- Veda Ega Pratama meraih posisi kelima debut Moto3 Thailand 2026 di Sirkuit Buriram, Minggu (1/3/2026).
- Hasil balapan tersebut mengantarkannya meraih 11 poin, memecahkan rekor poin tertinggi pembalap Indonesia di Grand Prix.
- Berkat performa impresifnya, pembalap 17 tahun itu kini menempati peringkat kelima klasemen sementara Moto3 2026.
Suara.com - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama mengukir debut yang sungguh fenomenal di panggung Grand Prix.
Tampil bersama Honda Team Asia, ia langsung mencetak sejarah baru bagi dunia balap motor tanah air setelah berhasil finis di posisi kelima dalam balapan Moto3 Thailand 2026 di Sirkuit Buriram, Minggu (1/3/2026).
Memulai balapan dari posisi kelima, pembalap berusia 17 tahun ini menunjukkan performa yang sangat impresif dan matang.
Ia bahkan sempat bersaing di barisan depan untuk memperebutkan podium sebelum akhirnya mengamankan posisi kelima di garis finis.
Hasil ini tidak hanya memberinya 11 poin berharga di klasemen, tetapi juga secara resmi memecahkan rekor sebagai pembalap Indonesia dengan raihan poin tertinggi dalam satu musim di ajang Grand Prix.
Rekor sebelumnya dipegang oleh Mario Suryo Aji yang berhasil mengumpulkan total 8 poin sepanjang musim Moto2 2025.
Veda Ega tidak hanya melampaui rekor tersebut, tetapi ia melakukannya hanya dalam satu seri balapan, sebuah pencapaian yang luar biasa untuk seorang debutan.
Performa gemilang pembalap asal Gunung Kidul ini langsung menuai banyak apresiasi, termasuk dari tim pabrikan MotoGP, Honda Racing Corporation (HRC) yang tak ragu melontarkan pujian.
"Debut yang bagus dari Veda. Salah satu yang patut diperhatikan," tulis HRC dalam pernyataan resminya.
Baca Juga: Max Verstappen Kejutkan Paddock, Finis Podium Meski Start dari Pit Lane
Dengan torehan 11 poin dari seri perdana, Veda Ega Pratama kini menempati peringkat kelima dalam klasemen sementara Moto3 2026.
Penampilan menjanjikan di awal musim ini menjadi sinyal kuat bahwa ia adalah salah satu talenta paling potensial yang dimiliki Indonesia saat ini.