Suara.com - Satria Muda Pertamina (Jakarta) tetap serius menjalani seri terakhir Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2021 yang akan digelar 5-10 April di gelembung Robinson Resort, Bogor, meskipun sudah mengamankan tiket ke play-off.
Forward Satria Muda, Kevin Yonas Argadiba Sitorus mengatakan bahwa seri keempat IBL 2021 merupakan pertandingan penting timnya guna memperbaiki kekurangan yang ada pada seri-seri sebelumnya.
“Persiapan kami tetap sama menghadapi seri keempat. Sasarannya adalah memperbaiki segala kekurangan terutama offensive rebound. Tujuannya adalah agar pada babak play-off nanti kami lebih siap,” kata Kevin dI laman resmi IBL.
Hal senada disampaikan Rivaldo Tandra Pangesthio. Kendati sudah lolos ke play-off, mereka tetap mewaspadai tim-tim lainnya.
“Kami respek terhadap semua lawan yang akan dihadapi pada seri keempat. Semua lawan berbahaya,” kata Rivaldo.
Menanggapi lawan yang bakal dihadapi pada pertandingan pertama seri keempat, yakni Indonesia Patriots, Rivaldo mengaku akan menunjukkan permainan Satria Muda sehingga para pemain timnas elite muda itu bisa belajar bagaimana bermain pada level profesional.
Satria Muda menjadi tim pertama yang memaksa Patriots bertekuk lutut sehingga mengakhiri catatan enam kemenangan beruntun yang diraih skuad asuhan Youbel Sondakh itu. Patriots kalah 66-70 di tangan Satria Muda.
“Patriots tim bagus. Yudha Saputera, Kelvin Sanjaya dan Aldy Izzatur Rachman harus diwaspadai,” tutur Rivaldo.
Setelah menghadapi Indonesia Patriots, skuad asuhan Milos Pejic itu selanjutnya menghadapi Bima Perkasa Jogja, Satya Wacana Saints Salatiga dan Bali United Basketball.
Satria Muda untuk sementara memimpin klasemen Divisi Putih dengan 22 poin dengan catatan 10 kemenangan dan dua kekalahan.
Prawira Bandung menjadi tim lainnya dari Divisi Putih yang sudah dipastikan tampil di play-off, dengan torehan 20 poin yang diraih dari delapan kemenangan dan empat kekalahan.
[Antara]