alexametrics

Usai Zarco Kena Hukuman, Morbidelli: Tak Ada Dendam, Kami Masih Berteman

Irwan Febri Rialdi | Cesar Uji Tawakal
Usai Zarco Kena Hukuman, Morbidelli: Tak Ada Dendam, Kami Masih Berteman
Rider Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli (kiri) melaju dengan pembalap Esponsorama Racing Johann Zarco saat balapan MotoGP Austria di sirkuit Red Bull Ring, Spielberg.Joe Klamar / AFP

Morbidelli mengaku sudah move on dari insiden tersebut.

Suara.com - Johann Zarco kini resmi kena hukuman untuk memulai balapan dari pit lane pada Minggu esok . Hukuman ini merupakan buntut dari insiden mengerikan pekan lalu, di mana ia tak sengaja menutup jalur Franco Morbidelli dan terjadilah tabrakan.

Terkait hal ini, Morbidelli mengaku tak dendam atas ulah dari pembalap Avintia Ducati tersebut. Dilansir dari Crash (22/8/2020), dirinya sudah "selesai" dengan insiden tersebut.

"Kecelakaan ini sudah selesai buat saya. Saya tak akan berkomentar lagi mengenai ini. Sekarang itu urusan jajaran Stewards," kata pembalap Petronas Yamaha tersebut.

"Saya tak butuh dan tak ingin balas dendam ke Johann, seperti apa yang beberapa orang pikirkan. Saya tak punya apapun selain pertemanan dengannya, saya sudah kenal dia sejak kecil," imbuhnya.

Baca Juga: Jadi Biang Keladi Crash Horor MotoGP Austria, Johann Zarco Dikenai Sanksi

Selain itu, Johann Zarco mengatakan bahwa dirinya sudah pasrah dengan hukuman yang ia terima.

Rider Johann Zarco MotoGP melaju di sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria. JOE KLAMAR / AFP
Rider Johann Zarco MotoGP melaju di sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria. JOE KLAMAR / AFP

Pembalap asal Prancis ini lebih memilih untuk menjalani hukuman daripada memperpanjang urusan dengan pihak penyelenggara balap.

"Setidaknya saya dinyatakan fit untuk balapan. Pergelangan tangan saya pulih dengan cepat, walaupun masih ada sedikit rasa sakit," kata Zarco.

"Saya tak senang dengan hukuman ini, saya sempat ingin mengajukan banding namun hal itu terlalu rumit, bahkan bisa jadi banding saya ditolak, situasinya bakal buruk," imbuhnya.

"Jadi saya lebih memilih untuk menerima hukuman ini, dan melakukan balapan sebaik mungkin di Misano," tutup eks pembalap KTM tersebut.

Baca Juga: Insiden Horor di MotoGP Austria, Sirkuit Red Bull Ring Bikin Tembok Baru

Komentar