis, 26 Oktober 2023 | 16:00 WIB

Asian Para Games 2022: Para Balap Sepeda Indonesia Rebut Dua Emas Sekaligus

Asian Para Games 2022: Para Balap Sepeda Indonesia Rebut Dua Emas Sekaligus

Sport | Kamis, 26 Oktober 2023 | 12:45 WIB

Saptoyogo Rebut Medali Emas Ketiga dan Pecahkan Rekor di Asian Para Games 2022 Hangzhou

Saptoyogo Rebut Medali Emas Ketiga dan Pecahkan Rekor di Asian Para Games 2022 Hangzhou

Sport | Kamis, 26 Oktober 2023 | 12:13 WIB

Asian Para Games 2022 Hangzhou: Roma Siska Persembahkan Emas Blind Judo Pertama bagi Indonesia

Asian Para Games 2022 Hangzhou: Roma Siska Persembahkan Emas Blind Judo Pertama bagi Indonesia

Sport | Rabu, 25 Oktober 2023 | 15:53 WIB

Asian Para Games 2022 Hangzhou: Saptoyogo Kembali Raih Emas dan Pecahkan Rekor

Asian Para Games 2022 Hangzhou: Saptoyogo Kembali Raih Emas dan Pecahkan Rekor

Sport | Rabu, 25 Oktober 2023 | 11:58 WIB

Terkini

Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain

Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0

Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 06:56 WIB

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 00:00 WIB

Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross

Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 19:16 WIB

Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua

Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 19:16 WIB

Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal

Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 15:42 WIB

Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026

Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 14:14 WIB

Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand

Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 12:53 WIB

Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!

Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 10:34 WIB

Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas

Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 07:09 WIB