Max Verstappen Serang Balik Para Pengkritiknya di Awal Musim

RR Ukirsari Manggalani, Arief Apriadi

Kamis, 25 Oktober 2018 | 15:00 WIB
Max Verstappen Serang Balik Para Pengkritiknya di Awal Musim
Max Verstappen (kiri) menumpang mobil golf menuju paddock tim Red Bull Racing setelah mobilnya mengalami kerusakan mesin pada balapan F1 GP Hungaria, Minggu (29/7/2018). [AFP/Ferenc Isza].

Suara.com - Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen banyak mendapat hujatan dan kritik di awal musim Formula One (F1) 2018. Kritikan itu merujuk pada gaya balapnya yang dinilai agresif.

Putra dari mantan pebalap F1, Jos Verstappen ini memang banyak membuat "onar" di awal musim. Tercatat, dari lima seri pertama, driver yang dilahirkan di Belgia itu hanya mampu finish tiga kali dan sisanya berakhir tanpa poin.

Yang terdahsyat tentu saja saat dirinya menyulut emosi Sebastian Vettel (Ferrari) GP F1 Cina, April 2018.

Verstappen yang coba merebut posisi ketiga di tikungan 14, justru menabrak bagian kanan mobil Ferrari SF71H yang dilipoti Vettel, sehingga keduanya melintir di lintasan.

Insiden ini membuat Vettel harus puas finish di posisi kedelapan. Sementara Verstappen yang finish di posisi keempat mendapat penalti 10 detik dan harus rela turun satu strip.

Setelah kembali gagal finish di GP Hungaria yang menjadi penanda jeda musim 2018, Verstappen mampu tampil lebih dewasa dengan tak lagi melakukan banyak kecerobohan.

Tercatat, di enam seri terakhir, pebalap muda asal Belanda yang diwarisi darah balap dari pihak ayahnya maupun ibunya ini mampu selalu finish di posisi lima besar. Teranyar, dirinya menjadi runner-up di GP Amerika Serikat yang berlangsung pekan lalu.

Menanggapi hal itu, Verstappen kembali teringat dengan para pengkritiknya di awal musim ini. Dengan gayanya yang khas, pebalap 21 tahun itu balik menyerang para pengkritik.

Menurutnya, segala hujatan dan prasangka yang ditujukan orang-orang di awal musim tidaklah adil. Setiap pebalap, kata Verstappen, sudah sewajarnya melakukan beberapa kesalahan.

baca juga

"Kebanyakan dari kritikan (awal musim ini) tidaklah adil. Jelas saya lelah mendengar hal itu," ujar Verstappen dilansir dari PlanetF1, Kamis (25/10/2018).

Verstappen menyebut, orang-orang tak berhak menyuruhnya mengganti gaya balap. Dirinya menyebut, Sebastian Vettel yang sudah memenangi empat gelar juara dunia pun tak lepas dari kesalahan.

Max Verstappen (Red Bull Racing) dan Sebastian Vettel (Ferrari). [AFP/Roslan Rahman]
Max Verstappen (Red Bull Racing) dan Sebastian Vettel (Ferrari). [AFP/Roslan Rahman]

Vettel diketahui melakukan kesalahan saat turun di tanah kelahirannya, Jerman. Sempat terlihat akan memenangi balapan dengan keunggulan sembilan detik, juara dunia empat kali itu membuat kesalahan fatal.

Vettel yang memacu cepat jet darat SF71H tunggangannya, melakukan kesalahan saat mengerem jelang tikungan 12. Akibatnya, mobil yang dikendarainya melebar, menabrak dinding dan terjerembab di gundukan pasir.

Vettel akhirnya gagal finish dan harus merelakan tampuk podium pertama kepada rival beratnya, Lewis Hamilton (Mercedes).

"Kalian bisa melihat bahwa juara dunia empat kali pun bisa melakukan kesalahan. Orang-orang bilang saya harus mengubah gaya balap. Menurut saya semua itu adalah omong kosong!" ujar Verstappen geram.

"Para pengkritik tak pernah menyuruh Sebastian (Vettel) untuk mengubah gaya balapnya. Saya bahkan tak pernah melihat berita ini menjadi headline," tukasnya.

Saat ini, Max Verstappen menduduki posisi lima klasemen sementara F1 2018 dengan 191 poin. Dirinya masih bisa menambah pundi-pundi poin dari tiga seri terakhir F1 2018 yang akan berlangsung di Sikruit Hermanos Rodriguez (Meksiko), Jose Carlos Pace (Brasil), dan Yas Marina (Abu Dhabi).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buktikan: Sebentar Lagi Hamilton Samai Rekor Fangio !

Buktikan: Sebentar Lagi Hamilton Samai Rekor Fangio !

Sport | Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:00 WIB

Max Verstappen Sebut Matryoshka sebagai Kado di GP Rusia 2018

Max Verstappen Sebut Matryoshka sebagai Kado di GP Rusia 2018

Sport | Minggu, 30 September 2018 | 19:31 WIB

Celaka Lagi, Begini Pengakuan Max Verstappen

Celaka Lagi, Begini Pengakuan Max Verstappen

Sport | Minggu, 27 Mei 2018 | 13:05 WIB

Terkini

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×