Gagal di Olimpiade Tokyo, Andy Murray Pesimistis Bisa Tampil di Olimpiade Paris

Syaiful Rachman Suara.Com
Rabu, 28 Juli 2021 | 16:30 WIB
Gagal di Olimpiade Tokyo, Andy Murray Pesimistis Bisa Tampil di Olimpiade Paris
Andy Murray bertanding di babak perempat final tenis Olimpiade Tokyo 2020 di Ariake Tennis Park, Tokyo, Jepang, 28 Juli 2021. [AFP]

Suara.com - Karier gemilang Andy Murray di Olimpiade bisa saja berakhir, Rabu (28/7/2021), ketika petenis Inggris itu dan pasangannya Joe Salisbury tersingkir dari ganda putra di Olimpiade Tokyo setelah kalah tipis dari pasangan Kroasia Marin Cilic dan Ivan Dodig.

Murray yang berusia 34 tahun tiba di Tokyo untuk mencari hatrick medali emas di Olimpiade tetapi harus mundur sebelum pertandingan pembuka tunggal putra melawan Felix Auger-Aliassime dari Kanada karena cedera paha.

Dia malah memilih untuk bersaing di ganda putra dengan Salisbury namun kalah di perempat final dari pasangan Kroasia, 4-6 7-6(2) (10-7).

Andy Murray bertanding di babak perempat final tenis Olimpiade Tokyo 2020 di Ariake Tennis Park, Tokyo, Jepang, 28 Juli 2021. [AFP]
Andy Murray bertanding di babak perempat final tenis Olimpiade Tokyo 2020 di Ariake Tennis Park, Tokyo, Jepang, 28 Juli 2021. [AFP]

Murray yang akan berusia 37 tahun pada saat Olimpiade berikutnya diadakan di Paris pada 2024, belum tahu pasti rencananya ke depan.

"Saya tidak tahu apakah saya akan mendapatkan kesempatan untuk bermain lagi," kata Murray, yang juga meraih perak di ganda campuran Olimpiade London 2012, dikutip Antara dari Reuters, Rabu.

"Saya suka setiap menit bermain di Olimpiade. Saya berharap hari ini akan berjalan berbeda. Saya memiliki kesempatan lain dengan Joe untuk memenangkan medali. Kami sangat dekat dan itu mengecewakan."

"Ada beberapa hal yang saya harap bisa saya lakukan di akhir pertandingan untuk mencoba dan membantu lebih banyak. Tapi ya, sangat mengecewakan."

Juara Grand Slam tiga kali itu tersingkir dari 100 besar dunia setelah berjuang mengatasi cedera selama dua tahun terakhir.

Dia menjalani operasi pinggul pada 2018 dan 2019, dan absen di Australian Open tahun ini setelah positif COVID-19.

Baca Juga: Dibanderol Inter Milan Rp2 Triliun, Chelsea Siap Tebus Romelu Lukaku

"Ini sulit. Saya benci kalah," kata Murray, menambahkan bahwa dia tidak menyesali keputusannya untuk memprioritaskan bermain ganda daripada tunggal di Tokyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI