Pelatih Ungkap Awal Petaka Praveen / Melati di Olimpiade Tokyo

Arief Apriadi Suara.Com
Rabu, 04 Agustus 2021 | 17:01 WIB
Pelatih Ungkap Awal Petaka Praveen / Melati di Olimpiade Tokyo
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melakukan 'tos' saat menghadapi wakil Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Boje dalam matchday kedua Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Minggu (25/7/2021). Pedro PARDO / AFP.

Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti gagal memenuhi target raihan medali di Olimpiade Tokyo 2020. Pelatih Richard Mainaky pun mengungkapkan biang kegagalan anak latihnya.

Praveen / Melati yang berstatus unggulan keempat, gagal melangkah jauh di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka terhenti di perempat final setelah kalah dari wakil China, Zheng Si Wei / Huang Ya Qiong.

Hasil itu jelas di luar target yang diberikan pelatih. Sebelum bertolak ke Tokyo, Praveen / Melati diminta untuk bisa meraih medali, apapun warnanya.

Target dari Richard Mainaky sejatinya cukup ringan, mengingat Praveen / Melati adalah penerus Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir yang lima tahun lalu meraih medali emas Olimpaide Rio 2016.

Menurut Richard Mainaky, faktor utama kegagalan anak latihnya menggapai target adalah karena tak mampu memanfaatkan kesempatan dari hasil undian.

Praveen / Melati tergabung di Grup C Olimpiade Tokyo bersama wakil tuan rumah, Yuta Watanabe / Arisa Higashino, Mathias Christianse n/ Alexandra Boje (Denamrk), dan Gronya Somerville / Simon Leung (Australia).

Di atas kertas, Praveen / Melati yang punya ranking lebih tinggi seharusnya bisa mengalahkan ketiga lawannya di babak grup. Namun nyatanya, mereka cuma berhasil dua kali menang dan kalah sekali dari Watanabe / Higashino.

Kekalahan itu dinilai jadi awal petaka Praveen / Melati di Olimpiade Tokyo 2020, di mana mereka harus puas lolos ke babak perempat final dengan status runner-up.

Kondisi itu membuat Praveen / Melati gagal menghindari undian yang sulit, sebelum akhirnya berjumpa Zheng / Huang yang merupakan pasangan ganda campuran ranking satu dunia saat ini.

Baca Juga: Atlet Termuda Indonesia di Olimpiade Tokyo Langsung Alihkan Fokus ke PON Papua

"Praveen / Melati tak bisa memanfaatkan kesempatan atau peluang dengan baik," kata Richard Mainaky saat dihubungi Suara.com, Rabu (4/8/2021).

"Mengingat lawan-lawan di grup, mereka punya peluang cukup besar untuk lolos sebagai juara grup agar terhindar dari unggulan di perempat final."

Richard pun mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi terkait penampilan Praveen / Melati.

"Jadi nanti, kami dan tim pelatih akan mengevaluasi secara menyeluruh demi kepentingan jangka panjang," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI