Efek Virus Corona, MotoGP Thailand Terancam Batal Digelar

Angga Roni Priambodo, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 14 Februari 2020 | 17:59 WIB
Efek Virus Corona, MotoGP Thailand Terancam Batal Digelar
(Dari kanan): Andrea Dovizioso (Ducati), Marc Marquez (Repsol Honda), Valentino Rossi (Movistar Yamaha), Maverick Vinales (Movistar Yamaha) dan Dani Pedrosa (Repsol Honda), saat menjalani balapan MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Minggu (7/10/2018).

Suara.com - Virus Corona yang menyebar di beberapa negara menyebabkan gelaran balap internasional terancam dibatalkan. Sebelumnya F1 China yang akan digelar April resmi dibatalkan.

Ternyata tidak cuma itu saja, MotoGP Thailand terancam dibatalkan juga lho. MotoGP Thailand menjadi seri kedua balap motor yang diselenggarakan di 22 Maret mendatang.

Namun kabar mengenai virus Corona yang menyebar hingga ke beberapa negara, membuat pihak Dorna menunggu kepastian untuk seri tersebut.

MotoGP Thailand yang tahun lalu kembali memecahkan rekor jumlah penonton di sirkuit, menjadi terancam virus Corona.

Sedangkan untuk MotoGP Qatar yang menjadi seri perdana MotoGP 2020, tetap akan berlangsung 8 Maret mendatang.

"Kami akan berangkat ke Qatar dengan aman dan tetap sesuai jadwal, sebab mereka (pihak penyelenggara) menjamin kalau itu tidak akan berbahaya," ungkap Carmelo Ezpeleta dilansir dari GPOne.com.

Marc Marquez Cetak Sejarah, Pembalap MotoGP Pertama yang Menang di Sirkuit Chang, Thailand. (Twitter/MotoGP)
Marc Marquez Cetak Sejarah, Pembalap MotoGP Pertama yang Menang di Sirkuit Chang, Thailand. (Twitter/MotoGP)

Bisa saja lebih aman, karena letak Qatar yang lumayan jauh dari China, sehingga kemungkinan serangan virus Corona menjadi lebih minim.

"Tetapi untuk Thailand yang lebih dekat dengan wabah, kami bertanya ke Pemerintah (Thailand) tentang informasi dan kami menunggu jawabannya," ungkap CEO Dorna Sport tersebut selaku promotor MotoGP.

Menurut Carmelo Ezpeleta, keputusan untuk menggelar MotoGP Thailand menjadi tergantung dari jawaban yang diberikan oleh Pemerintah Thailand.

baca juga

"Keamanan selau menjadi hal penting pertama untuk kami, jika kami tidak bisa melakukannya di Maret, maka kami akan mencari jadwal lainnya," ungkap pria kelahiran 1946 ini.

Namun menurutnya, Dorna akan tetap menunggu kepastian kabar dari Pemerintah Thailand untuk gelaran MotoGP Thailand.

"Kami menunggu kabar dalam beberapa hari kedepan, sebelum menuju Qatar," jelasnya.

Semoga ada kabar baik dari pihak pemerintah Thailand, dan gelaran MotoGP seri kedua tetap berjalan semestinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjelasan Ilmuwan Harvard soal Hasil Studi Ada 5 Kasus Corona di Indonesia

Penjelasan Ilmuwan Harvard soal Hasil Studi Ada 5 Kasus Corona di Indonesia

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 17:09 WIB

Besok WNI di Natuna Dipulangkan, Transit di Bandara Halim Perdana Kusumah

Besok WNI di Natuna Dipulangkan, Transit di Bandara Halim Perdana Kusumah

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 16:46 WIB

Wabah Virus Corona, Grand Prix F1 China Terancam Batal

Wabah Virus Corona, Grand Prix F1 China Terancam Batal

Sport | Kamis, 06 Februari 2020 | 02:05 WIB

Terkini

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah

Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK

Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit

Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Inovasi Online Dashcam Dekkalive Trio Beri Kemudahan Pantau Kondisi Kendaraan Secara Langsung

Inovasi Online Dashcam Dekkalive Trio Beri Kemudahan Pantau Kondisi Kendaraan Secara Langsung

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Indeks CFX10 Naik Tipis, Harga Enthereum Merosot

Indeks CFX10 Naik Tipis, Harga Enthereum Merosot

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Kemenkes soal Komentar Nakes ke Mendiang Yusrizal: Empati di Medsos Bagian dari Profesionalisme

Kemenkes soal Komentar Nakes ke Mendiang Yusrizal: Empati di Medsos Bagian dari Profesionalisme

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:31 WIB

5 Ampoule Korea Anti-Aging Bikin Kulit Kencang dan Awet Muda

5 Ampoule Korea Anti-Aging Bikin Kulit Kencang dan Awet Muda

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Febrie Adriansyah, Sebut Itu Hak Tersangka

Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Febrie Adriansyah, Sebut Itu Hak Tersangka

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:26 WIB

×