Targetkan Tim Uber Lolos Grup, PBSI: Bukan Pesimis, Tapi Realistis

Syaiful Rachman | Arief Apriadi
Targetkan Tim Uber Lolos Grup, PBSI: Bukan Pesimis, Tapi Realistis
Para atlet bulutangkis Indonesia menjalani latihan rutin di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (19/3/2020). [Humas PBSI]

Tim beregu putri Indonesia merupakan unggulan kelima di ajang Piala Uber 2020.

Suara.com - Tim beregu putri Indonesia tak dipatok target tinggi di Piala Uber 2020. Mereka hanya diminta minimal lolos dari babak penyisihan grup.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti, target itu tidak menggambarkan sikap pesimis.

PBSI disebut legenda bulutangkis itu, hanya mencoba realistis dengan komposisi tim yang ada.

"Sekarang ranking kita dibanding negara lain ya kalah. Dari peta kekuatan, dari kacamata saya sebagai mantan pemain, target kita delapan besar," kata Susy saat dihubungi Suara.com, Kamis (6/8/2020).

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (22/1/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (22/1/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]

"Menurut saya, apabila bisa melaju ke semifinal itu sudah bagus. Kalau yang paham bulutangkis bisa melihat hitung-hitungannya," tambahnya.

Tim beregu putri Indonesia hanya berada di daftar kelima seeded atau unggulan Piala Uber 2020. Mereka tertinggal dari Jepang, China, Korea Selatan, dan Thailand.

Dilihat secara sekilas, Susy menyebut hanya sektor ganda putri yang terlihat tampil konsisten, khususnya pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Sementara pasangan lain, dan tiga tunggal putri yang ada, belum menunjukkan performa yang stabil dan meyakinkan.

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, memberikan keterangan pers terkait kemenangan di semifinal Indonesia Masters 2020 melawan Kim So Yeong/Kong Hee Yong (Korsel) di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (18/1).  [Suara.com/Arief Apriadi]
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, memberikan keterangan pers terkait kemenangan di semifinal Indonesia Masters 2020 melawan Kim So Yeong/Kong Hee Yong (Korsel) di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (18/1). [Suara.com/Arief Apriadi]

"Kami mungkin masih harus kerja keras dalam dua hingga empat tahun lagi. Dari komposisi pemain yang ada, sudah ketahuan kelas kita ada di mana," jelas Susy.

"Tapi tetap sih kalau ditanya itu, saya mau kita bisa juara. Bukan tak mungkin itu bisa terjadi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS