alexametrics

Ditambah Dayung, Ini 18 Atlet RI yang Telah Lolos ke Olimpiade Tokyo

Arief Apriadi
Ditambah Dayung, Ini 18 Atlet RI yang Telah Lolos ke Olimpiade Tokyo
Dua pedayung muda, Mutiara dan Melani, bersama manajer tim Budiman Setiawan (HO/PB PODSI)

"Saya harapkan ini bisa menjadi penyemangat untuk atlet di cabor lainnya yang sedang berjuang lolos kualifikasi," kata Sekjen NOC Indonesia Ferry Kono.

Suara.com - Indonesia kembali menambah kuota atlet yang lolos ke Olimpiade Tokyo. Kali ini lewat pedayung putri Mutiara Rahma Putri/Melani Putri yang lolos setelah tampil di Kualifikasi Olimpiade Rowing Zona Asia/Oceania di Jepang, awal Mei lalu.

Wakil Ketua Pengurus Besar Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) Budiman Setiawan menyampaikan hal tersebut saat menyambangi kantor Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) di Menara Olahraga Senayan, Jakarta, Senin (17/5/2021).

“Kami sangat bersyukur karena bisa meloloskan atlet di Olimpiade yaitu Mutiara/Melani yang turun di nomor lightweight women double sculls (LWX2). Kepastian penampilan mereka juga menjaga partisipasi keikutsertaan rowing di Olimpiade,” kata Budiman dalam rilis.

Mutiara/Melani finis di posisi keempat dengan catatan waktu 7 menit 35,71 detik dalam ajang kualifikasi yang berlangsung di Sea Forest Waterway.

Baca Juga: Rafael Nadal Masih Ragu ke Olimpiade Tokyo

Tuan rumah Chiaki Tomita/Ayami Oishi finis tercepat dengan catatan waktu 7 menit 15,84 detik. Mereka disusul pasangan Vietnam Thi Thao Luong/Thi Hao Dinh (7 menit 17,34 detik) dan Zeinab Norouzi Tazeh Kand/Kimia Zarei dari Iran (7 menit 23,86 detik).

“Jadi ada tiga kuota di nomor LWX2 yang diperebutkan. Berhubung Iran sudah resmi memastikan tiket Olimpiade, jadi posisi Indonesia naik dan lolos kualifikasi,” jelas Budiman.

Setelah dipastikan lolos, Mutiara/Melani akan menjalani persiapan di dalam negeri. Mereka akan melanjutkan pemusatan latihan di Pengalengan, Jawa Barat.

Sayangnya, persiapan keduanya sedikit terhambat lantaran try out ke Kejuaraan Rowing U-23 Eropa dibatalkan PB PODSI dengan pertimbangan masih adanya pandemi Covid-19.

Budiman menjelaskan hal ini harus diambil karena PB PODSI ingin menjaga kondisi fisik atlet-atletnya sebelum turun di Olimpiade Tokyo.

Baca Juga: Dua Atlet Dayung RI Lolos Olimpiade, WRF Tunggu Konfirmasi KOI

Pergi ke luar negeri akan membuat waktu latihan Mutiara/Melani terpotong oleh proses isolasi mandiri dan protokol kesehatan lainnya demi menghindari penyebaran infeksi virus Corona.

Komentar