Kabar Duka! Legenda Dunia Balap Meninggal Dunia

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Minggu, 12 April 2020 | 19:43 WIB
Kabar Duka! Legenda Dunia Balap Meninggal Dunia
Legenda dunia balap Sir Stirling Craufurd Moss mengendarai mobil balap Mercedes Benz W196 1954 dalam Goodwood's Festival of Speed di Inggris, 5 Juli 2009. [AFP/Max Nash]

Suara.com - Legenda dunia balap asal Inggris Sir Stirling Craufurd Moss meninggal dunia, Minggu (12/4/2020), pada usia 90 tahun setelah sakit berkepanjangan.

"Dia meninggal sebagaimana dia hidup, terlihat mengagumkan," kata sang istri, Susie dikutip Suara.com dari Daily Mail, Minggu malam.

"Dia hanya lelah pada akhirnya dan dia menutup mata indahnya, demikian."

Media Inggris menyebut Moss meninggal karena ada infeksi di bagian dadanya yang ia dapati di Singapura pada Desember 2016, sehingga ia pensiun dari publik dua tahun kemudian.

Tak ada indikasi yang menyebut Moss meninggal berkaitan dengan virus Corona.

Stirling Moss berada di jajaran pebalap Formula 1 terbaik sepanjang masa kendati ia belum pernah memenangi satu pun kejuaraan dunia, namun finis runner-up empat kali, dan peringkat ketiga di tiga tahun kejuaraan lainnya.

Menjadi rekan satu tim juara dunia lima kali asal Argentina Juan Manuel Fangio di tim Mercedes, Moss menyintas salah satu era paling mematikan di dunia balap dengan memenangi 16 grand prix di tahun 1950-an dan awal 1960-an.

Moss juga menjadi orang Inggris pertama yang memenangi grand prix di kandang, mengalahkan Fangio di Sirkuit Aintree di Liverpool untuk Mercedes pada 1955.

Dunia balap berduka atas kabar meninggalnya Moss, yang disebut oleh Formula 1 legenda dan salah satu yang terbaik sepanjang masa.

"Seorang pesaing yang luar biasa, pebalap yang sangat berbakat, dan pria yang sempurna, ia meninggalkan tanda kebesaran tak terhapuskan pada sejarah motorsport internasional," kata pihak McLaren menyampaikan belasungkawa.

Kemudian mantan pebalap F1 yang kini menjadi komentator Martin Brundle melihat Moss sebagai seorang pebalap yang tangguh dan sopan.

Namun karena sifat sportifnya, Stirling Moss gagal menjadi juara dunia pertama asal Inggris setelah ia membela tindakan rival senegaranya Mike Hawthorn menyusul insiden di Grand Prix Portugal 1985.

Moss meyakinkan steward sehingga membuat Hawthorn terhindar dari penalti pemotongan enam poin. Hawthorn tahun itu pun memenangi kejuaraan dengan selisih satu poin.

"Saya merasa itu tidak benar dan saya datang dan memberi bukti atas nama Mike dan mengatakan dia tak seharusnya didiskualifikasi," kata Moss.

Moss memandang Grand Prix Monako 1961 sebagai balapan F1 terbaik yang ia jalani. Tapi Mille Miglia 1955, balapan mobil sport di jalanan raya Italia, menjadi salah satu yang dikenang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos McLaren: Formula 1 Dalam Kondisi Sangat Rapuh Saat Ini

Bos McLaren: Formula 1 Dalam Kondisi Sangat Rapuh Saat Ini

Sport | Selasa, 07 April 2020 | 01:05 WIB

Ecclestone: Formula 1 2020 Harus Dibatalkan

Ecclestone: Formula 1 2020 Harus Dibatalkan

Sport | Minggu, 05 April 2020 | 15:50 WIB

Grand Prix Australia Dibatalkan, Nasib Formula 1 2020 di Ujung Tanduk

Grand Prix Australia Dibatalkan, Nasib Formula 1 2020 di Ujung Tanduk

Sport | Jum'at, 13 Maret 2020 | 17:30 WIB

Cegah Penularan Corona, Penjualan Tiket Formula 1 Grand Prix Ditangguhkan

Cegah Penularan Corona, Penjualan Tiket Formula 1 Grand Prix Ditangguhkan

Sport | Sabtu, 07 Maret 2020 | 03:05 WIB

7 Tim Formula 1 Keberatan Hasil Investigasi FIA ke Ferrari Tak Dipublikasi

7 Tim Formula 1 Keberatan Hasil Investigasi FIA ke Ferrari Tak Dipublikasi

Sport | Kamis, 05 Maret 2020 | 03:05 WIB

Terkini

PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung

PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung

Sport | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:26 WIB

Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat

Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat

Sport | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:30 WIB

Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat

Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat

Sport | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:25 WIB

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Sport | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:49 WIB

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB