Begini Sesumbar Valentino Rossi Usai Hengkang dari Monster Yamaha

Angga Roni Priambodo, Cesar Uji Tawakal

Selasa, 02 Juni 2020 | 15:37 WIB
Begini Sesumbar Valentino Rossi Usai Hengkang dari Monster Yamaha
Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, melakuan aksi wheelie pada hari kedua latihan bebas MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Jumat (1/11/2019). [AFP/Mohd Rasfan]

Suara.com - Pembalap veteran MotoGP, Valentino Rossi saat ini kerap dihubungkan dengan tim satelit, Petronas Yamaha usai dirinya dipastikan keluar dari tim pabrikan, Monster Yamaha di tahun 2021.

Posisinya di tim pabrikan tersebut digusur oleh pembalap muda asal Prancis, Fabio Quartararo. Walaupun Rossi belum juga memutuskan bakal gabung dengan tim Petronas, tetapi ia sesumbar bahwa jika ia gabung di tim tersebut, ia tak mau cuma menjadi pelengkap.

Dilansir dari Motorsport, Rossi menganggap bahwa tim tersebut cukup kompetitif layaknya tim pabrikan. Ia pun tak mau gabung tim tersebut jika cuma dalam rangka touring perpisahan.

Selain itu, ia juga megatakan bahwa dirinya merasa nyaman berada di rumah saat pandemi virus corona. Hal itu membuatnya bisa lebih tenang memikirkan masa depannya.

"Bagi saya, rasanya sangat aneh karena sejak 1995, saya bepergian ke seluruh dunia, ke berbagai sirkuit. Ini adalah perasaan yang aneh pada awalnya, tetapi saya sangat suka berada di rumah saya dan terutama hidup tanpa tekanan terus-menerus dari hasil balapan," ucapnya.

Pembalap MotoGP dari Yamaha, Valentino Rossi (kiri) bertatapan dengan Fabio Quartararo, pembalap Petronas Yamaha SRT di Sirkuit Losail, Doha, Qatar pada Maret 2019. [AFP/Giuseppe Cacace]
Pembalap MotoGP dari Yamaha, Valentino Rossi (kiri) bertatapan dengan Fabio Quartararo, pembalap Petronas Yamaha SRT di Sirkuit Losail, Doha, Qatar pada Maret 2019. [AFP/Giuseppe Cacace]

"Ini adalah perasaan yang baik, saya bisa memikirkan sedikit kehidupan masa depan saya ketika saya berhenti balap sepeda. Ini bagus dan saya bisa mengambil keputusan dengan lebih mudah," imbuhnya.

Terkait potensi dirinya di Petronas, Rossi menegaskam jika tim tersebut punya banyak orang berbakat yang masih muda.

"Saya sangat senang dengan kesempatan saya bersama tim Petronas, pastinya itu bukan tim pabrikan, tetapi tim yang hebat. Level mereka sangat tinggi secara teknis dan pribadi. Mereka melakukan pekerjaan yang fantastis bersama Quartararo dan Morbidelli, " tutur the Doctor.

"Saya tidak ingin melakukan tur perpisahan. Saya membaca di surat kabar ada kata-kata 'tur perpisahan'. Tidak. Saya hanya akan pergi ke Petronas jika saya pikir saya bisa bersaing, saya bisa memenangkan balapan, saya bisa mencoba berjuang untuk podium." ucap pembalap Italia tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembalap Ini Bongkar Rahasia Marc Marquez Taklukkan Rival, Bisa Ditiru nih

Pembalap Ini Bongkar Rahasia Marc Marquez Taklukkan Rival, Bisa Ditiru nih

Sport | Selasa, 02 Juni 2020 | 11:20 WIB

Kode Ayah tentang Masa Depan Valentino Rossi, Pensiun?

Kode Ayah tentang Masa Depan Valentino Rossi, Pensiun?

Sport | Selasa, 02 Juni 2020 | 10:30 WIB

Balapan MotoGP di Motegi Batal Digelar, Bagimana dengan Sepang dan Buriram?

Balapan MotoGP di Motegi Batal Digelar, Bagimana dengan Sepang dan Buriram?

Sport | Senin, 01 Juni 2020 | 20:45 WIB

Terkini

Keistimewaan Weton Sabtu Pahing, Neptu Tertinggi 18 Menurut Primbon Jawa

Keistimewaan Weton Sabtu Pahing, Neptu Tertinggi 18 Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 08:25 WIB

Negara Ring of Fire, Mengapa Anggaran Bencana Masih Seperti Lelucon?

Negara Ring of Fire, Mengapa Anggaran Bencana Masih Seperti Lelucon?

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 08:24 WIB

Invasi Mobil China Makin Masif, Pemasok Otomotif Eropa Minta Perlindungan

Invasi Mobil China Makin Masif, Pemasok Otomotif Eropa Minta Perlindungan

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 08:21 WIB

Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama

Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 08:17 WIB

Contoh Energi Alternatif dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Energi Alternatif dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-hari

News | Sabtu, 12 September 2026 | 08:05 WIB

Karhutla Siak Capai 273 Hektare, Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan

Karhutla Siak Capai 273 Hektare, Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 08:04 WIB

Tak Butuh Internet, AC Polytron Ubah Suara Jadi Perintah dengan Voice Sense

Tak Butuh Internet, AC Polytron Ubah Suara Jadi Perintah dengan Voice Sense

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 08:03 WIB

Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Kerabat Kisahkan Kegigihan Arie Basuki

Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Kerabat Kisahkan Kegigihan Arie Basuki

News | Sabtu, 12 September 2026 | 08:00 WIB

Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Foto | Sabtu, 12 September 2026 | 08:00 WIB

Horor Tol Jomo KM 687: Diduga Sopir Mengantuk, Hiace Hantam Truk, 4 Nyawa Melayang

Horor Tol Jomo KM 687: Diduga Sopir Mengantuk, Hiace Hantam Truk, 4 Nyawa Melayang

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 07:56 WIB

×