10 Alasan Rugi Lewatkan Balapan F1 2019

Rizki Nurmansyah

Kamis, 03 Januari 2019 | 16:04 WIB
10 Alasan Rugi Lewatkan Balapan F1 2019
Para pebalap F1 2018 berfoto bersama sebelum bergulirnya seri terakhir di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. [AFP/Giuseppe Cacace]

3. Intensitas Pertarungan Tim Papan Tengah

Perpisahan Fernando Alonso (topi biru) bersama timnya McLaren usai balapan F1 Abu Dhabi di Sirkuit Yas Marina, Minggu (25/11/2018). [AFP/Giuseppe Cacace]
Perpisahan Fernando Alonso (topi biru) bersama timnya McLaren usai balapan F1 Abu Dhabi di Sirkuit Yas Marina, Minggu (25/11/2018). [AFP/Giuseppe Cacace]

Pertarungan tim papan tengah diprediksi akan sangat kompetitif di musim 2019. Haas, Renault, Force India, McLaren, Toro Rosso dan Sauber, merupakan penantang utama di papan tengah musim lalu, dan tampaknya persaingan mereka tidak akan mereda musim 2019.

Renault dan Haas, yang finis keempat dan kelima, menikmati musim terbaiknya tahun lalu setelah bergabung di F1 pada 2016.

Kemudian ada Force India, yang berubah nama menjadi Racing Point setelah dibeli konsorsium yang dipimpin oleh Lawrence Stroll.

Dukungan finansial dari jutawan asal Kanada itu akan menjadi modal bagus untuk Racing Point, yang akan diperkuat oleh Lance Stroll dan Sergio Perez musim depan.

Musim 2019 akan menjadi ujian bagi tim papan tengah untuk bisa mendobrak monopoli tiga tim, Mercedes, Ferrari, dan Red Bull, yang selalu berada di peringkat tiga besar sejak 2013.

4. Kembalinya Robert Kubica

Pebalap Polandia, Robert Kubica (kanan) akan membela tim Williams di F1 musim depan. [AFP/William West]
Pebalap Polandia, Robert Kubica (kanan) akan membela tim Williams di F1 musim depan. [AFP/William West]

Robert Kubica akan kembali membalap di F1 bersama tim Williams, setelah absen delapan tahun karena cedera saat mengikuti balapan reli.

Terakhir kali Kubica tampil di F1 yakni saat membalap bersama Renault pada 2010.

baca juga

Selama musim 2018, komitmen dan kerja Kubica sudah membantu tim Williams di belakang layar dan dia telah menjadi salah satu anggota tim Williams yang dihormati.

Pebalap asal Polandia ini juga melanjutkan program rehabilitasinya yang telah berlangsung selama beberapa tahun, hingga akhirnya dia bisa meyakinkan Williams bahwa dia adalah pebalap yang tepat untuk mendampingi pebalap rookie, George Russell, di F1 2019.

Lewis Hamilton menyebut lawan lamanya di karting itu sebagai salah satu pebalap bertalenta yang disegani ketika balapan.

5. Wajah Lama dengan Warna Baru

Pebalap Red Bull Racing, Daniel Ricciardo, merayakan keberhasilannya meraih podium utama di F1 GP Cina, Minggu (15/4/2018). [AFP/Johannes Eisele]
Pebalap Red Bull Racing, Daniel Ricciardo, merayakan keberhasilannya meraih podium utama di F1 GP Cina, Minggu (15/4/2018). [AFP/Johannes Eisele]

Mercedes dan Haas merupakan dua tim yang mempertahankan formasi pebalapnya untuk musim 2019. Oleh karena itu, tahun depan penonton akan disajikan sejumlah pebalap lama yang mengenakan seragam baru.

Daniel Ricciardo akan mengenakan seragam kuning Renault, Carloz Sains dengan warna oranye McLaren dan Kimi Raikkonen dengan seragam putih Sauber.

Kemudian ada Pierre Gasly yang akan memakai seragam biru tua Red Bull, Daniil Kvyat di musim ketiganya dengan Toro Rosso, lalu Lance Stroll yang berusaha membuat ayahnya bangga di Racing Point.

Tidak lupa, Charles Leclerc yang akan mengenakan seragam kebesaran Ferrari.

