Beredar Selebaran Cabor yang Dicoret dari PON 2020, Menpora: Sabar Sebentar

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Senin, 02 September 2019 | 17:25 WIB
Menpora Imam Nahrawi di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (23/8/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Menpora Imam Nahrawi menegaskan penentuan jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan di PON 2020 Papua belum final.

Penegasan ini seiring beredarnya selebaran cabor-cabor yang dicoret dari pertandingan PON 2020. Tercatat ada 15 cabor yang dicoret.

Antara lain dansa, ski air, gateball, petanque, woodball, catur, bridge, kempo, wushu, bola tangan, sepak takraw, soft tennis, aerosport, balap sepeda, dan akuatik.

Hoax selebaran info terkait cabor yang dicoret dari penyelenggaraan PON 2020 Papua. [Ist]
Hoax selebaran info terkait cabor yang dicoret dari penyelenggaraan PON 2020 Papua. [Ist]

Menpora mengatakan segala informasi yang menyebut jumlah pasti cabor yang dipertandingkan di PON 2020 dalam beberapa hari terakhir dipastikan hoax.

"Yang muncul ke permukaan belum dikonsultasikan ke saya. Makanya suruh sabar sebentar sampai tunggu putusan terakhir usulan sampai rapat kabinet," ujar Menpora Imam Nahrawi usai rapat dengan Komisi X DPR di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Menpora juga menjelaskan surat keputusan terkait penentuan cabor dari Gubernur Papua Lukas Enembe yang rencananya diterima pihak Kemenpora hari ini, Senin (2/9/2019), juga belum diterimanya.

"Belum. Dari Kemenpora, KONI, belum masuk ke saya sampai sekarang. Jadi yang (informasi yang) muncul perlu dipertanyakan keabasahannya," tegasnya.

"Karena saya diberi waktu untuk melihat nanti cabor-cabor mana saja, nomor pertandingan apa yang sesuai dengan ketersediaan venue," jelas Menpora Imam Nahrawi.

Menpora Imam Nahrawi usai rapat bersama Komisi X DPR di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Menpora Imam Nahrawi usai rapat bersama Komisi X DPR di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Pemerintah telah memutuskan pengurangan jumlah cabor PON 2020 Papua dari semula 45 menjadi maksimal 37 cabor.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Jumlah Cabor PON 2020 Papua, Menpora: Belum Final, Masih...

Soal Jumlah Cabor PON 2020 Papua, Menpora: Belum Final, Masih...

Sport | Senin, 02 September 2019 | 15:55 WIB

Tok...Tok...Tok...! Resmi, Cabor PON 2020 Papua Dikurangi

Tok...Tok...Tok...! Resmi, Cabor PON 2020 Papua Dikurangi

Sport | Kamis, 29 Agustus 2019 | 19:35 WIB

Apresiasi Hendra / Ahsan, Imam: Jangan Berhenti Beri Kado buat Ibu Pertiwi

Apresiasi Hendra / Ahsan, Imam: Jangan Berhenti Beri Kado buat Ibu Pertiwi

Sport | Rabu, 28 Agustus 2019 | 19:05 WIB

Ultah, Hendra dan Pelatih Dapat Kejutan dari Menpora

Ultah, Hendra dan Pelatih Dapat Kejutan dari Menpora

Sport | Rabu, 28 Agustus 2019 | 17:40 WIB

Sabet Emas Kejuaraan Dunia 2019, Hendra / Ahsan Diciprat Bonus Ratusan Juta

Sabet Emas Kejuaraan Dunia 2019, Hendra / Ahsan Diciprat Bonus Ratusan Juta

Sport | Rabu, 28 Agustus 2019 | 15:59 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×