'Tolak' Rencana Pemerintah, Siman: Atlet Pelapis Cocoknya di Bulutangkis

Senin, 03 Desember 2018 | 11:51 WIB
'Tolak' Rencana Pemerintah, Siman: Atlet Pelapis Cocoknya di Bulutangkis
Perenang I Gede Siman Sudartawa mengibarkan bendera Merah Putih ketika kontingen Indonesia mengikuti defile pembukaan SEA Games 2017 di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Sabtu (19/8/2017). [Antara/Wahyu Putro A]

Suara.com - I Gede Siman Sudartawa mengaku tidak setuju dengan rencana pemerintah menurunkan minimal 60 persen atlet pelapis di SEA Games 2019.

Menurut atlet renang andalan Indonesia ini, peraturan tersebut tak sepenuhnya cocok jika diaplikasikan pada seluruh cabang olahraga Indonesia yang saat ini dinilai masih belum merata secara kualiats.

Siman mencontohkan, pada SEA Games 2017 saja cabang olahraga renang Indonesia yang mayoritas diisi atlet utama hanya mampu menempati urutan keempat klasemen perolehan medali, dengan rincian 4 emas, 11 perak dan 10 perunggu.

Karena itu, dirinya tak bisa membayangkan bagaimana jadinya jika atlet pelapis yang harus turun di SEA Games 2019 nanti.

"Karena saya pikir di SEA Games sendiri untuk cabang olahraga renang kan kita juga susah ya. Jadi kita harus tetap pakai atlet utama," ujar Siman saat ditemui di Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (2/12/2018).

Siman mengatakan, peraturan minimal menurunkan 60 persen atlet pelapis lebih cocok diaplikasikan pada cabang olahraga level elite, seperti bulutangkis.

Para pebulutangkis elite Indonesia, disebut Siman, punya banyak opsi turnamen pengganti jika tak diturunkan di SEA Games.

Sehingga bonus raihan medali yang harusnya didapat saat turun di SEA Games mampu tergantikan dari prestasi di kejuaraan lainnya.

"Wacana atlet pelapis lebih tepatnya untuk cabang olahraga seperti bulutangkis. Karena level mereka sudah dunia. Kalau kita kan masih memerlukan SEA Games, istilahnya ada bonusnya untuk kedepannya," kata Siman.

Baca Juga: Aktivitas 5 Pebalap MotoGP Saat Jeda Musim, Nomor 3 Tak Ada Kapoknya

"Kalau misalnya kita enggak diikutkan (ke SEA Games), berarti pemerintah harus punya back up (turnamen) yang setara, dan kalau kita juara harus dapat bonus setara (SEA Games) juga," Siman menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI