Max Verstappen Main Fisik, Bukan Perdana di F1

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Rabu, 14 November 2018 | 15:00 WIB
Max Verstappen Main Fisik, Bukan Perdana di F1
Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen [AFP/Greg Baker].

Suara.com - Peristiwa Max Verstappen (Red Bull Racing) mendorong-dorong Esteban Ocon (Force India) di paddock usai gelaran Formula One (F1) GP Meksiko 2018 bukanlah hal yang mengenakkan.  Kalau kedua belah pihak sama-sama "bertegangan tinggi", bisa-bisa berakhir dengan adu jotos.

Driver Belanda kelahiran Belgia itu mengekspresikan kemarahannya: gara-gara Esteban Ocon terjadilah tabrakan sekaligus membuat Max Verstappen yang memimpin sampai lap ke-44 di Autodromo Jose Carlos Pace, Interlagos, Sao Paulo, Brasil, mesti menyerahkannya kembali kepada Lewis Hamilton (Mercedes).

Padahal peluang itu terkuak sedemikian lebar, karena Verstappen telah merebut posisi Hamilton sebagai pelaga terdepan sejak awal balapan.

Tak heran bila Vestappen buru-buru  "melompat" untuk memburu Ocon usai balapan. Akan tetapi, kejadian nyaris baku jotos ini bisa diredam. Di mana driver Force India terlihat di video tayangan Formula1.com tidak melayani ajakan Verstappen untuk baku hantam.

Kolase foto Esteban Ocon dan Max Verstappen. [AFP/Behrouz Mehri-Giuseppe Cacace]
Kolase foto Esteban Ocon dan Max Verstappen [AFP/Behrouz Mehri-Giuseppe Cacace]

Dan kejadian ini, dalam skala lebih heboh pernah terjadi ... seperempat abad yang silam. Yaitu antara driver legendaris Ayrton Senna asal Brasil dengan Eddie Irvine di F1 GP Jepang 1993, yang berlangsung di Sirkuit Suzuka.

Kalimat di atas, "If you no longer go for a gap that exist, you are no longer a racing driver", diucapkan Ayrton Senna, pebalap Formula One (F1) peraih tiga kali gelar juara dunia F1 (1988, 1990, 1991). Di depan juara dunia F1 tiga kali pula, Sir Jackie Stewart (1969, 1971, 1973) yang mewawancarainya di F1 GP Australia 1990.

Artinya sudah jelas, bahwa bila seorang driver membiarkan adanya celah kosong saat berlaga, berarti ia tak memiliki semangat lagi buat bertarung serta memperkecil jarak dengan pebalap lain.

Sebuah kalimat yang memberikan semacam dukungan terhadap para pelaga di pentas F1. Akan tetapi bagaimanakah prakteknya di trek?

Mempertahankan racing line bukan perkara mudah, terkadang mesti dibumbui dengan peristiwa senggolan atau tabrakan. Kelanjutannya, bisa saja diperpanjang di pit dan paddock.

Di pergelaran F1 GP Jepang 1993 sendiri, usai menjemput piala kemenangan yang diraihnya, Ayrton Senna (McLaren) mendatangi driver Eddie Irvine (Jordan) di paddock.

Senna menyampaikan kemarahannya, yang telah ia bahas di konferensi pers pasca balap. Ia menegur Eddie Irvine sebagai backmarker dalam balapan: bahwa seharusnya tak boleh menghalang-halangi jet darat pemimpin balapan atau terdepan yang hendak melibas.

Akan tetapi, di luar dugaan, jawaban Eddie Irvine semakin membuat marah, karena ia menyatakan, "Ya kalau kau melibas cukup kencang rasanya tidak masalah, sih!"

Kembali Senna memperingatkan, bahwa cara Irvine membawa jet daratnya adalah membahayakan, termasuk hampir menabrak Damon Hill tiga kali, yang terjadi di depan matanya. Irvine berulang kali mengelak, menyatakan bahwa, "Inilah balapan, aku turun berlaga."

Driver asal Brasil itu balas memaki si driver Irlandia dan akhirnya berakhir dengan Senna menjotos Irvine, dan FIA menangani hal ini dengan Senna dilarang turun balap dua kali.

Kembali kepada hal nyaris adu jotos yang terjadi antara Max Verstappen dengan Esteban Ocon, harapannya kondisi demikian tidak terulang di masa depan. Bagaimanapun, menguasai emosi adalah bagian dari mental menjadi juara!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nyaris Jotos Ocon, Verstappen Dapat Wejangan dari Bos Mercedes

Nyaris Jotos Ocon, Verstappen Dapat Wejangan dari Bos Mercedes

Sport | Rabu, 14 November 2018 | 13:16 WIB

Max Verstappen Serang Balik Para Pengkritiknya di Awal Musim

Max Verstappen Serang Balik Para Pengkritiknya di Awal Musim

Sport | Kamis, 25 Oktober 2018 | 15:00 WIB

Ayrton Senna Tetap Disuka

Ayrton Senna Tetap Disuka

Sport | Kamis, 17 Mei 2018 | 18:28 WIB

Terkini

Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON

Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON

Sport | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:20 WIB

NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan

NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan

Sport | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB

Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia

Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia

Sport | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera

Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera

Sport | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:10 WIB

Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:54 WIB

NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia

NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:46 WIB

Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores

Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:40 WIB

Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis

Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:25 WIB

Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1

Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:22 WIB

MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat

MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:19 WIB