Topeng Monyet Masuk Medsos Otomotif Luar Negeri, Ini Kata Warganet di Sana

Angga Roni Priambodo | Suara.com

Jum'at, 11 Januari 2019 | 13:01 WIB
Topeng Monyet Masuk Medsos Otomotif Luar Negeri, Ini Kata Warganet di Sana
Ilustrasi beberapa ekor monyet. [Shutterstock]

Suara.com - Atraksi topeng monyet kini memang tuai kontroversi. Ada yang pro namun ada juga yang kontra terhadap atraksi primata tersebut. Ada yang menyebutnya sebagai hiburan, namun tak sedikit yang menganggapnya penyiksaan terhadap hewan.

Satu hal menarik, atraksi topeng monyet ternyata mulai 'merambah' luar negeri. Sebuah akun Instagram otomotif yang cukup populer mengunggah video atraksi topeng monyet yang sedang menaiki motor-motoran. 

Salah satu aksi yang dilakukan si monyet adalah dengan bergaya layaknya pembalap dengan menunggangi motor-motoran, yang biasanya terbuat dari bahan kayu. Monyet yang masih terikat dengan rantai ini pun diperintahkan untuk berlaga layaknya seorang pembalap MotoGP.

Terkadang perlengkapan berkendara mulai dari helm hingga wearpack bak pembalap MotoGP pun dipakai oleh si monyet. Setelah diberikan motor-motoran oleh sang pawang, si monyet akan langsung menunggangi motornya dan dengan dibantu kedua kakinya, monyet akan mulai melaju di atas 'motor balapnya'.

Baru-baru ini, akun Instagram @rideforlifeofficial_ yang rajin mengunggah foto atau video tentang otomotif, mengunggah video aksi topeng monyet yang sedang beraksi dengan motor-motoran.

Pada caption, @rideforlifeofficial_ menuliskan ''Penyiksaan binatang atau untuk hiburan?''

Memang, kesenian jalanan ini lebih sering dijumpai di negara-negara Asia, sehingga bagi masyarakat dari Eropa atau Amerika pun menanggapi atraksi topeng monyet ini dengan berbeda. Nggak sedikit warganet yang mengatakan atraksi topeng monyet sebagai bentuk penyiksaan binatang.

''menyiksa binatang sih, tapi ya menghibur. Tapi siapa yang tahu apa yang dilalui si monyet untuk mempelajari atraksi-atraksinya. Aku menebak, si monyet dipaksa untuk mempelajarinya,'' kata @benjamin_vadocz.

''Sepertinya sih, si monyet menikmati atraksinya itu, tapi yang jadi pertanyaan adalah bagaimana melatih si monyet untuk melakukan atraksinya?'' tulis @chronicpainkilla840 di kolom komentar.

Sebagai informasi tambahan, atraksi topeng monyet ini jugadijumpai di beberapa negara-negara Asia seperti India, Thailand, Tiongkok hingga Jepang.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kaleidoskop 2018: Produsen Otomotif Global yang Terpuruk

Kaleidoskop 2018: Produsen Otomotif Global yang Terpuruk

Otomotif | Senin, 31 Desember 2018 | 08:00 WIB

Seru ! Kontes Mobil Urban Listrik: UMM Pecahkan Rekor Asia

Seru ! Kontes Mobil Urban Listrik: UMM Pecahkan Rekor Asia

Otomotif | Senin, 03 Desember 2018 | 08:15 WIB

Mitsubishi India Lirik Xpander untuk Saingi Ertiga?

Mitsubishi India Lirik Xpander untuk Saingi Ertiga?

Otomotif | Kamis, 23 Agustus 2018 | 14:00 WIB

Topeng Monyet Kini Terlarang di Jawa Timur

Topeng Monyet Kini Terlarang di Jawa Timur

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 14:51 WIB

Terkini

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:15 WIB

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:12 WIB

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:09 WIB

Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan

Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:05 WIB

Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara

Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:58 WIB

Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar

Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar

Sport | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:13 WIB

Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup

Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup

Sport | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:38 WIB

Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar

Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar

Sport | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:33 WIB

Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games

Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games

Sport | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:55 WIB

NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025

NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025

Sport | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:51 WIB