Praveen Punya Bakat Istimewa, Tapi...

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Praveen Punya Bakat Istimewa, Tapi...
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, menang atas Ren Xiangyu/Zhou Chaomin (Cina), dengan skor 21-13 dan 21-19, di babak pertama Malaysia Masters 2019, Rabu (16/1). [Humas PBSI]

Praveen/Melati menjadi satu dari dua pasangan ganda campuran PBSI yang mendapatkan Surat Keputusan (SK) Prioritas.

Suara.com - Asisten Pelatih Ganda Campuran Pelatnas PBSI , Nova Widianto punya keyakinan besar jika Praveen Jordan memiliki kapasitas mumpuni untuk membangkitkan kedigdayaan sektor ganda campuran Indonesia.

Bersama Melati Daeva Oktavianti, Praveen disebut Nova menjadi sosok yang tepat untuk menggantikan peran Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir sebagai salah satu ganda campuran terbaik Indonesia.

Sebagaimana diketahui, duet Tontowi/Liliyana harus 'bercerai' menyusul keputusan Liliyana Natsir pensiun usai gelaran Indonesia Masters 2019, Minggu (27/1) lalu.

"Harusnya Ucok—sapaan akrab Praveen—sudah siap. Kalau dari bakat dia sudah mendekati, bahkan tak hanya mendekati, namun secara kualitas Ucok itu istimewa," ujar Nova Widianto saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019).

Namun, harapan tak selalu jadi kenyataan. Usai meraih gelar juara All England 2016 bersama Debby Susanto, penampilan Praveen bisa dibilang cendrung menurun.

Praveen Jordan/Debby Susanto membawa harum nama Indonesia dengan menjadi juara di turnamen bulutangkis tertua di dunia [Humas PBSI]
Praveen Jordan/Debby Susanto membawa harum nama Indonesia dengan menjadi juara di turnamen bulutangkis tertua di dunia, All England. [Humas PBSI]

Bersama Melati, Praveen kini terdampar diperingkat 15 dunia. Padahal, saat bersama Debby, pebulutangkis kelahiran Bontang, Kalimantan Timur itu sempat mencicipi peringkat dua dunia.

Nova menyebut menurunnya performa Praveen disebabkan oleh sikap sang pemain yang terbilang buruk.

Bakat istimewa yang melekat dalam diri Praveen disebut Nova kini tertutup oleh karakter yang kurang disiplin.

"Ucok istimewa dari bakat loh ya. Tapi dari karakter itu yang menghambat. Padahal usai Butet—sapaan akrab Liliyana—pensiun dia sudah bisa menggantikan, tapi nyatanya tidak," ujar Nova.

"Ya tugas kami mau tak mau itu, harus lebih keras lagi (mengembalikan) kedisiplinan dia dan sebagainya," imbuhnya.

Asisten Pelatih Ganda Campuran Pelatnas PBSI, Nova Widianto, ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Asisten Pelatih Ganda Campuran Pelatnas PBSI, Nova Widianto, ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Praveen/Melati menjadi satu dari dua pasangan ganda campuran PBSI yang mendapatkan Surat Keputusan (SK) Prioritas.

Bersama Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, keduanya menjadi tumpuan Indonesia menuju Olimpiade 2020.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS