Efek Domino Liliyana Pensiun, PBSI Tak Pasang Target Muluk di All England

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Pebulutangkis ganda campuran Liliyana Natsir atau yang biasa dipanggil Butet saat acara perpisahan dirinya di Istora Senayan, Jakara, Minggu (27/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Pebulutangkis ganda campuran Liliyana Natsir atau yang biasa dipanggil Butet saat acara perpisahan dirinya di Istora Senayan, Jakara, Minggu (27/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Liliyana Natsir memutuskan pensiun usai Indonesia Masters 2019.

Suara.com - Sektor ganda campuran pelatnas PBSI tak pasang target muluk di All England 2019. Sektor yang diasuh Richard Mainaky itu hanya mengusung misi minimal lolos ke babak semifinal.

Hal itu dikatakan Asisten Pelatih Ganda Campuran Pelatnas PBSI, Nova Widianto, saat ditemui langsung di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019).

Menurut Nova, faktor singkatnya waktu persiapan menjadi salah satu kendala utama.

Para pemain pelatnas disebutnya hanya punya waktu di bawah satu bulan sebelum turun di All England 2019 yang akan berlangsung awal Maret mendatang.

"Untuk target ke All England 2019, kami tak bisa pasang target yang muluk-muluk. Karena persiapan juga mepet ini, tidak sampai sebulan. Mungkin semifinal dulu lah," ujar Nova.

Asisten Pelatih Ganda Campuran Pelatnas PBSI, Nova Widianto, ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Asisten Pelatih Ganda Campuran Pelatnas PBSI, Nova Widianto, ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Nova memaparkan jika dirinya dan Richard Mainaky baru berani memasang target tinggi di Kejuaraan Dunia 2019.

Pada turnamen yang akan berlangsung pada 19-25 Agustus di Swiss, Tontowi Ahmad dan kolega disebutnya sudah lebih fit dan siap.

"Kami berani pasang target lebih tinggi lagi nanti di Kejuaraan Dunia. Persiapan All England kami enggak sampai sebulan. Kemarin baru main dari Malaysia Masters, Indonesia Masters, karena liburan juga lama,"ujar Nova.

Selain masalah minimnya waktu, sektor ganda campuran juga baru ditinggal dua pemain putri seniornya, Liliyana Natsir dan Debby Susanto.

Infografis Liliyana Natsir. [Suara.com/Aldie Syaf Bhuana]
Infografis Liliyana Natsir. [Suara.com/Aldie Syaf Bhuana]

Keduanya memutuskan gantung raket usai Indonesia Masters 2019 yang berakhir 27 Januari lalu.

"Sebelum All England juga nanti ada liga (Djarum Superliga 2019). Jadi kami maksimalkan persiapan sedikit-sedikit saja. Sekarang persiapan enggak bisa penuh," tukas Nova Widianto.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS