Suara.com - Kendati usianya sudah 41 tahun, Valentino Rossi rupanya dianggap masih mampu bertarung dengan baik melawan rivalnya yang usianya jauh berada di bawahnya.
Komentar tersebut disampaikan oleh Carlos Checa, eks pembalap MotoGP yang sempat menjadi juara dunia WSBK bersama Ducati.
Dilansir dari GP One (1/1/2021), pria Spanyol ini menilai bahwa performa Yamaha lah yang membuat performa dari keempat pembalapnya penuh kejanggalan.
"Berpindahnya Rossi ke tim Petronas Yamaha membuat dirinya kehilangan beberapa tekanan. Di tahun ini ia membuat beberapa kesalahan, namun dia mencoba memperbaikinya. Hasrat ingin menang Rossi membuatnya banyak melakukan kesalahan," ungkap pembalap tim pabrikan Yamaha di tahun 2004 tersebut.
Di tahun ini, Checa sempat menjagokan Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, namun prediksinya ternyata meleset.
![Carlos Checa (kiri) dan Valentino Rossi saat menghadiri konferensi pers di Sirkuit Sepang, Malaysia, 18 Oktober 2007. Keduanya pernah berduet di tim pabrikan Yamaha pada MotoGP 2004. [AFP/Tengku Bahar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/04/20/17374-carlos-checa-dan-valentino-rossi.jpg)
"Apa yang terjadi pada Yamaha itu aneh, baik pada Vinales ataupun Quartararo. Mereka punya potensi namun potensinya meredup tahun ini. Ini bukan tahun yang bagus untuk Yamaha, karena kendala teknis di mesinnya," tutur Checa.
"Menurut saya, mereka menangani ini secara buruk. Namun di sisi lain Morbidelli mampu bertarung memperebutkan gelar juara dengan motor yang mirip, ada detail kecil yang membuat perbedaan besar," pungkasnya.