6. Jajaran Talenta Muda

Pebalap rookie asal Inggris, George Russell, akan tampil di F1 2019 bersama tim Williams. [AFP/Giuseppe Cacace]
Pebalap rookie asal Inggris, George Russell, akan tampil di F1 2019 bersama tim Williams. [AFP/Giuseppe Cacace]

Musim depan ada empat pebalap rookie yang akan mewarnai persaingan perebutan gelar juara, yakni George Russell (Williams), Lando Norris (McLaren) dan Alexander Albon (Toro Rosso) yang ketiganya membalap di Formula 2 dan berurutan finis 1-2-3 di musim 2018.

Kemudia ada Antonio Giovinazzi, runner-up GP2 2016 yang akan melakukan debut di F1 bersama Sauber, walaupun pernah menjadi pebalap pengganti di Australia dan China pada 2017.

7. Balapan ke-1000 Dalam Sejarah

Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel, memimpin balapan selepas start di F1 GP Cina di Sirkuit Shanghai, Minggu (15/4/2018). [AFP/Greg Baker]
Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel, memimpin balapan selepas start di F1 GP Cina di Sirkuit Shanghai, Minggu (15/4/2018). [AFP/Greg Baker]

Balapan F1 GP Cina nanti akan menjadi tonggak sejarah baru, dimana F1 akan menggelar balapan ke-1000 kalinya.

Seri balapan pertama adalah GP Inggris pada 1950 yang dimenangi oleh Giuseppe Farina dengan mobil Alfa Romeo 158.

Sementara balapan ke-1000 nanti akan dimenangi oleh mobil bermesin hybrid yang memiliki tenaga hampir 1000 tenaga kuda.

8. Nama Besar Debut di Formula 2

Mick Schumacher, putera pembalap legendaris dunia, Michael Schumacher (AFP/Sascha Schuermann).
Mick Schumacher, putra pebalap legendaris F1, Michael Schumacher. [AFP/Sascha Schuermann]

Publik kemungkinan akan melihat kembali nama Schumacher di balapan F1 karena Mick Schumacher, putra dari sang juara dunia tujuh kali Michael Schumacher, akan turun di balapan Formula 2 bersama tim Prema pada 2019.

Sebelum naik kasta, pada musim 2018 Schumi junior memenangi titel juara Formula 3 Eropa dengan catatan naik podium pertama delapan kali, termasuk di dalamnya lima kali berturut-turut.

Perkembangan pebalap Jerman muda itu pantas untuk diikuti tahun ini.

9. Aturan Baru untuk Balapan yang Lebih Ketat

Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton (kanan), mencoba menyalip (overtake) rekan setimnya Nico Rosberg pada balapan F1 GP AS, Minggu (2/11/2014). [AFP/Jim Watson]
Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton (kanan), mencoba menyalip (overtake) rekan setimnya Nico Rosberg pada balapan F1 GP AS, Minggu (2/11/2014). [AFP/Jim Watson]

Musim 2019 memiliki aturan baru yang disiapkan juga untuk musim 2021. Salah satunya adalah perubahan di sayap depan yang lebih lebar dan lebih sederhana yang diharapkan bisa meningkatkan sekitar 20 persen kemampuan mobil untuk menguntit mobil lawan.

Oleh karena itu, pebalap akan lebih mudah melakukan overtaking.

Selain itu, sayap belakang akan lebih tinggi dan sederhana dengan bukaan DRS yang lebih besar, saluran udara untuk rem yang lebih sederhana, dan barge board (sayap samping di antara roda depan dan sidepod) yang memiliki aerodinamika yang lebih sederhana pula.

10. Pertarungan Ferrari vs Mercedes

Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel memimpin balapan GP Australia di depan driver Mercedes, Lewis Hamilton. [AFP/William West]
Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel memimpin balapan GP Australia di depan driver Mercedes, Lewis Hamilton. [AFP/William West]

Ferrari melewatkan peluang untuk menggeser Mercedes dari titel juara pada 2018, dimana tim asal Italia itu menunjukkan perlawanan yang cukup sengit di paruh awal musim.

Kemenangan Sebastian Vettel di sirkuit seperti Silverstone dan Canada membuat tim Silver Arrow lebih keras memutar otak dan strategi.

Baru pada GP Italia dan seterusnya, Mercedes bangkit menyisakan Ferrari dengan hanya satu kemenangan di delapan balapan terakhir, itu pun lewat Kimi Raikkonen.

