alexametrics

Famini Pecah Rekor Pribadi di Paralimpiade Tokyo

Arief Apriadi
Famini Pecah Rekor Pribadi di Paralimpiade Tokyo
Atlet lempar cakram para-atletik Indonesia Famini yang saat ini sedang mengikuti Paralimpiade Tokyo 2020. ANTARA/HO-NPC Indonesia)

Dalam perlombaan di Tokyo Olympic Stadium, Famini hanya menempati peringkat terakhir dari 12 kontestan.

Suara.com - Atlet para-atletik Indonesia, Famini harus mengakui keungngulan lawan-lawannya saat turun di nomor lempar cakram F57, Sabtu (28/8/2021). Meski demikian, dirinya berhasil memecahkan rekor pribadi.

Dalam perlombaan di Tokyo Olympic Stadium, Famini hanya menempati peringkat terakhir dari 12 kontestan. Namun, lemparan sejauh 21,13 meter yang dicapai dari enam kali percobaan, menjadi rekor terbaik yang pernah dirinya catatkan.

Medali emas disabet atlet asal Uzbekistan, M. Khamdamova yang sukses mencatatkan lemparan terbaik sejauh 31,46 meter.

Medali perak menjadi milik wakil Aljazair N. Saifi dengan mencatat lemparan sejauh 30,81 M. Sedangkan medali perunggu jatuh ketangan J. C. da Silva dari Brazil dengan catatan 30,49 meter.

Baca Juga: Sprinter Kebanggaan Indonesia, Sapto Yogo Purnomo Raih Perunggu Paralimpiade Tokyo 2020

Pelatih Famini, Purwo Adi Sanyoto juga mengakui keunggulan pesaing Famini, namun juga mengapresiasi positif perjuangan Famini di ajang Paralimpiade pertamanya ini.

"Famini sudah memberikan penampilan yang terbaik di ajang Paralimpiade pertamanya, dimana tadi sudah melakukan lemparan sejauh 21,13 meter dengan session bestnya hari ini," ujar Purwo.

Famini sendiri cukup bisa menerima hasil tersebut dan mangakui bahwa bisa tampil di Paralimpiade merupakan pertandingan yang luar biasa baginya. Tidak lupa dia mengucapkan terimakasih atas doa dan dukungan yang diberikan selama ini.

"Saya mengucapkan banyak terimakasih atas do'a dan dukungannya. Mohon maaf, saya belum bisa memberikan yang terbaik, ini merupakan pertandingan yang luar biasa bagi saya, karena iji ajang paralimpik,” ucap Famini.

Hingga berita ini ditulis, Indonesia sudah berhasil mengumpulkan tiga medali lewat Ni Nengah Widiasih yg meraih perak para angkat berat, Saptoyogo meraih medali perunggu lari 100 meter putra dan hari ini satu medali perunggu oleh David Jacobs dari cabang para tenia meja tunggal putra TT10.

Baca Juga: Jadwal Atlet Indonesia di Paralimpiade Tokyo 28 Agustus, David dan Komet Lanjut Berjuang

Komentar