Suara.com - Sambut musim baru 2019-2020, penyelenggara Indonesian Basketball League (IBL) godok aturan baru. Salah satunya terkait kuota pemain asing di setiap tim.
Dalam beberapa tahun belakangan, IBL menerapkan mekanisme penggunaan dua pemain asing disetiap tim. Dengan syarat, salah satu pemain asing tersebut tak boleh memiliki tinggi di atas 188 cm.
Namun, aturan tersebut sepertinya akan segera berubah. Direktur IBL, Hasan Gozali menjelaskan, pihaknya saat ini tengah mengkaji aturan untuk menambah jumlah pemain asing menjadi tiga orang bagi setiap tim.
Hal itu disebut Hasan demi mengakomodir percepatan prestasi Timnas Indonesia yang berambisi lolos ke Piala Dunia Basket atau FIBA World Cup 2023.
Sebagaimana diketahui, Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah FIBA World Cup 2023 bersama Filipina dan Jepang.
Namun, melihat kualitas tim saat ini, FIBA selaku federasi bola basket dunia meminta skuat Garuda berbenah sebelum tampil di putaran final.
"Dengan adanya penambahan pemain asing dalam skuad setiap tim IBL, hal itu dapat menambah kekuatan tim. Terutama bagi klub IBL yang pemainnya banyak dipanggil untuk bergabung dengan Timnas," ujar Hasan dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (7/7/2019).
"Keberadaan pemain asing ini, selama pengaturan dan mekanisme penggunaannya tepat, dapat memberikan dampak positif bagi pemain Indonesia terutama dalam hal pengetahuan basket dan peningkatan rasa percaya diri," sambungnya.
Hingga kini, mekanisme terkait penambahan jumlah pemain asing di setiap tim IBL belum final. Aturan baru ini akan menjadi salah satu agenda IBL pada rapat pemilik klub pada Juli 2019 ini.