Ferrari akan siap menantang kembali Mercedes tahun ini dengan ambisi Sebastian Vettel dan talenta muda Charles Leclerc.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update! Ini Daftar Harga Motor Trail Bekas Yamaha WR155, Kawasaki KLX150, dan Honda CRF150L

Update! Ini Daftar Harga Motor Trail Bekas Yamaha WR155, Kawasaki KLX150, dan Honda CRF150L

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Misi Penaklukan Misano: Ramadhipa Siap Mengunci Top 3 Moto3 Junior 2026

Misi Penaklukan Misano: Ramadhipa Siap Mengunci Top 3 Moto3 Junior 2026

Sport | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Kiandra Ramadhipa Bidik Podium Seri Penutup Moto3 Junior World Championship 2026

Kiandra Ramadhipa Bidik Podium Seri Penutup Moto3 Junior World Championship 2026

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Deretan Mobil LCGC Terlaris yang Masih Diburu Konsumen

Deretan Mobil LCGC Terlaris yang Masih Diburu Konsumen

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:48 WIB

Media Singapura Bongkar Fakta Lain Keberadaan Rudy Masud dan Istri Saat Perhelatan F1

Media Singapura Bongkar Fakta Lain Keberadaan Rudy Masud dan Istri Saat Perhelatan F1

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Rudy Masud Sakit Apa Sampai Harus Medical Check-Up di Singapura? Bisa Pas dengan GP Singapura

Rudy Masud Sakit Apa Sampai Harus Medical Check-Up di Singapura? Bisa Pas dengan GP Singapura

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Hanya Ganti Baju Balap Honda ADV160 Trico Edition Dibanderol Lebih Mahal

Hanya Ganti Baju Balap Honda ADV160 Trico Edition Dibanderol Lebih Mahal

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Profit Turun, Penjualan Surut: Petinggi Honda Angkat Suara Terkait Kerugian Jumbo

Profit Turun, Penjualan Surut: Petinggi Honda Angkat Suara Terkait Kerugian Jumbo

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Sensasi "India" di Honda Kian Kental di 2028: Potong Biaya Pengembangan, Gandeng Tata Technologies

Sensasi "India" di Honda Kian Kental di 2028: Potong Biaya Pengembangan, Gandeng Tata Technologies

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Honda ADV 160 Resmi Mengaspal di India: Harga Lebih Murah Rp7 Jutaan dan Kebal Etanol E85

Honda ADV 160 Resmi Mengaspal di India: Harga Lebih Murah Rp7 Jutaan dan Kebal Etanol E85

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Terkini

IHSG Terus Merosot ke Level 4.900 Senin Pagi

IHSG Terus Merosot ke Level 4.900 Senin Pagi

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:17 WIB

Pakai Uang Istri untuk Selingkuh, Suami di Bandar Lampung Bikin Sandiwara Kena Todong Senpi

Pakai Uang Istri untuk Selingkuh, Suami di Bandar Lampung Bikin Sandiwara Kena Todong Senpi

Lampung | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Santai Hadapi Isu Ijazah Palsu, Jokowi: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Santai Hadapi Isu Ijazah Palsu, Jokowi: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pabrik Sepeda, Industri Dalam Negeri Kuasai Ekspor

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pabrik Sepeda, Industri Dalam Negeri Kuasai Ekspor

Jatim | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Jangan Cuma Jerat Pelaksana Teknis! ICW Desak KPK Periksa Eks Kepala BNPB Suharyanto

Jangan Cuma Jerat Pelaksana Teknis! ICW Desak KPK Periksa Eks Kepala BNPB Suharyanto

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Apakah Viva Air Mawar Bisa Dijadikan Toner? Ini Cara Pakainya

Apakah Viva Air Mawar Bisa Dijadikan Toner? Ini Cara Pakainya

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Perbedaan Sifat Leo Juli dan Leo Agustus, Sama-Sama Percaya Diri tapi Beda Karakter

Perbedaan Sifat Leo Juli dan Leo Agustus, Sama-Sama Percaya Diri tapi Beda Karakter

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:08 WIB

Kembali ke Sekolah, Siswa di Pekanbaru Diwajibkan Pakai Masker

Kembali ke Sekolah, Siswa di Pekanbaru Diwajibkan Pakai Masker

Riau | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Didenda Rp1,5 T, DSSA Justru Mau Buyback Saham Rp1 T

Didenda Rp1,5 T, DSSA Justru Mau Buyback Saham Rp1 T

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:04 WIB

Ritual Fere Kie di Gamalama, Tradisi Spiritual Masyarakat Ternate

Ritual Fere Kie di Gamalama, Tradisi Spiritual Masyarakat Ternate

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:00 WIB

×