Suara.com - Pelatih tim nasional basket 3x3 Indonesia, Ali Budimansyah menilai mentalitas anak latihnya masih harus ditingkatkan jelang mengikuti SEA Games 2019.
Pernyataan Budi--sapaan akrab Ali Budimansyah-- merujuk hasil uji coba di turnamen 3x3 Jakarta International Challenge, di mana Indonesia hanya mampu menduduki posisi runner-up pada laga yang berlangsung di CGV FX Senayan, Jakarta, Sabtu (9/11/2019).
Timnas basket 3x3 Merah Putih takluk dari tim Chooke and Go Filipina di laga final. Oky Wira Sanjaya dan kawan-kawan kalah 17-21.
"Tekad untuk menang di final masih kurang kuat," ujar Ali Budimansyah dalam rilis yang diterima Suara.com, Senin (11/11/2019).
Indonesia bukan tanpa perlawanan saat menghadapi Chooke and Go. Mereka sempat memaksa angka imbang 15-15, sebelum akhirnya gagal membendung determinasi lawan.
"Filipina walau bukan tim nasional tetap tangguh. Mereka memang tim khusus untuk pertandingan 3X3," jelas Ali.
Hasil uji coba ini dinilai Budi membuka mata bahwa transisi permainan timnas basket 3x3 Indonesia masih harus dievaluasi. Surliyadin dan kawan-kawan kerap kali salah posisi saat transisi menyrang ke bertahan atau sebaliknya.
"Jadi saat kesempatan menyerang setelah melakukan defense, para pemain kita posisinya kurang pas," pungkasnya.
Turnamen 3x3 Jakarta International Challenge juga diikuti tim nasional Vietnam , Malaysia dan Cina Taipei. Indonesia sukses mengalahkan ketiganya di babak penyisihan.