Dukung Program Pemerintah, Ekspor Perdana Pipa Stainless Tembus Pasar Jerman

Vania Rossa

Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:40 WIB
Dukung Program Pemerintah, Ekspor Perdana Pipa Stainless Tembus Pasar Jerman
Ekspor 20 Ton Pipa Stainless Steel ke Jerman. (dok. ist)
  • PT Stainless Prima Pipe mengekspor perdana 20 ton pipa stainless steel ke Jerman dari Cikarang pada 28 April 2026.
  • Ekspor ini merupakan upaya mendukung target pemerintah dalam meningkatkan daya saing produk manufaktur Indonesia di pasar internasional.
  • Perusahaan menargetkan perluasan pasar global dengan mengandalkan kapasitas produksi 1.100 ton per tahun berstandar internasional yang berkualitas tinggi.

Suara.com - PT Stainless Prima Pipe (SPP) resmi menandai langkah awalnya di pasar global dengan melakukan ekspor perdana sebanyak 20 ton pipa stainless steel ke Jerman. Pelepasan ekspor ini dilakukan di fasilitas produksi perusahaan di Kawasan GIIC Deltamas, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 28 April 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi sektor industri manufaktur dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ekspor nasional sekaligus memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar internasional.

Direktur Utama PT SPP, Mustika Ali, menyebut ekspor perdana ini sebagai momentum penting untuk membuktikan kualitas produk dalam negeri. Ia optimistis pasar global, khususnya Eropa, dapat menjadi target ekspansi berikutnya.

“Ini adalah langkah awal kami untuk menunjukkan bahwa produk manufaktur Indonesia mampu bersaing secara global. Ke depan, kami ingin terus memperluas jangkauan pasar internasional,” ujar Mustika.

Dukungan pemerintah terhadap upaya peningkatan ekspor juga terlihat dalam seremoni pelepasan yang dihadiri Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajari Puntodewi. Ia mengapresiasi ekspor produk bernilai tambah seperti yang dilakukan PT SPP.

Kementerian Perdagangan melalui Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) terus mendorong peningkatan ekspor dengan berbagai strategi, mulai dari fasilitasi promosi melalui pameran dagang hingga business matching dengan perwakilan perdagangan di luar negeri. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat posisi produk manufaktur Indonesia di tengah persaingan global.

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan ekosistem industri besi dan baja nasional, khususnya untuk produk pipa stainless steel yang digunakan di sektor makanan dan minuman, farmasi, hingga energi. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan dinilai krusial dalam menjaga iklim usaha tetap kondusif.

Dari sisi kapasitas, General Manager PT SPP, Edi Tandiono, mengungkapkan bahwa perusahaan mampu memproduksi hingga 1.100 ton per tahun. Produk yang dihasilkan juga telah memenuhi berbagai standar internasional seperti ASTM, 3A, dan EN 10357, sebagai jaminan kualitas dan daya saing.

Sebagai perusahaan yang berdiri pada 2023, PT SPP memposisikan diri sebagai pelopor produksi pipa stainless steel hygienic dan heat exchanger di Indonesia. Produk-produk tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri dengan standar tinggi, terutama di sektor yang menuntut higienitas dan presisi.

Ke depan, PT SPP menargetkan ekspansi pasar yang lebih luas ke berbagai negara di Eropa dan kawasan lainnya. Langkah ini sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan industri manufaktur nasional yang berkelanjutan dan berorientasi ekspor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bea Cukai Akui Penerimaan Negara dari Bea Keluar Ekspor Emas Masih Minim

Bea Cukai Akui Penerimaan Negara dari Bea Keluar Ekspor Emas Masih Minim

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:52 WIB

Warga Bintaro-Ciledug Wajib Cek! Ada Rekayasa Lalu Lintas Besar-besaran Imbas Proyek Pipa

Warga Bintaro-Ciledug Wajib Cek! Ada Rekayasa Lalu Lintas Besar-besaran Imbas Proyek Pipa

News | Senin, 27 April 2026 | 16:18 WIB

Pemerintah Tangguhkan Ekspor Minyak Mentah, Fokus Kebutuhan Dalam Negeri

Pemerintah Tangguhkan Ekspor Minyak Mentah, Fokus Kebutuhan Dalam Negeri

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:04 WIB

Terkini

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:26 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:24 WIB

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:15 WIB

Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang

Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:13 WIB

Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!

Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:00 WIB

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:48 WIB

Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran

Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:45 WIB

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:29 WIB

Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini

Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:28 WIB

Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?

Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:20 WIB