Pecahkan Dua Rekor Dunia, Eko Yuli Sudah Pasti ke Olimpiade?

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Senin, 05 November 2018 | 19:19 WIB
Pecahkan Dua Rekor Dunia, Eko Yuli Sudah Pasti ke Olimpiade?
Presiden Joko Widodo (kanan) siap mengalungkan medali emas kepada lifter Indonesia Eko Yuli Irawan usai pertandingan nomor angkat besi putra 62 kg Group A, Asian Games 2018 di JIExpo, Jakarta, Selasa (21/8). [Antara/INASGOC/Fanny Octavianus]

Suara.com - Sukses Eko Yuli Irawan meraih medali emas dan memecahkan dua rekor dunia di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018, tak serta-merta membuatnya lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo.

Lifter andalan Indonesia itu masih harus berjuang mengumpulkan poin di beberapa ajang lainnya bila ingin lolos ke multievent terbesar di dunia tersebut.

Hal itu disampaikan Manajer Pelatnas Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja. Menurutnya, peraturan untuk lolos ke Olimpiade saat ini berbeda dari sebelumnya.

"Kalau sekarang kualifikasi Olimpiade berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Jika sebelumnya itu setiap negara yang mengumpulkan poin, sekarang pengumpulan poinya per individu," ujar Dirdja saat dihubungi Suara.com, Senin (5/11/2018).

Dirdja mengatakan, sebelum menuju Olimpiade 2020 Tokyo, para lifter dari seluruh dunia akan disuguhkan sekitar 6-8 turnamen yang menjadi ajang pengumpulan poin.

Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, didampingi Manajer Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja (kanan), dalam konferensi pers usai meraih medali emas cabang olahraga angkat besi kelas 62 kg putra Asian Games 2018 di Hall A JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8). [Suara.com/Dendi Afriyan]
Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, didampingi Manajer Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja (kanan), dalam konferensi pers usai meraih medali emas cabang olahraga angkat besi kelas 62 kg putra Asian Games 2018 di Hall A JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8). [Suara.com/Dendi Afriyan]

Turnamen-turnamen tersebut, kata Dirdja, terbagi menjadi tiga level, yakni gold, silver dan bronze. Level tersebut menandai besar kecilnya pengumpulan poin di setiap turnamen.

Meski dua tahun menjelang Olimpiade 2020 akan ada banyak turnamen, namun setiap lifter tak harus mengikuti semuanya.

Tergantung kalkulasi federasi angkat besi setiap negara dan sang atlet sendiri terkait peluang tampil ke Olimpiade 2020 Tokyo.

"Nantinya kita akan buat proyeksi untuk para atlet bahwa mereka ikut yang mana saja. Tujuannya agar poin yang dikumpulkan atlet bisa lolos kuakifikasi," ujar Dirdja.

baca juga
Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan melakukan angkatan snatch dalam pertandingan angkat besi kelas 62 kg putra Asian Games 2018 di Hall A JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8). [Suara.com/Dendi Afriyan]
Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan melakukan angkatan snatch dalam pertandingan angkat besi kelas 62 kg putra Asian Games 2018 di Hall A JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8). [Suara.com/Dendi Afriyan]

Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 yang berlangsung di Ashgabat, Turkmenistan, 1-10 November 2018, merupakan gerbang pembuka atau ajang pertama yang poinnya dihitung menuju Olimpiade 2020 Tokyo.

Dirdja memastikan Eko Yuli akan kembali berlaga di beberapa turnamen mendatang.

"Jadi untuk Eko Yuli, dengan jadi juara dunia kemarin, maka peluang untuk lolos itu lebih tinggi. Tapi tak otomatis lolos. Kalau dia tak main lagi setelah juara, maka poinnya bakal tergeser dengan lifter lainnya," jelas Dirdja.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berfoto bersama lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan (berdiri di tengah podium), yang meraih emas di kelas 62 kg putra Asian Games 2018 di Hall A JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8). [Suara.com/Dendi Afriyan]
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berfoto bersama lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan (berdiri di tengah podium), yang meraih emas di kelas 62 kg putra Asian Games 2018 di Hall A JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8). [Suara.com/Dendi Afriyan]

Eko Yuli Irawan meraih medali emas Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 di kelas 61 kg putra, Sabtu (3/11/2018). Nomor ini baru pertama kali dipertandingkan di kejuaraan dunia.

Selain membawa pulang medali emas, Eko Yuli juga memecahkan dua rekor dunia, yakni di kategori angkatan clean & jerk (174 kg) dan pada total angkatan.

Eko Yuli yang mencatatkan angkatan snatch 144 kg dan clean & jerk 174 kg, total membukukan angkatan seberat 317 kg.

Total angkatan Eko Yuli tersebut melampaui rekor dunia untuk total angkatan di kelas 61 kg, yakni 312 kg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Pola Pikir Baru Marc Marquez: Tak Ada Lagi Beban Juara, Siap Pensiun Kapan Saja

Pola Pikir Baru Marc Marquez: Tak Ada Lagi Beban Juara, Siap Pensiun Kapan Saja

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Tak Gentar! Jorge Martin Yakin Bisa Kalahkan Marc Marquez di Akhir Musim

Tak Gentar! Jorge Martin Yakin Bisa Kalahkan Marc Marquez di Akhir Musim

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Unjuk Kemampuan Bahasa Asing di Olimpiade Karang Taruna

Siswa Sekolah Rakyat Unjuk Kemampuan Bahasa Asing di Olimpiade Karang Taruna

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:28 WIB

2 Pembalapnya jadi Calon Juara Dunia MotoGP, Aprilia Tak Akan Pilih Kasih!

2 Pembalapnya jadi Calon Juara Dunia MotoGP, Aprilia Tak Akan Pilih Kasih!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:40 WIB

Duduk Perkara Rizki Juniansyah Absen di Asian Games 2026 Bukan karena Positif Doping

Duduk Perkara Rizki Juniansyah Absen di Asian Games 2026 Bukan karena Positif Doping

Sport | Selasa, 29 September 2026 | 17:08 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Luluk Diana Sabet Perunggu di Debut Asian Games 2026

Luluk Diana Sabet Perunggu di Debut Asian Games 2026

Foto | Rabu, 23 September 2026 | 17:38 WIB

Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!

Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:22 WIB

Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP

Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos

Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

×