Suara.com - Valentino Rossi dikabarkan bakal segera menandatangani kontrak bersama Petronas Yamaha SRT di seri perdana MotoGP 2020, 19 April mendatang.
Namun, pengamat MotoGP sekaligus mantan manajernya, Carlo Pernat, menyebut The Doctor masih butuh waktu sebelum menentukan masa depannya di MotoGP.
"Berapa kali muncul kabar ia akan segera teken kontrak dan kemudian semua berlalu begitu saja," ujar Pernat dikutip GPOne, Selasa (7/7/2020).
![Pebalap veteran MotoGP Valentino Rossi (tengah) dan pengamat MotoGP Carlo Pernat (kanan). [Instagram@carlo_pernat_official]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/06/16/80006-valentino-rossi-dan-carlo-pernat.jpg)
"Saya yakini meskipun di Yamaha, mungkin Rossi butuh waktu untuk membuat keputusan," sambungnya.
Pernyataan Pernat didasari oleh situasi MotoGP 2020 yang sempat tertunda akibat pandemi virus Corona Covid-19.
Lama tak balapan membuat seluruh rider, tak hanya Rossi, harus meraba-raba lagi situasi sebelum memutuskan suatu hal penting di masa mendatang.
Rossi sendiri pernah mengatakan bakal mengambil keputusan apabila telah menjalani beberapa seri balapan. Hal itu dikatakannya sebelum pandemi virus Corona menghantam dunia.
Dengan usia yang sudah tak muda lagi yakni 41 tahun, Pernat ragu apabila Rossi bakal sesegera mengambil keputusan.
Selain bergabung dengan Petronas Yamaha, bukan tak mungkin rider peraih sembilan gelar juara dunia itu justru pensiun di akhir MotoGP 2020.
“Opini saya, Rossi belum akan membuat pengumuman (di seri perdana MotoGP 2020). Saya pikir ia akan menunggu," beber Pernat.
"Vakumnya kegiatan karena virus corona membuat semua orang berteka-teki, termasuk Rossi."
"Anda harus memahami dulu bagaimana situasinya. Saya pikir Valentino Rossi baru membuat keputusan setelah beberapa lomba," tambahnya.