Debut Olimpiade Berbuah Perunggu, Lifter Rahmat: Ini Berkat Bapak

Rully Fauzi Suara.Com
Kamis, 29 Juli 2021 | 04:55 WIB
Debut Olimpiade Berbuah Perunggu, Lifter Rahmat: Ini Berkat Bapak
Lifter Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah (kanan) meraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo. [Vincenzo PINTO / AFP]

Suara.com - Debut lifter Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah di Olimpiade berbuah perunggu berkat inspirasi dari sang ayah yang juga merupakan pelatihnya, Erwin Abdullah.

Lifter Rahmat Erwin Abdullah tampil bak kuda hitam di Olimpiade Tokyo, Rabu (28/7/2021).

Tak diunggulkan, tetapi secara mengejutkan mampu menyumbangkan medali perunggu buat Kontingen Merah-putih setelah menjadi yang terbaik di Grup B kelas 73kg cabang olahraga angkat besi usai membukukan angkatan total 342kg (snatch 152kg dan clean and jerk 190kg).

Lifter berusia 20 tahun itu mampu melampaui total angkatan lifter-lifter tangguh yang tergabung dalam Grup A, antara lain lifter Albania Calja Briken yang mencatatkan total angkatan 341kg, lifter Bulgaria Bozhidar Dimitrov (338kg), lifter Jepang Miyamoto Masanori (335kg), serta lifter Amerika Serikat Cummings Jr (325kg).

“Saya sangat bersyukur. Medali ini saya persembahkan untuk keluarga saya, ayah dan ibu. Untuk seluruh masyarakat Indonesia, Kemenpora, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), PB PABSI, serta semua yang sudah mendukung saya,” kata Rahmat dalam rilis KOI.

Rahmat mengatakan bahwa medali perunggu Olimpiade 2020 Tokyo ini tidak hanya menepati misi pribadinya, tetapi juga turut menggenapi impian sang ayah yang gagal tampil di Olimpiade 2004 Athena karena cedera punggung.

Lifter kelahiran Makassar itu menceritakan bahwa menjelang ke Tokyo, Jepang, dia selalu teringat dengan cerita yang terus diulang oleh sang ayah soal impiannya agar anaknya bisa tampil di Olimpiade, memenuhi mimpinya yang tidak akan pernah terwujud.

“Saya masih ingat terus kata-kata bapak. ‘Mat, kamu mau merasakan yang pernah bapak rasakan di Olimpiade. Soalnya, bapak belum sempat bertanding.’ Itu selalu diulang terus sama bapak akhir-akhir ini,” kenang Rahmat.

"Saat itu, aku bilang gini. Aku mau merasakan yang nggak pernah bapak alami yakni bertanding di Olimpiade. Kini, saya tak cuma melakukannya di Olimpiade 2020 Tokyo, tetapi juga pulang membawa medali. Saya meraih perunggu, ini semua berkat bapak,” tukasnya.

Baca Juga: Klasemen Medali Olimpiade Tokyo: Indonesia Turun meski Tambah Satu Perunggu

Medali emas kelas 73kg putra didapat lifter China Shi Zhiyong yang membukukan total angkatan 364kg (snatch 166kg dan clean and jerk 198kg), yang sekaligus menjadi rekor baru dunia.

Sementara perak diamankan lifter Venezuela Mayora Pernia Julio Ruben dengan total angkatan 345kg (snatch 156kg dan clean and jerk 190kg).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI