alexametrics

Olimpiade Tokyo: Catat Sejarah, Puerto Rico Raih Emas Pertama di Cabor Atletik

Rully Fauzi
Olimpiade Tokyo: Catat Sejarah, Puerto Rico Raih Emas Pertama di Cabor Atletik
Logo Olimpiade Tokyo. [Andrej ISAKOVIC / AFP]

Lewat sprinter Jasmine Camacho-Quinn.

Suara.com - Puerto Rico meraih emas pertamanya di cabang olahraga (cabor) atletik ajang Olimpiade, setelah sprinter Jasmine Camacho-Quinn meraih kemenangan pada nomor lari 100m gawang Olimpiade Tokyo di Olympic Stadium, Jepang, Senin (2/8/2021)

Pelari putri berusia 24 tahun itu -- yang mencatat rekor Olimpiade 12,26 detik di semifinal -- berhasil meraih medali emas setelah finis tercepat dengan catatan waktu 12,37 detik.

Pemegang rekor dunia, Keni Harrison dari Amerika Serikat meraih perak dengan waktu 12,52 detik, sementara Megan Tapper dari Jamaika merebut perunggu dengan waktu 12,55 detik.

Dikutip dari AFP, Camacho-Quinn memulai laju larinya dengan mulus, unggul tipis setelah 30 meter dan terus memimpin hingga finis.

Baca Juga: Pasca Gagal Sabet Medali di Olimpiade Tokyo, Kevin Sanjaya Siap Bangkit Lagi

Sementara bagi Harrison, kekalahan ini berarti penantian panjangnya untuk gelar juara di turnamen besar outdoor akan terus berlanjut.

Atlet Amerika itu gagal lolos ke Olimpiade 2016 setelah mengalami kekalahan mengejutkan dalam seleksi, dan kemudian finis keempat di Kejuaraan Dunia di London setahun kemudian.

Di Doha pada 2019, ia puas dengan medali perak Kejuaraan Dunia di belakang pemenang kejutan Nia Ali.

Nia Ali tidak tampil di Olimpiade 2020 Tokyo setelah memiliki anak ketiga dengan pasangannya, sprinter Kanada Andre De Grasse.

Selain itu tidak adanya juara bertahan Olimpiade, Brianna McNeal menurunkan kualitas nomor ini di Tokyo 2020.

Baca Juga: Tim Olimpiade Belarusia Kisruh, Atlet Lari Putri Dipaksa Pulang Sebelum Lomba

McNeal dicoret dari Olimpiade setelah diberi diskors lima tahun karena "merusak proses manajemen hasil" setelah melewatkan tes narkoba pada Januari 2020.

[Antara]

Komentar